Bisikan Cinta Dalam Do'A

Bisikan Cinta Dalam Do'A
Part 10


__ADS_3

Bisikan๐Ÿ’–Cinta๐Ÿ’–


Dalam Doa


Part 10


Hari berganti hari, dan besok adalah hari yg ditunggu-tunggu ole randa' yaitu hari pernikahannya dengan putri.


Suasana dipasantren raudautul jan'na saat ini sedang disibukkan dengan persiapan acara pernikahan putri dan randa yg akan dilangsungkan esok hari.


Semua orang terlihat bahagia menyambut hari esok kecuali ketiga putri kiyai ramzi.


Lesti berjalan menyusuri pasantren raudatul jan'na dengan tatapan kosong dan tampa sengaja dia berpapasan dengan rido.


"Dokter ridoo.." sapa lesti


"Eh...lesti..! Ngapain kamu disini? Inikan area santri..? Tanya rido.


Lesti melihat sekelilingnya dan benar saja saat ini dirinya sedang berada dikawasan santri.


"Kamu jalan sambil ngelamun yaa..? Tebak rido pada lesti.


"Nngggako.." elak lesti.


"Eh..dok.." itu koper buat apa...? Tanya lesti pada rido sambil menunjuk koper yg dipegang rido.


"Ooohh..." ini koper buat ngisi barang2 aku, besok aku akan segera pinda dari sini.." jawab rido dengan tersenyum.


"Pergi...? Dokter mau pergi..? Tapi kenapa besok..? Besokkan hari pernikahan putri.." emang ngga bisa dokter tunggu sampai pernikahan putri selesai...? Tanya lesti tampa henti pada rido.


"Maaf les.." aku ngga bisa.." jawab rido.


"Dokter sukaya sama putri..? Tanya lesti yg membuat rido tersenyum.


"Ngaco kamu...' aku duluan yaa.." pamit rido dan segera berlalu dari hadapan lesti.


Namun baru beberapa langka, rido tiba2 menghentikan langkahnya dan membalikan badannya.

__ADS_1


"Les..." panggil rido yg membuat lesti menole.


"Kenapa dok..? Dokter mau ngakuya kalau dokter suka sama putri? Jujur aja kali dok' kalau suka juga ngga apa-apa.." tebak lesti yg dibalas senyuman ole rido.


"Bole bicara berdua..? Tapi ini bukan tentang aku dan putri tapi tentang riski..? Kata rido yg membuat senyum lesti memudar.


"Ada apa dengan riski..? Tanya lesti sambil menghampiri rido yg berdiri agak jau darinya.


"Kamu uda buka bingkisan dari riski..? Tanya rido.


"Belum..." lagiankan itu barang titipan' aku ngga berhak buka bingkisan itu.." jawab lesti dengan cuek.


"Les.. bingkisan itu berisi masa lalu riski.." kata rido yg berhasil membuat langka lesti terhenti.


"Dokter...dokter.. mana bisa masa lalu dibuat jadi bingkisan' dokterma aneh..." ledek lesti pada rido dan kembali melanjutkan jangkahnya.


"Bingkisan itu berisi foto mantan tunangan riski.." orang yg uda ninggalin dia pas dihari pernikahan mereka dan orang yg uda buat riski menjadi seseorang yg ngga dikenal ole keluarganya..." perkataan rido barusan mampu membuat lesti nenatap rido dengan tatapan yg sulit diartikan.


"Trus apa hubungannya sama aku..? Tanya lesti.


************


Malamnya lesti dan rara memberanikan diri mereka untuk membuka bingkisan dari riski. Lesti dan rara tak sedetikpun memalingkan pandangan mereka dari foto yg dipegang lesti.


"Uuuuu.. dilihatin terusss.." emang apasi isi bingkisannya.." ledek putri yg baru keluar dari kamar mandi.


"Put.. ' kamu tau ngga apa isi bingkisannya..? Tanya rara pada putri.


"Yeeee..mana aku tau, lihat aja belum.." jawab putri.


"Isinya adala masalalu riski.." kata rara sambil mendekati putri yg sedang mengeringkan rambutnya.


"Ha...masalalu..? Trus apa hubungannya sama lesti..? Tanya putri lagi.


"Put kamu tau ngga? Masalalu riski sama lesti sama.." sama2 ditinggalin pas hari pernikahan mereka, bahkan tanggal kejadianya sama.." alasannya juga hampir sama..." kata rara panjang lebar membuat putri menatap lesti dengan tatapan sendu.


"Les.." panggil putri.

__ADS_1


"Aku tidur duluan ya.." kata lesti sambil merebahkan tubunya dikasur tampa memperdulikan putri dan rara.


"Kamusiii..." ngapain juga kamu ngunkit masalalunya.." tegur putri pada rara dengan suara bisikan agar lesti tak mendengar ucapan mereka.


"Maaf kecoplosan.." jawab rara dengan suara bisikan juga.


Malam menunjukan pukul 12. Putri terbangun dari tidurnya dan segera mengambil fudhu dan melaksanakan shalat malam.


Dan ditempat yg berbeda diwaktu yg bersamaan doa yg sama dipanjatkan di dua tempat yg berbeda.


"Ya Allah padamu aku serakan hidup dan matiku,


"Ya Allah aku tau enkau tela menyiapkan jodo yg terbaik untukku,


"Tapi jika bole aku meminta' bisaka engkau mempersatukantu dengan orang yg kucintai meskipun itu sulit.


"Walaupun aku tau hari yg akan datang esok' akan meruba segalanya.."


"Amin yarabal Alamin ya Allah"


Putri dan rido sama2 mengahiri doa yg mereka panjatkan dengan sama2 mengusap wajah mereka dengan kedua telapak tangan mereka.


Bersambungggg.......


Hay gaysss...


Mimin kembali..


Maafya kelamaan nexc nya..


Dan maaf juga buat chat kalian yg ngga sempat mimin balas...


Komen yg bawelyaa.. karena kelanjuttannya tergantung banyaknya komen kalian..๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


Dan meskipun uda terlambat mimin mau ngucapin mohon maaf lahir batin ya...


Maaf kalau mimin ada sala2 kata.

__ADS_1


__ADS_2