Bisikan Cinta Dalam Do'A

Bisikan Cinta Dalam Do'A
part 22 & part 23


__ADS_3

Bisikan 💖Cinta💖


Dalam Doa


Part 22


Malam berganti pagi, mentaripun mulai menampakan sinarnya🌞


Ditempat tidur yg sama sepasang suami istri masi terlelap dalam mimpi mereka masing2.


dengan posisi saling berhadapan dan saling menggenggam tangan, siapa lagi kalau bukan riski dan lesti.


Eh.." tapi ngomong2 dimana keberadan nadia..? Bukannya nadia tidur bersama mereka..?


Riski dan lesti mggegeliat kecil sambil membuka mata mereka perlahan-lahan.


Saat mata lesti terbuka sempurna pertama yg dilihatnya adala riski.


Bagaimana tidak, ini kali pertama riski tidur sambil menggenggam tangannya selama mereka menika.


"Nadiaaaa...." teriakan riski barusan membuat lesti tersadar dari lamunannya.


"Oh iya nadia.." nadia dimana ki..? Tanya lesti balik pada riski.


"Mana aku tau..' kamukan cewe dan bakalan jadi ibu juga, masa ngurus satu anak kecil aja kamu ngga bisa.." mara riski pada lesti sambil mencari keberadaan nadia disetiap sudut kamar mereka.


"Apa tadi katanya..? Ngga bisa Ngurus anak..? Trus dia ngapain semalaman? Bukannya dia tidur disisi yg berbeda agar nadia tidak kemana-mana..? Dumel lesti sebelum dirinya menyusul riski yg suda keluar dari kamar...


Bisikan💖Cinta💖


Dalam Doa


Part 23


"Ma.." mm kalau mau ngambil nadia bilang2 dong biar aku ngga panik.." teriakan riski dari ruang tamu barurasan bisa didengar ole lesti dari dalam kamar membuat lesti buru2 turun dan melihat riski.


Setibanya lesti diruang tamu, lesti dibuat kaget dengan kebaradaan mertuanya.


Nadia juga ada bersama mm iis.


Sambil mengikat rambutnya yg terurai lesti menghapiri mertua dan suaminya.

__ADS_1


"Ma.." sejak kapan mm disini..? Tanya lesti.


"Uda dari semalam.." mm bahkan nginap disini, yaaa.. niat awalnyasi mm mau ngambil nadia tapi kalian uda tidur.." jawab mm iis.


"Les..." kamu cantiklo kaya gini..! Sering2 aja lepas hijab diruma, biar perlu pakai pakaian yg sedikit terbuka, biar suami kamu ngga jelalatan diluar. Yaaa... siapa tau kebiasan lamanya masi ada.." sindir mm iis sambil menatap riski.


"Mm ngomong apasi..? Lagian mana mau dia pake pakaian kaya gitu.." jawab riski dengan sedikit kesal.


"Ma.." lesti mandiin nadia duluya.."


Lesti berlalu dari hadapan mm iis dan riski dengan membawa nadia agar dia tak mendengan perdebatan mm iis dan riski tentang pakaian apa yg harus dia pakai diruma.


"Ki.." kayanya kamu harus cepat2 punya momongan de.." kayanya istri kamu ngga iklas mm bawa nadia pulang.." kata mm iis pada riski. sedang riski hanya menatap ibunya dengan jenga. Dia mala memili duduk dan membaca koran ketimbang mendengar usulan dari mm iis.


"Hii..ki.." kamu dengarin mm nggasi..?


Mm dengar..." rido sama putri lagi program buat dapat momongan..' kalian ngga mau ikut gitu..? Tanya mm iis.


"Maaaa.." iki sama lesti itu..." belum sempat riski melanjutkan ucapannya lesti suda ada disamping mereka bersama nadia.


"Eh...nadia uda mandi uda wangi lagi.." yauda kalau gitu mm pamitya.." uda ditungguin sama orang tua nadia soalnya.." pamit mm iis sebelum meninggalkan ruma riski.


"Emang ngga bisa mm biarin nadia disini dulu.." permintaan riski barusan mampu membuat lesti menatapnya dengan tatapan intens.


