Cahaya Cinta ( Anak Genius )

Cahaya Cinta ( Anak Genius )
Bab 19. Persidangan Yang Alot


__ADS_3

"Aku, Isabella. Semua yang aku inginkan, pasti aku dapatkan!"


Isabella terus merencanakan langkah-langkah liciknya dengan penuh tekad. Meskipun dia telah mengalami kegagalan dalam upaya sebelumnya, ambisinya untuk mendapatkan kembali Roberto dan mengambil alih kehidupan mereka tidak pernah padam.


"Aku, butuh bantuan dan beberapa informasi tentang Roberto di keanggotaan kalian."


"Apa yang kamu inginkan dan butuhkan?" tanya orang di seberang sana.


"Beri tahu aku, apapun itu yang menjadikannya sebagai kelemahan dari sisi buruk Roberto."


Dia memutuskan untuk mulai dengan mengumpulkan informasi tentang kelemahan Ella serta Reo. Isabella tahu bahwa dengan mengetahui titik lemah mereka, dia akan memiliki keunggulan dalam merancang rencana berikutnya dan itu adalah masa lalu Roberto di dunia gelap.


Isabella juga berusaha memanfaatkan koneksi dan sumber daya yang masih dimilikinya di dunia gelap. Dia tahu bahwa untuk mencapai tujuannya, dia mungkin harus melangkah di luar batas-batas hukum.


Isabella duduk di meja kecil di kamarnya, memilah-milah dokumen dan mencatat setiap informasi yang bisa ia temukan tentang Ella dan Reo, juga Roberto. Dia tahu bahwa dengan mengetahui kelemahan mereka, dia akan dapat mengendalikan situasi ini dengan lebih baik.


"Saya harus tahu segalanya tentang mereka. Itu adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa rencana ini berhasil," ucap Isabella dengan menggertakkan gigi.


Dia melanjutkan pencariannya dengan tekun, mencatat setiap detail tentang masa lalu Ella dan Roberto, mencoba mencari celah yang bisa dimanfaatkannya.


Sementara itu, Isabella juga memanfaatkan jaringan koneksi yang masih dimilikinya di dunia gelap. Dia tahu bahwa untuk mencapai tujuannya, dia harus berurusan dengan orang-orang yang tidak selalu beroperasi di dalam batas hukum.


Sekarang, ia telah mendapatkan informasi tentang Roberto untuk membantunya, menunjukkan bahwa mereka-mereka masih memegang pengaruh di dunia gelap.


Isabella tahu bahwa langkah-langkah yang akan dia ambil telah memasuki dunia yang berbahaya ini dengan tekad yang kuat. Dia siap untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk mencapai tujuannya.


***


Ella dan Roberto berusaha keras untuk menjaga suasana hangat di rumah agar Reo tidak curiga tentang masalah yang sedang mereka hadapi. Mereka ingin menjaga Reo tetap bahagia dan tanpa beban.

__ADS_1


Saat ini, mereka bermain game untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan.


Ella dan Reo duduk di ruang keluarga, bermain permainan papan kesukaan mereka.


"Sayang, Reo. Kita main lagi yuk? Mama kalah terus nih!" Ella mengajak Reo, dengan tersenyum.


"Yeee ... Iya, Mama! Aku, suka!" Reo bersorak girang.


Sementara itu, Roberto dan Ella tidak mengetahui bahwa Isabella masih memiliki rencana jahat untuk merebut kembali kehidupan mereka.


Mereka berdua tetap berusaha untuk membangun kembali kehidupan mereka dan memberikan Reo masa depan yang tenang.


Tidak ada yang tahu betapa berbahayanya Isabella dengan semua rencananya yang tersembunyi. Dalam kegelapan, dia terus bekerja dengan penuh tekad, menunggu kesempatan untuk mengambil alih kehidupan yang menurutnya lebih pantas untuk dirinya.


***


"Saudara Hakim, saya memohon kepada Anda untuk mempertimbangkan kesehatan mental Isabella dalam keputusan Anda. Dia sedang mengalami kondisi yang sangat serius, yang membutuhkan perhatian dan bimbingan khusus."


Hakim mendengarkan dengan serius, menyimak setiap kata yang diucapkan oleh pengacara Isabella. Dia memahami bahwa ini adalah kasus yang kompleks, dengan banyak faktor yang harus dipertimbangkan.


