
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Tunggu, " ucap Abhi menghentikan langkah gadis cleaning servis bernama Kinan itu, dengan wajah sangar Abhi memperlihatkan ke galak kan nya.
"Ada apa, Tuan?" tanya Kinan masih dengan menundukan wajah nya
"Kopi apaan ini? pahit sekali, ganti." perintah Abhi kepada Kinan dengan sedikit membentak.
"Tapi tadikan Tuan sendiri minta di buatkan kopi sedikit gula."jawab Kinan, karna dirinya merasa apa yang ia buat sudah benar sesuai yang di perintah kan.
"Disini saya bos nya, jadi tutup mulut mu itu,ganti cepat." ucap Abhi dengan angkuh dan kembali memerintah kan Kinan untuk menggantikan kopi tersebut.
"Baik Tuan." Kinan pun hanya bisa pasrah, tak ingin berbuat masalah di hari pertama ia bekerja ini.
Tak lama Kinan pun kembali keruangan presdir dengan membawa kopi kedua dengan ia tambahkan lagi gula agar tidak pahit seperti yang tadi.
"Ini Tuan kopinya." ujar Kinan memberikan kopi buatannya dengan senyum seramah mungkin dihadapan pria aroggan dan angkuh itu.
Abhi pun menghirup sedikit kopi tersebut lalu "Ganti, ini kopi kemanisan.kamu mau buat saya diabetes hahk? bentak Abhi kepada Kinan
"Baik Tuan saya ganti lagi."dan dengan sabar juga terpaksa Kinan kembali lagi ke pantry untuk membuat kopi yang baru.
Jika gadis bernama Kinan itu hanya bisa pasrah dan ngedumel sendirian di dapur berbeda kebalik dengan Abhimana, pria itu begitu bahagia nya telah bisa mengerjai wanita yang sudah mengotori kaca toilet di apartemen nya itu.
__ADS_1
Kinan yang sudah lelah bolak-balik dari ruangan Ceo ke pantry seketika mempunyai ide cemerlang.
"Ini Tuan kopi anda." Kinan pun kembali datang dan menyerahkan kopi ke tujuh buatan nya.
"Apa ini?" tanah Abhi heran , menaikan satu alisnya menatap wajah Kinan butuh jawaban.
"Ini kotak gula, Tuan." ucap Kinan memberitahukan benda yang ia bawa
"Saya tau itu kotak gula dan berisi gula, terus kenapa kamu bawa kesini?" tanya Abhi kembali menatap mata Kinan.
"Owh itu, jadi gini saya sudah tujuh kali bolak balik anda buat Tuan, hanya untuk membuat kopi yang pas atau cocok dilidah anda, namun sampai kopi ke enam anda tetap merasa belum pas di lidah anda, jadi maksud saya bawa gula olus kotak nya kesini, agar Tuan bisa men takar kan sendiri berapa banyak gula yang Anda butuh kan dan pas dilidah anda tuan."ucap Kinan panjang lebar menjelaskan semuanya dan menahan senyum kemenangan melihat wajah kehabisan akal tuan nya itu.
Jack yang tau betul saat ini Tuan nya itu sedang berfikir keras menahan tawa nya, Jack baru kali ini melihat Tuan nya begitu kehabisan ide dan kebingungan oleh gadis OG tersebut.
"Baiklah tikus, kau boleh pergi sekarang." tak ingin melihat wajah kekalahan nya, Abhi pun langsung mengusir Kinan dari sana.
"Nama kamu Kinan kan? ya saya sudah tau, pergi lah sana berisik." ketus Abhi kembali fokus ke laptop nya dan mengabaikan Kinan .
"Baiklah Tuan, permisi." Pamit Kinan dan langsung pergi dari tempat itu.
Baru saja Kinan hendak membuka pintu untuk keluar dari ruangan predir tersebut namun tiba-tiba dari arah luar seorang wanita cantik juga seksi lebih dulu membuka pintu dengan berkas ditangannya.
"Tuan muda ini--" Kania yang belum sempat menyelesaikan bicaranya langsung kaget dan mematung melihat gadis di hadapan nya saat ini.
"Kau?"Kania menunjuk ke arah Kinan dengan wajah kaget nya.
__ADS_1
"Kak Nia, Kakak bekerja di sini juga? bagian apa kak?" tanya Kinan begitu antusias nya karna kakak nya juga bekerja di kantor tempat ia bekerja bahkan pakaian yang kakak nya pakai pun mewah dan bagus sekali menurut Kinan.
"Kamu ngapain disini? aku kerja jadi sekertaris Tuan Muda." ucap Kania dengan wajah jutek nya
"Kinan juga kerja kak disini, tapi jadi bagian cleaning servis."seru Kinan begitu bahagia mengucapkan jabatan yang ia punya di kantor itu,pasal nya gadis itu belum pernah sama sekali bekerja selain dikantor ini, jadi ia begitu semangat dan begitu bahagia nya.
Kania yang mendengar penuturan Kinan soal kerja disana hanya memasang wajah cuek bebek nya.
"Cih... ni anak ngapain sih pake kerja disini segala? bikin malu aku aja." batin Kania mengumpat Kinan kesal.
"Ya sudah pergi sana." usir Kania kepada adik nya itu.
"Baiklah kakak ku sayang." gumam Kinan dan berlalu pergi dari sana.
Kania pun kembali merapikan pakaiannya dan mendekati Tuan Muda Abhimana "Ini Tuan berkasnya." ucap Kania dengan wajah manis dan senyum tipis nya.
"Hemm." jawab Abhi tanpa menatap Kania sama sekali.
Kania tidak berhenti di situ saja, gadis itu tidak langsung pergi dari ruangan Tuan Muda yang selama ini ia inginkan menjadi kekasih nya itu, denagn berbagai cara Kania selalu membuat perhatian kepada Abhimana.
"Tuan sebntar lagi sudah waktunya jam makan siang anda, apa Tuan mau makan diluar atau mau saya pesan kan makanan direstoran kesukaan Tuan Muda?"tanya wanita itu kepda atasan nya tersebut.
Abhi pun berfikir sejenak " Kau pesan kan saja makanan kesukaan ku."perintah Abhi pada akhirnya
"Baik tuan."
__ADS_1
Bersambung......