"Kalau mau anak bikin sendiri jangan minta anak orang' mm bisa digolok sama orang tuanya nanti.." jawab mm iis dengan nada sedikit mengejek.


*********


"Ngapain liatin aku kaya gitu..? Aku minta nadia tinggal disini biar kamu bisa punya teman.." kata riski pada lesti tampa menatap waja lesti kemudian berlalu dari hadapan lesti.


"Hmmm..." sikap dinginnya kembali lagi, aku tau kemarin itu hanya sandiwara, dia bersikap manis padaku.." guman lesti dalam hati.


"Ngapain masi disitu..? Suara teriakan riski barusan mampu membuat lamunan lesti terhenti.


"Cepat siapin pakaianku, aku mau kekantor.." pinta riski.


"Ya Allah.." benarka ini? Suamiku memintaku menyiapkan pakaian kerjanya" apa mungkin ini balasan dari doa2 ku.." ucap lesti dalam hati sambil mengikuti suaminya.


Saat ini riski sedang mandi sedangkan lesti sedang menyiapkan baju kerja untuk riski. Tapi dari tadi lesti sangat terganggu dengan bunyi ponsel riski.


Enta siapa yg mengirimnya pesan bertubi-tubi hinga ponselnya tak berhenti berdering. Bahkan yg awalnya hanya bunyi nada pesan kini beruba menjadi dering sebua panggilan masuk.

__ADS_1


Lesti ingin menjawab panggilan itu tapi dia takut riski memarahinya.


Tok..tok.." pintu kamar mandi diketuk lesti dari luar.


"Ada apa..? Tanya riski dari dalam.


"Em..ki dari tadi ponselmu terus berdering.." jawab lesti dari balik pintu kamar mandi.


"Oh..angkat aja ngga apa2.." jawab riski dari dalam kamar mandi.


Sunggu tak bisa dipercaya, riski suaminya menyurunya menjawab panggilan telpon miliknya.." dengan ragu2 lesti menghampiri ponsel riski yg tergeletak diranjang mereka.


"Deeeegggggg..." seketika jantung lesti serasa mau copot saat melihat nama yg tertera diponsel riski.


"Lia....? Untuk apa wanita ini menelpon suaminya..? Tapi entahla, lesti tidak akan tau sebelum dia menjawab panggilannya.


Saat lesti hendak menjawab panggilan lia tiba2 saja riski datang dari belakang dan merebut ponsel yg ada ditangan lesti.


"Untuk apa kamu menelponku..? Aku suda bilang nanti aku akan menemuimu.." mara riski dengan suara yg pelan namun masi bisa didengar ole lesti.


Setela menjawab panggilan dari lia, riski segera memakai pakaian puti kebanggaannya dan segera berlalu dari hadapan lesti tampa mengucapkan satu katapun.


"Ya Allah..." seketika tubu lesti tersungkur kelantai sambil menagis sejadi jadinya😭😭


Apa ia dia bisa tahan dengan perlakuan riski padanya? Sepertinya tidak.." lesti mulai bosan.., rasanya hatinya sangat lelah berdoa dan berdoa namun suaminya tak perna bisa beruba.


"Les.." suara panggilan riski yg tiba2 membuat lesti terkejut dan segera menyeka air matanya


"Yaaa..." jawab lesti dengan posisi yg masi sama tampa menole pada riski.


"Emm..kamu masak sendiri ajaya" hari ini bi asi ngga datang.." hanya itu kata yg keluar dari mulut riski.


Tapi disepanjang perjalanan menuju ruma sakit, Riski terus kepikiran dengan lesti. Bagaimana tidak, riski tau kalau lesti saat ini sedang terluka akibat ketidak jujurannya. Tapi mau bagaimana lagi semuanya suda terjadi. Saat ini yg ada dalam pikiran riski dia tak bisa meninggalkan lia disaat dirinya sedang terpuruk..


Bersambungggg....


Maafya..


Miminnya sering ngilang


trus ngga nepati janji tapi doain aja smoga miminnya ngga kabur2 lagi....hehe😄😄

__ADS_1


__ADS_2