"Kondisi kesehatan mental Isabella telah memengaruhi kemampuannya untuk membuat keputusan yang rasional. Kami percaya bahwa dengan perawatan yang tepat, dia dapat pulih dan menjadi anggota masyarakat yang berkontribusi."


Dia menjelaskan betapa sulitnya bagi Isabella untuk menghadapi tekanan dan konflik emosional yang berkepanjangan, yang pada gilirannya mempengaruhi perilaku dan keputusan yang dia ambil.


Sementara itu, pengacara Ella dan Roberto juga siap untuk memberikan argumen mereka. Mereka mempersiapkan bukti dan saksi yang akan membela kasus mereka.


"Saudara Hakim, kami tidak mengabaikan kondisi kesehatan mental Isabella. Namun, kami juga harus memastikan bahwa Reo tetap aman dan terlindungi."


Suasana di ruang sidang terus tegang, dengan argumen dari kedua belah pihak saling bertukar. Hakim tahu bahwa keputusan yang akan diambilnya akan memiliki dampak besar terhadap kehidupan semua orang yang terlibat. Dia merenung dengan cermat sebelum akhirnya membuat keputusan.

__ADS_1


Persidangan menjadi semakin rumit dengan adanya argumen baru ini. Keputusan akhir akan sangat mempengaruhi kehidupan Reo dan nasib keluarga mereka. Semua pihak yang terlibat berusaha keras untuk memastikan bahwa keadilan akan terwujud dalam kasus ini.


"Saudara Hakim. Ini dokumen yang diperlukan untuk mempertimbangkan aspek kesehatan mental Isabella."


Dari beberapa bukti dan keterangan yang dihimpun, Isabella menderita gangguan kecemasan berat, yang meliputi serangan panik, kecemasan sosial, dan kecemasan umum.


Gangguan kecemasan ini telah mempengaruhi kesehariannya secara signifikan. Isabella sering kali mengalami gelisah yang intens, detak jantung yang cepat, dan sulit untuk bernapas dalam situasi sosial atau tekanan tinggi.


Selain itu, Isabella juga mengalami depresi klinis yang serius. Dia merasa kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas yang sebelumnya dia sukai, dan sering kali merasa sedih, lelah, dan kehilangan energi. Rasa putus asa dan perasaan tidak berharga juga sering menghantuinya.


Gangguan makan juga merupakan masalah yang memengaruhi Isabella. Dia memiliki kecenderungan untuk melakukan perilaku makan yang tidak sehat, seperti bulimia atau anoreksia, sebagai bentuk cara untuk mengatasi tekanan dan kecemasannya.


Itulah sebabnya, Isabella akhirnya mendapat kesempatan untuk menjadi tahanan luar, setelah catatan kesehatannya dilaporkan kepada pihak kepolisian.


Semua ini menunjukkan kompleksitas dan tingkat keseriusan dari tantangan kesehatan mental yang dihadapi oleh Isabella. Kondisinya membutuhkan perawatan medis dan dukungan emosional yang intensif untuk membantunya pulih secara menyeluruh.


Di ruang sidang yang tegang, suasana penuh dengan ketegangan. Pengacara ayah Isabella berdiri di depan hakim, memulai argumennya.


"Saudara Hakim, kami mengajukan argumen bahwa kesehatan mental klien kami, Isabella, sedang mengalami penurunan serius. Gangguan kecemasan dan depresi yang dia alami telah mempengaruhi kemampuannya untuk membuat keputusan yang rasional."


Pengacara Roberto dan Ella tidak tinggal diam. Mereka mempersiapkan argumen mereka dengan cermat, siap untuk membela kasus mereka.


Pihak pengacara dari kedua belah pihak saling bertukar argumen dan membela kasus masing-masing. Hakim mendengarkan dengan serius, mencoba memahami semua aspek dari kasus ini.


Tok tok tok


"Kita harus mempertimbangkan semua faktor dengan hati-hati dalam kasus ini. Kesehatan mental Isabella adalah faktor penting, tetapi keamanan Reo juga harus menjadi prioritas utama."


Debat berlanjut, dengan pengacara-pengacara dari kedua belah pihak terus berusaha untuk meyakinkan hakim tentang kasus mereka. Kesimpulan dari sidang ini akan mempengaruhi nasib keluarga ini, sehingga penting bagi semua pihak terlibat untuk memberikan argumen yang kuat dan meyakinkan.

__ADS_1


__ADS_2