Cahaya Cinta ( Anak Genius )

Cahaya Cinta ( Anak Genius )
Bab 23. Taktik


__ADS_3

Setelah persidangan selesai, media segera menyerbu koridor di luar ruang sidang. Pertanyaan-pertanyaan dilontarkan kepada semua pihak yang terlibat, mencari komentar dan tanggapan terhadap keputusan hakim.


Reporter 1: "Bagaimana perasaan Anda tentang keputusan ini, Ibu Ella?"


"Maaf, keputusan ini adalah untuk kebaikan Reo. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk melindunginya." Ella menjawab.


Di sisi lain, beberapa wartawan juga mengerubungi ayah Isabella untuk meminta klarifikasi dari keputusan pengadilan.


"Apakah Anda puas dengan hasil ini, Pak?" tanya satu diantara sekian banyak wartawan.


"Kami akan mendukung Isabella dalam proses pemulihannya. Itu adalah yang terpenting saat ini." Jawab ayahnya Isabella, dengan tenang dan penuh wibawa.


Pertanyaan-pertanyaan terus berdatangan, mencoba mencari insight dari semua pihak yang terlibat. Beberapa komentar mendukung keputusan tersebut, sementara yang lain mengungkapkan ketidakpuasan.


Sementara itu, di luar ruang sidang, massa media juga berkumpul, menunggu untuk mendapatkan tanggapan dari pejabat negara yang terlibat.


Reporter 3: "Bapak, apakah Anda akan mengambil langkah-langkah tambahan terkait kasus ini?"


"Kami akan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai aturan dan hukum yang berlaku."


Tanggapan media dari semua pihak mencerminkan kompleksitas kasus ini dan seberapa pentingnya keamanan dan kesejahteraan Reo dalam keputusan akhir ini. Keputusan ini tidak akan membuat semua orang puas, tetapi merupakan kompromi untuk melindungi kepentingan terbaik dari kedua belah pihak.


"Ella, cepat, ayo kita pergi dari sini. Wartawan bisa sangat menyebalkan," ajak Roberto meraih tangan Ella.


Ella mengangguk setuju, mengikuti Roberto keluar dari koridor yang dipenuhi dengan suara gemerisik dan pertanyaan para wartawan.


Mereka berdua bergegas menuju pintu keluar, berusaha menghindari sorotan kamera dan pertanyaan yang terus-menerus dilontarkan.


"Hemmm ... Terima kasih, Roberto. Aku tidak yakin aku bisa menangani semua pertanyaan mereka," ucap Ella dengan bernafas lega.


"Tidak masalah, Ella. Yang penting sekarang adalah Reo dan keamanannya," sahut Roberto dengan tersenyum.


Mereka melangkah ke dalam mobil dan segera meninggalkan tempat itu, mencari kedamaian dan ketenangan setelah persidangan yang melelahkan. Keduanya tahu bahwa tantangan belum berakhir, tetapi mereka siap menghadapinya bersama-sama.

__ADS_1


Di sisi lainnya, ayah Isabella juga segera mengajak anaknya itu untuk pergi. Mereka akan menuju ke rumah sakit untuk penanganan mental Isabella, selanjutnya.


"Isabella, kita harus pergi sekarang. Kamu akan mendapatkan bantuan yang kamu butuhkan di sana."


Isabella, meskipun awalnya enggan, akhirnya mengangguk setuju. Dia menyadari bahwa keputusan ini adalah untuk kebaikannya sendiri.


Mereka berdua pergi dengan pengawalan ketat, menuju ke rumah sakit di mana Isabella akan mendapatkan perawatan medis kejiwaan yang diperlukan.


"Kami akan memastikan bahwa kamu aman selama perjalanan ini, Isabella." Petugas Pengawal, mempersilahkan Isabella masuk ke dalam mobil.


Isabella mengangguk, memahami bahwa keamanannya adalah prioritas utama sebagai tersangka yang baru saja selesai dalam persidangan penuh kontroversi barusan.


Sesampainya di rumah sakit nantinya, Isabella akan mendapatkan bantuan dari para profesional kesehatan mental yang terlatih, untuk membantu dia pulih.


Ini adalah langkah penting menuju pemulihan bagi Isabella, dan ayahnya berharap hal ini akan membawa perubahan positif dalam hidup putrinya.


"Ingat, sayang. Kamu, harus melakukan semua yang ayah rencanakan. Kamu, mengerti?"


"Y, Yah. Terima kasih, sudah membantu Isabella sejauh ini."


