Cahaya Cinta ( Anak Genius )

Cahaya Cinta ( Anak Genius )
Bab 7. Tak Terduga


__ADS_3

Sebulan setelah Reo mulai menjalani proses penyembuhan, kehidupan mereka tiba-tiba menjadi lebih rumit ketika kekasih Roberto tiba-tiba muncul. Kehadiran wanita tersebut, bernama Isabella, membawa konflik yang tidak terduga dalam situasi yang sudah rapuh.


Isabella muncul dengan wajah penuh ketidakpuasan dan tatapan tajam ketika dia melihat Ella dan Reo.


"Jadi, ini dia, keluarga baru yang kau coba bangun, Roberto?" tanya wanita itu dengan nada tinggi.


Ella dan Reo saling pandang, terkejut dengan situasi yang mendadak tegang ini. Roberto berusaha menjelaskan, "Isabella, aku tahu ini bisa jadi membingungkan, tapi ..."


Isabella memotongnya dengan keras, "membingungkan? Kau berpikir aku akan mengabaikannya?" tanya Isabella dengan nafas memburu.


"Aku merasa seperti dilempar begitu saja, setelah mereka datang tidak tahu dari arah mana!" lanjutnya kemudian, tidak memberikan waktu pada mereka untuk menjelaskan.


Ella mencoba menjelaskan dengan pelan-pelan, setelah Isabella selesai dengan berapa pertanyaannya yang tadi.


"Kami berdua hanya berusaha untuk memberikan dukungan terbaik bagi Reo. Ini bukan tentang menggantikan siapa pun," ungkap Ella, berusaha menenangkan.


Isabella tertawa dengan sinis, mendengar penjelasan wanita yang dianggapnya remeh karena tidak sepadan dengan dirinya.


"Tentu saja, tentu saja. Tapi apa yang akan terjadi setelah Reo sembuh? Apa Roberto akan menjadi "bagian" dari keluarga ini juga?" tanyanya seakan-akan menyindir.


Roberto mencoba menenangkan situasi, "Isabella, mari kita bicarakan ini dengan lebih tenang."


Namun, suasana semakin memanas saat Isabella mengungkapkan perasaannya yang terluka dan merasa ditinggalkan oleh Roberto.


"Aku pikir kita punya masa depan bersama, Roberto. Tapi ternyata, kau lebih peduli dengan anak kecil ini daripada dengan aku."


Ella mencoba menjaga ketenangan, tahu jika situasi ini semakin sulit. Dia tidak pernah mengetahui hubungan Roberto dengan wanita yang datang tanpa dia duga.


"Kami tidak ingin menyakiti siapa pun. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik bagi Reo," ujar Ella, dengan nada pelan.


Isabella menatap tajam ke arah Reo, menciptakan suasana yang lebih tegang.


"Jadi, apakah kalian akan benar-benar menggantikan aku dalam hidupmu?" tanyanya lagi, dengan suara ditekan tapi penuh intimidasi.


Roberto merasa terjepit di antara dua wanita yang penting dalam hidupnya, dan mencoba menjelaskan dengan bijak. Dia sendiri seakan-akan lupa dengan keberadaan Isabella, saat menghadapi situasi Reo beberapa bulan ini.

__ADS_1


Dan Ella sendirian lupa, tak pernah mempertimbangkan keadaan seperti ini karena dia tidak pernah bertanya pada Roberto, sudah memiliki keluarga atau belum.


Ella hanya fokus pada kesembuhan Reo, jadi melupakan apa-apa yang seharusnya sudah terjadi selama 5 tahun ini.


"Isabella, aku mengerti perasaanmu. Tetapi, aku juga memiliki tanggung jawab terhadap Reo. Aku ingin menjadi ayah yang baik untuknya," kata Roberto, yang menyadarkan Ella dari lamunannya.


Isabella menggelengkan kepala dengan penuh kekecewaan, karena perkataan Roberto ini tidak pernah diinginkannya.


"Aku tidak tahu, Roberto. Aku perlu waktu untuk memikirkan semuanya, karena sebelumnya kamu sudah berjanji untuk menghabiskan sisa umurmu denganku."


Perkataan Isabella, mengingatkan pria tersebut pada kenangannya bersama dengan Isabella. Kekasihnya yang telah merawatnya beberapa tahun terakhir ini, setelah dirinya mendapatkan banyak masalah dengan hukum.


