
Bisikan💖Cinta💖
Dalam Doa
Part 19
************
Semalaman lesti tak tidur karna menunggu riski kembali kekamar mereka.
Namun yg ditunggu sampai pagi tak menampakan batang hidungnya.
"Pagi non.." sapa bi asi saat lesti menghampirinya dimeja makan. Disana suda ada riski yg sedang menikmati sarapannya tampa ada rasa bersala diwajahnya.
"Duduk non.." sarapan dulu.." kata bi asi pada lesti. Sedangkan lesti hanya menjawab dengan anggukan kepala sambil duduk dikursi yg ada didepan riski.
Lesti terus menatap riski. Dalam hatinya bertanya "dimana dia tidur semalam? Ko bisa wajahnya sesegar itu..?
"Non ngga tidurya semalaman..? Pertanyaan bi asi barusan mampu membuat lesti terkejut.
"Ha.." apa bi..? Tanya lesti balik.
"Tadi bibi nanya.." non ngga tidur semalaman..? Tanya bia asi lagi.
"Emang kelihatan bangatya..?
Belum sempat bi asi menjawab pertanyaan lesti. Tiba2 riski bicara.
"Aku uda selesai sarapan.." bi aku berangkat kerja duluya..! Pamit riski tampa memperdulikan keberadaan lesti disitu.
Saat ini yg dirasakan hati lesti sakit, tapi mau bagaimana lagi dia harus terus menjalaninya.
"Pagi dok.." begitula sapaan para perawat yg melewati riski dikoridor ruma sakit tempatnya bekerja. Sepanjang jalan riski tak henti2 memamerkan senyumnya.
"Udahhh... ngga usa tebar pesona' ingat ada istri diruma.." riski dibuat kaget dengan keberadaan rido.
"Eh..ngapain lo disini..? Tanya riski.
"Ya kerjala dokter riski plus pak direktur.." jawab rido dengan santai.
"Aduuuu... sial bangatsi hidup gue.., kenapa gue mesti satu ruma sakit sama lo coba..? Kata riski kemudian berlalu meninggalkan rido.
"Yeee trima kenyataan aja kaliii..
Siapa tau kita jodooo.." teriak rido dengan senyum jailnya sedangkan riski mala bergidip ngeri.
********
__ADS_1
Hari2 riski dia habiskan di ruma sakit, tampa perduli ada seseorang yg slalu menunggunya diruma.
Sedangkan lesti setiap hari dia lewatkan dengan cara melamun.
Selama riski kerja, riski slalu pulang larut malam.
Dan lesti slalu menunggunya hingga tertidur disofa.
Namun saat riski suda pulang, dia tak perna membangunkan lesti ataupun menggendong tubu sang istri kekamar.
Lesti slalu terbangun disofa saat suda pagi. Untung saja bi asi tidak tinggal bersama mereka. Kalau tidak bi asi pasti tau keadaan ruma tangganya yg suda retak saat belum dimulai.
"Aku mau ngomong.." lesti menatap waja suaminya itu dengan penu intens, karna ini pertama kalinya.
Bisikan💖Cinta💖
Dalam Doa
Part 20
"Aku mau ngomong.." lesti menatap wajah suaminya itu dengan intens. Karna sejak kejadian malam itu, ini pertama kalinya riski mengajaknya bicara.
"Mau ngomong apa...?? Tanya lesti.
"Mulai nanti malam kamu ngga usa nunggu aku pulang.." riski bicara tampa menatap wajah lesti.
"Kenapa..? Lesti terus bertanya meskipun sebenarnya dia tau jawabannya.
Pertahanan lesti hampir runtu mendengar jawaban riski. Kenapa riski tidak ingin dirinya menunggunya? Padahal dengan menunggunya menbuat lesti masi merasa sebagai istrinya riski.
"Satu lagi.." riski menghentikan langkahnya dan berbalik menatap lesti. membuat lesti cepat2 menyeka air matanya.
"Apa...? Jawab lesti setenang mungkin.
