
Andi sebenar nya menaruh hati pada Nisa. Nisa berbeda dari yang lain, Nisa tipikal perempuan yang pendiam dan cuek. Tidak seperti cewek kebanyakan, yang genit dan agresif.
Andi terus memperhatikan Nisa yang fokus dengan buku bahasa Inggris nya. Nisa tidak tahu kalau Andi memperhatikan nya sejak tadi.
Bel sekolah berbunyi dan teman teman Nisa yang lain pun sudah mulai masuk ke dalam kelas.
Tidak lama Bu Yanti guru bahasa Inggris masuk ke dalam kelas. " Good Morning student", "Morning Miss" jawab para siswa.
"Sudah siap untuk mulai pelajaran hari ini?" tanya Bu Yanti, sambil mengeluarkan buku bahasa Inggris nya.
" Ready Miss!" jawab para siswa.
"Good" jawab Bu Yanti sambil tersenyum.
__ADS_1
Bu Yanti mengeluarkan kertas ulangan dan membagikan kertas ulangan itu kepada para siswa.
Ketika bu Yanti sampai di meja Nisa, Bu Yanti memperhatikan Nisa sebentar, "Nisa are you okey" tanya Bu Yanti.
"I am okey Miss" jawab Nisa sopan. Bu yanti tersenyum ramah kepada Nisa, bu Yanti sangat menyukai Nisa karena Nisa adalah siswa yang pintar, meskipun Nisa cenderung lebih suka menyendiri dan memisahkan diri dari teman teman yang lain nya.
Bu Yanti sudah selesai membagikan semua kertas ulangan kepada siswa nya, Bu Yanti kembali duduk di kursi nya sambil sesekali memperhatikan siswa nya yang sedang mengerjakan tugas dari nya.
30 menit telah berlalu, sekarang tiba waktu nya untuk mengumpulkan kertas ulangan itu. Nisa sudah selesai mengerjakan nya dari 10 menit yang lalu. Tapi Nisa belum mengumpulkan tugas nya, Nisa memilih menunggu teman teman nya yang lain, supaya tidak di anggap sok pintar.
"Maaf Nia, waktu nya sudah habis, lebih baik kamu kumpulkan segera kertas ulangan mu itu" jawab Nisa sambil berlalu dari hadapan Nia.
Nia mendengus kesal atas sikap Nisa. "brengsek, lu liat aja pembalasan gua nanti Nisa", ancam Nia di dalam hati.
__ADS_1
Bel istirahat sudah berbunyi, sekarang waktu nya istirahat, para siswa semua berhamburan pergi ke kantin.
Hanya Nisa yang berdiam diri di dalam kelas, Nisa memang lebih nyaman sendiri di dalam kelas dari pada harus berbaur dengan teman teman nya yang lain di kantin.
Yaa Nisa tidak menyukai tempat ramai dan bising. Tiba tiba Andi masuk ke dalam kelas dan melihat Nisa duduk sendirian di dalam kelas. " Hai nis, kamu gak ke kantin?" tanya Andi. Nisa tersenyum melihat Andi, " tidak ndi, aku lebih nyaman di sini" Jawab Nisa sambil menunduk.
Andi duduk di sebelah Nisa sambil terus menatap Nisa. "Nis, ada sesuatu yang pengen aku katakan sama kamu", kata Andi dengan serius. Nisa menatap Andi dengan seksama.
"kamu mau ngomong apa?" tanya Nisa.
"sebenar nya aku suka sama kamu nis, kamu mau gak jadi pacar aku?" ucap Andi mantap. Andi menyatakan perasaan nya selama ini kepada Nisa.
Deg, hati Nisa mencelos.
__ADS_1
"Maaf ndi, aku gak bisa terima cinta kamu, lebih baik kita berteman saja seperti sekarang, terimakasih karena selama ini kamu selalu baik sama aku, tapi aku benar benar minta maaf karena aku gak bisa terima cinta kamu". Ucap Nisa lirih.