Bisikan Cinta Dalam Do'A

Bisikan Cinta Dalam Do'A
Part 17


__ADS_3

Bisikan💖Cinta💖


Dalam Doa


Part 17


Hari ini adala hari pernikahan kitty. Ya bisa di bilang Hari yg ditunggu-tunggu bagi setiap insan yg saling mencintai. Tapi berbeda dengan kitty.


Bagi mereka hari ini adala hari penentuan nasib mereka.


Lesti maupun riski hanya bisa pasra pada takdir yg akan membawa mereka pada nasib baik atau buruk.


Lesti yg sedang bersiap-siap dikagetkan dengan kehadiran putri dan rara yg tiba2 memasuki kanarnya.


"Bruukk.." suara pintu yg dibuka secara paksa ole putri dan rara.


"Astagfirullah.. kalian kenapasi? Untung aja jantungku ngga loncat keluar karna kaget.." itu adala sedikit lelucon yg lesti ucapkan pada kedua adiknya itu sebelum dirinya meninggalkan mereka.


"Ngga lucu.." jawab rara dan putri secara bersamaan.


"Les.." kamu tau ngga apa yg baru saja kami dengar..? Tanya putri dan dijawab gelengan kepala ole lesti.


"Keluarga riski mau bawa kamu kejakarta setela pernikahan ini selesai.." kata putri dengan raut waja yg panik.


"Trus masalanya dimana? Bukannya setela menika istri harus ikut kemanapun suaminya pergi.." jawab lesti dengan santai seperti tak ada beban.


"Les.." ko bisa kamu jawab kaya gitu..? Kamu tau ngga? Saat ini abi sama umi lagi brantan karna umi nyesal nerima lamaran riski.." kali ini nada suara putri meninggi karna emosi.


"Ka..' pikirin lagide.." ini untuk masa depan kk.." kata rara.


"Uda ra.." percuma ngomong sama dia.." putri menarik tangan rara keluar dari kamar lesti.


Sedangkan lesti, setela kepergian putri dan rara. Lesti hanya bisa menangis😭😭 tersedu-sedu meratapi nasibnya.

__ADS_1


Dalam hatinya berkata, apa kesalahan yg tela dibuatnya sehingga nasib buruk selalu menghampirinya.


"Menangisla.." jika itu bisa membuat hatimu lega.." suara itu tiba2 mengagetkan lesti.


"Ridho.." ngapain kamu disini..? Tanya lesti sambil menyeka air matanya.


"Riski dan keluarganya suda ada disini, abi sama umi lagi nyambut mereka, sedangkan putri sama rara ngga tau kemana, jadi aku disuru jemput kamu.." jawab rido dengan sedikit tersenyum pada lesti.


*********


Dengan satu kali tarikan nafas lesti kini tela resmi menjadi istri dari ahmad riski febrian.


Semua yg ada disitu terlihat bahagia keculai keluarga lesti.


Putri, rara dan umi eri tak kuasa menahan air mata mereka.


Setela menyalami semua tamu yg datang, riski pamit pada keluarganya untuk kemobil.


"Pa..ma.." iki tunggu dimobilya.." pamit riski dan segera berlalu tampa memperdulikan keberadaan lesti yg sedang berada disampingnya.


"Pa'le.." lesti pamityaa..! Pa'le jaga kesehatan disini.


"Umi jugaya.." lesti ngga mau dengar umi sama pa'le sakit..


"Put..ra.." titip pale sama umiyaa.." lagi2 suara tangisan kembali terdengar dari keluarga lesti.


"Kamu hati2 disanayaa.."! Kata kiyai ramzi sambil mengusap kepala lesti. Dan lestipun segera menyusul riski dimobil.


"Ya..Allah.." sesak sekali dada ini.." aku seperti kehilangan separu nafasku.." kelu kiyai ramzi sambil mengusap dadanya yg terasa sesak.


"Zi.." kamu jangan egois dong.." ingat almarhuma lilistu nitipin lesti ke aku bukan kamu.." jadi biarin aku juga menjalankan amanat dari sahabatku.." mm iis berbicara dengan emosi. Karna dia merasa kiyai ramzi dan keluarganya terlalu berlebihan.


"Uda ma.." jangan emosi.." zi.." aku pamit duluya.." pamit benikno pada kiyai ramzi.

__ADS_1


Setela kepergian eluarga riski, air mata umi eri kembali jatu.


"Ternyata mereka menitipkan anak mereka disini hanya untuk mengambil lesti dari kita.." kata umi eri dengan air mata yg terus keluar.


"Abi sama umi tenang aja..! Aku sama putri bakalan nyusul mereka dan tinggal bersama mereka di jakarta, jadi abi sama umi nggausa kgawatir sama lesti.." ridho yg tadinya hanya diam kini angkat bicara. Sedangkan putri dibuat terkejut dengan ucapan suaminya barusan.


"Benarkah..? Kalau gitu abi sama umi titip lestiya.." pinta abi ramzi.


Dan lagi2 putri dibuat terkejut ole ridho saat koper mereka suda ada didepan pintu dan siap menyusul riski dan lesti.


"Ra.." titip abi sama umiyaa..! Kamu jangan nakalya disni.." pinta putri pada rara sebelum dia dan ridho meninggalkan pasantren raudatul janna. Pasantren yg tela mendidiknya menjadi wanita yg taat beribada.


Dalam perjalanan kejakarta. Hanya ada keheningan dimobil rido, putri maupun ridho fokus dengan pikiran mereka masing2.


"Mas.." panggil putri.


"Ada apa..? Tanya rido sambil menatap putri sekilas kemudian kembali fokus menyetir.


"Kapan mas nyiapin semua ini..? Trus kenapa mas ngga ngasi tau aku..? Tanya putri.


"Aku nyiapin ini uda dari kemarin' aku uda tau kalau riski bakalan bawa lesti kejakarta. makanya aku juga mutusin pinda kerja kejakarta. Put.." aku mau minta maaf soal kejadian kemarin..' aku harap setela kita sampai dijakarta, hubungan kita makin membaik.


Bahkan adit atau siapapun ngga akan bisa misahin kita.." kata rido sambil mencium tangan putri dengan mata yg masi fokus menyetir.


Sedangkan putri hanya bisa berkata dalam hatinya.


"Beruntungnya aku memiliki suami seperti kamu mas.." tapi saudaraku..? Enta nasib buruk apa yg sedang menimpanya saat ini.


Bersambunggggg....


Maaf cb nya baru dinexc


Semoga masi ada yg mau baca..

__ADS_1


Sebagian dari kalian pasti tau ko kenapa mimin sekarang jarang nexc cb.


__ADS_2