
Nia tidak menyangka kalau Nisa akan seberani itu terhadap diri nya. Nia benar benar di buat syok oleh perkataan Nisa.
"NISAAA...!!! AWAS KAUU!!" Teriak Nia yang semakin terbakar emosi itu.
Nisa yang mendengar teriakan Nia hanya menyungging kan sebelah bibir nya ke atas, tanpa menoleh asal suara itu. Nisa berjalan tertatih karena menahan perih di lutut nya akibat ulah Nia tadi.
Sesampai nya di kursi taman, Nisa duduk sambil mengambil air minum nya lalu membersihkan luka pada lutut nya, Nisa takut kalau tidak di bersihkan lutut nya akan menjadi infeksi.
"Awww, perih sekali" gumam Nisa.
"Cobaan apa lagi ini ya Allah, tidak di rumah tidak di sekolah kenapa begitu banyak sekali masalah", lirih Nisa sambil membersihkan lutut nya.
Nisa benar benar seperti orang yang putus asa, begitu banyak masalah yang menimpa diri nya. Belum lagi petaka perjodohan itu Nisa benar benar stress memikirkan semua ini.
"Mungkin akan lebih baik jika aku tiada saja tuhan, kenapa tidak kau panggil saja aku tuhan, aku sudah tidak sanggup lagi memikul semua beban ini sendirian", ucap Nisa di sela Isak tangis nya yang semakin deras.
__ADS_1
Rasa sakit dan perih di lutut Nisa tidak sebanding sakit nya dengan tuduhan Nia yang mengatakan bahwa diri nya kegatelan dan ingin merebut Andi dari Nia.
Di saat Nisa sedang melamun meratapi nasib nya, tiba tiba saja Nia datang dengan membawa seember air Got yang bau nya sangat menyengat Indra penciuman.
BYUURRR..
Nia menyiram kan air got itu tepat di atas kepala Nisa. Nisa yang tidak menyadari kedatangan Nia dan di siram dengan tiba tiba tentu saja membuat Nisa kaget dan panik.
*Oohh.. ASTAGAAA, apa yang kamu lakukan Nia?"
Nisa mengepal kan kedua tangan nya untuk meredam emosi nya. "kamu tahu Nia, apa pun itu masalah mu dengan Andi, aku tidak peduli dan sama sekali tidak ingin tahu, jadi aku minta sama kamu jangan pernah mengganggu hidup ku atau kamu akan tahu akibat nya", ucap Nisa santai tapi penuh dengan nada peringatan!!
Nia terkekeh mendengar ancaman Nisa itu, bagi Nia itu hanya lah bualan belaka dari mulut Nisa. Karena Nia yakin Nisa tidak punya keberanian sebesar itu untuk macam macam terhadap diri nya.
"Nisa gue peringatkan sekali lagi sama loe, jangan pernah loe dekatin Andi lagi atau loe akan tahu akibat nya, ini belum seberapa Nisa gue bisa melakukan yang lebih kalau loe berani melanggar larangan gue". Ancam Nia dengan emosi.
__ADS_1
"Dan loe tahu, gue sama sekali tidak takut dan tidak percaya dengan semua ancaman loe itu" ucap Nia sambil tersenyum mengejek.
"Nisa hanya bisa menitik kan air mata nya, bukan karena takut dengan ancaman Nia, tapi Nisa meratapi nasib nya yang benar benar kacau saat ini".
Penampilan Nisa benar benar kacau, dari kepala sampai kaki Nisa semua basah dan kotor karena ulah Nia. Nisa bergegas berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Ketika dia melewati beberapa kelas, Nisa menjadi pusat perhatian para siswa yang lain dan menjadi bahan gosip hangat terbaru.
Sekilas Nisa mendengar apa yang mereka bicarakan.
"Kasian yaa Nisa, kabar nya dia baru saja di kasih peringatan sama Nia karena udah berani dekatin Andi" ucap beberapa siswa yang kebetulan juga sedang berada di toilet. Mereka tidak sadar kalau Nisa ada di toilet sebelah mereka.
"salah sendiri berani menentang Nia, Nia itu kan cewek Arogan di tambah sadis, gak ada yang berani sama dia". Ucap salah satu siswa di toilet itu.
Nisa benar benar menyesal karena sudah membuat Nia marah, Nisa tidak menyangka kalau Nia akan berbuat sekejam itu terhadap diri nya.
__ADS_1