Di rumah sakit, Isabella berusaha mempertahankan penampilan yang terlihat rapuh dan terluka secara emosional. Dia tahu bahwa ini adalah bagian dari taktik ayahnya untuk menghindari konsekuensi hukum atas perbuatannya.


"Nona Isabella, kita akan memberikan dukungan dan perawatan yang kamu butuhkan untuk memulihkan kesehatan mental, Nona. Harap beri tahu kami jika ada hal-hal yang membuatmu merasa tidak nyaman atau membutuhkan bantuan tambahan." Dokter Kesehatan Mental, mengajak berbicara Isabella.


"Terima kasih, dokter. Saya benar-benar membutuhkan bantuan ini." Isabella menyahut dengan ekspresi lemah.


Sementara itu, ayah Isabella terus mengawasi situasi, memastikan bahwa rencananya berjalan sesuai yang diinginkannya.


'Ini adalah langkah pertama menuju kebebasan Isabella. Saya harus memastikan bahwa semua orang tetap percaya bahwa dia membutuhkan perawatan medis.'


Ayah Isabella berbicara dalam pikirannya sendiri. Pria itu, cukup puas dengan keberhasilannya melepaskan Isabella dari berbagai macam keputusan hakim yang akan membawa anaknya penjara.


Isabella berusaha terus untuk menjaga penampilan yang sesuai dengan peran yang ia mainkan. Dia tahu bahwa semakin lama dia bisa mempertahankan taktik ini, semakin besar peluangnya untuk menghindari konsekuensi hukum.

__ADS_1


Namun, apakah taktik manipulasinya akan berhasil atau tidak, hanya waktu yang akan memberikan jawaban.


***


Di ruang tamu, rumah dokter Samuel.


"Dokter Samuel, saya berterima kasih pada Anda, karena membantu Ella dan Reo selama ini. T-api, saya ingin meminta izin untuk membawa Ella dan Reo tinggal bersama saya. Saya ingin melindungi mereka, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan mereka."


Dokter Samuel, mengangguk paham dengan maksud dan tujuan Roberto datang ke rumahnya kali ini.


"Roberto, saya mengerti perasaan Anda, tetapi keputusan ini sebaiknya ada pada Ella. Dia adalah ibu Reo, dan keputusannya sangat penting dalam hal ini."


"Tentu, saya mengerti, dokter. Saya hanya ingin memberikan mereka keamanan dan perlindungan, dan kalau bisa kami juga bisa bersama dalam sebuah hubungan rumah tangga yang bahagia."


"Itu adalah niat baik, Roberto. Tetapi Anda harus berbicara dengan Ella tentang ini. Saya yakin dia akan mempertimbangkan hal ini dengan baik."


Pembicaraan dua pria dewasa ini, tentu saja berat karena membicarakan tentang masa depan yang akan dijalani Ella dan Reo.


"Saya akan melakukan itu, ini juga untuk menebus kesalahan masa lalu saya. Terima kasih atas saran Anda, Dokter Samuel."


Roberto kemudian dipersilakan menunggu, sedangkan Dokter Samuel masuk ke dalam mencari Ella. Dia akan memberikan waktu pada mereka untuk membicarakan tentang keinginan Roberto tadi.


Dengan buat baik Roberto, Dokter Samuel akan mendukung demi kebaikan Ella dan Reo. Tapi ia juga mengerti bahwa keputusan akhir berada di tangan Ella.


Tak lama kemudian, Ella keluar untuk bertemu dan berbicara dengan Roberto. Wanita itu berjalan perlahan-lahan, dengan wajah gugup. Mungkin, Dokter Samuel sudah memberitahukan, atau bisa juga ia sudah bisa menebak maksud kedatangan Roberto mencarinya


"Ella, kita telah melewati banyak hal bersama-sama, dan aku ingin memastikan bahwa Reo tumbuh dalam lingkungan yang stabil dan penuh kasih sayang. Apakah kamu bersedia menikah denganku?"


Pertanyaan ini diajukan oleh Roberto untuk kedua kalinya, setelah pertanyaan pertamanya sebelum keputusan pengadilan Isabella dilakukan.


Ella, yang duduk di sofa lain sebelah Roberto, cukup terkejut. Ternyata niat dan keinginan pria itu masih sama, yaitu ingin menikahinya.


"Roberto, ini adalah tawaran yang besar. Saya butuh waktu untuk memikirkannya, dan Reo__"

__ADS_1


"Aku mengerti, Ella. Aku, hanya ingin memastikan bahwa kita bisa memberikan yang terbaik untuk Reo. Apakah kamu bisa mempertimbangkannya dengan, serius?"


__ADS_2