"Mulai nanti malam kita tidur terpisa, aku akan tidur dikamar sebela.." kata riski tampa sadar kata-katanya itu melukai hati lesti.
"Apa tadi kamu bilang..? Tidur terpisa..? Kali ini emosi lesti sudah sampai di ubun2 akibat perlakuan riski.
"Dokter riski yg terhormat..! Apa masi kurang slama ini? Emang kamu perna tidur sama aku..? Nggakan..! Aku tauki" ruma ini dan semua perabotan yg ada disini semua itu untuk lia bukan untukku..!
Tapi tolong hargai aku..' kalau hubungan kita uda ngga berjalan lancar, jangan biarkan orang lain tau kisa ruma tangga kita yg hampir retak.."
Lesti tak tahan menahan air matanya. Sunggu..! Keinginan riski untuk pisa kamar dengannya sangat melukai hatinya.
Sedangkan riski memili pergi meninggalkan lesti yg masi menangis tersedu-sedu.
"Sala gue dimana coba..? Guetu cuman ingin dia ngga tidur disofa setiap malam.." dumel riski sambil memukul setir mobilnya.
__ADS_1
"Ya kalau dia ngga ingin pisa kamar..' tinggal bilang baik-baik kan bisa, kenapa harus pake mara2 coba.." aaaahh..pusing gue.." sepanjang perjalanan kekantor, riski terus mendumel
Lesti menyeka air matanya saat pintu kamarnya terbuka dan menampakan bi asi.
"Permisi non.." tadi ada yg nelfon, katanya namanya putri dan katanya lagi dia mau kesini non.." kata bia asi.
"Non kalau bole tau putri itu siapaya..? Tanya bi asi.
"Oh itu adik aku bi..! Bibi tolobg siapin makan siangya.." tita lesti dan diangguki bi asi.
Setibanya riski diruma sakit, riski langsung menuju ruangan rido.
"Kenapasi cewe itu kalau mara slalu ngeluarin air mata..? Sedangkan rido dibuat bingung ole riski yg tiba2 masuk keruangannya dengan mara2.
"Lo kenapasi..? Ada masala sama lesti..? Tanya rido.
"Ya gitula.." jawab riski.
"Yg sabarya.." kata rido sambil menepuk pundak riski.
"Eh mau kemana lo..? Tanya riski saat rido hendak keluar dari ruangannya.
"Gue ada pasien.." mending lo balik keruangan lo deh.." bentar lagi asisten om beni mau ketemu sama lo.." kata rido sebelum meninggalkan riski.
"Haa.. buat apa asistennya pp mau ketemu gue..? Guman riski dalam hati.
Saat riski suda bereda diruangannya tiba2 ada yg mengetuk pintu.
"Masukkk.."
"Permisi pa dokter saya asistennya pa beni" kata orang itu. namun riski tak memperdulikannya.
"Hey pak.." kalau orang sedang ngomong kau tengokla dulu.." kata2 itu membuat riski kaget bukan main.
"Elo... eh lo ngapain disini..? Tanya riski pada orang yg ada dihadapannya itu.
"Makanya kalau orang sedang ngomong itu kau dengar.." perkenalkan nama saya ridwan teman sekamarmu waktu dipasantren. saya disini diutus ole pa beni untuk memata-matahi anda.." jawab ridwan dengan penu percaya diri.
"Astagaaaa..... tapi kenapa harus elosi..? Kata riski dengan frustasi.
Belum sempat ridwan menjawab pertanyaan riski tiba2 datang seorang gadis menorobos masuk keruangan riski dan langsung memeluk riski.
"Ki...bantu gue ki..' gue ditinggal sama mas adit, anak gue juga dibawa pergi sama dia.."
Ridwan hanya bisa melotot melihat adegan yg ada dihadapannya saat ini.
"Lia tenang lia.." kata riski sambil mengusap punggung lia. Bukan cuman itu, riski juga memberikan isarat pada ridwan agar dia meninggalkan dirinya sendiri dengan lia.
__ADS_1
Bersambungggg.....
O..o.. lia kembali lagi kira2 lesti bisa mempertahankan ruma tangganya ngga yaa..??