Konflik ini meninggalkan mereka dalam ketidakpastian yang lebih besar. Sementara mereka berusaha membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan, mereka menyadari bahwa keputusan yang mereka ambil akan memiliki dampak yang mendalam pada semua orang yang terlibat.


***


Dalam minggu-minggu berikutnya, ketidakpuasan Isabella semakin jelas dan semakin meruncing. Dia sering kali mengabaikan atau bahkan menghindari Roberto, menciptakan suasana yang tidak nyaman di antara mereka.


Reo, yang peka terhadap perasaan orang lain, mulai merasakan adanya perubahan suasana hati Roberto. Pria yang "katanya" adalah ayahnya.


"Kau tahu, aku tidak suka denganmu!"


Reo menatap Isabella dengan mata yang penuh kebingungan dan kesedihan. Dia tidak mengerti mengapa seseorang tiba-tiba bisa merasa tidak suka padanya. Perasaan campur aduk dalam dirinya membuatnya tidak tahu harus berbuat apa.


Tapi Isabella langsung pergi begitu saja, tidak menunggu Reo yang ingin mengucapkan sesuatu.


"A-ku ..."


"Kamu, tidak penting untukku!"


Saat Ella kembali, dia melihat ekspresi cemas di wajah Reo dan mencoba bertanya, karena dia tidak tahu apa yang terjadi pada saat dia tidak ada di sisi anaknya itu.


"Ada apa, Sayang?"


"Tadi__"

__ADS_1


Sebelum Reo memberikan jawaban atas pertanyaan mamanya, tiba-tiba Isabella muncul di depan pintu.


Isabella menjawab dengan nada mengejek, "Oh, tidak ada apa-apa. Tadi, aku hanya berbicara dengan adik kecil ini."


Ella merasakan atmosfer yang tegang dan mencoba menjaga ketenangan, tapi ia juga tidak mau jika Isabella mengatakan hal yang tidak-tidak kepada Reo.


"Saya tidak tahu apa yang kamu bicarakan dengan anakku, tapi ... aku harap kamu mengerti."


Isabella hanya tertawa sinis. "Hehehe ... Kamu benar, peran yang sangat penting. Terutama peran si malaikat penyelamat yang datang dan mengambil perhatian Roberto dariku."


Ella, merasa hatinya semakin terluka, namun dia sepenuhnya mengerti situasi yang rumit ini. Ella mencoba menghadapi Isabella dengan berusaha tetap tenang.


"Isabella, kami tidak ingin menyakiti siapa pun. Kami ingin menciptakan lingkungan yang positif untuk Reo, demi kesehatannya. A-ku, minta maaf jika hubunganmu dengan Roberto sedikit merenggang."


Isabella mengabaikan komentar dan permintaan maaf Ella. Ia pergi meninggalkan ruangan dengan berkata menantang.


"Kita akan lihat, sampai kapan kalian bisa melindungi si malaikat kecil ini."


Situasi semakin tegang dan kompleks, membuat Ella merasa semakin tertekan dan khawatir tentang apa yang bisa terjadi selanjutnya. Dia tahu bahwa perlunya mencari cara untuk menangani konflik ini dengan bijaksana, terutama untuk melindungi perasaan Reo yang masih rentan.


Reo, hanya melihat dengan wajah bingung pada mamanya yang tampak sedih. Dia tidak sepenuhnya tahu apa sebenarnya yang terjadi pada situasi orang-orang dewasa.


Di tempatnya sekarang, setelah menggali lebih dalam tentang latar belakang Ella, Isabella akhirnya mengetahui kenyataan yang menyebabkan perubahan drastis dalam hubungan Roberto dan Ella.


"Oh, jadi seperti itu."


Isabella mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali, mencoba memahami keadaan mereka yang tentu saja tidak bisa dia terima.


"Aku tahu, seberapa brengsek Roberto di masa lalu. Tapi aku tidak akan pernah membiarkan mereka mengambilnya dari sisiku!"


Berita bahwa Reo adalah hasil dari hubungan mereka yang pernah berjalan lebih jauh, membuat Isabella semakin marah dan merasa dikhianati.


Dalam hati, Isabella sudah membuat rencana untuk memisahkan mereka semua.


"Kita lihat, siapa yang akan mendapatkan Roberto!"

__ADS_1


__ADS_2