Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
Sahabat Kinanti


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥


Drettttt....


Dretttt...


Dreettt...


Ponsel Kinanti berdering sampai ketiga kali nya, gadis itu yang sedang asik menikmati hidangan makanan enak nya itu harus terganggu karna telpon tersebut , namun Kinan pun harus terpaksa mengangkat telpon tersebut.


"Hallo.. Ra, ada apa?" Tanya Kinan karna yang menelepon tersebut adalah teman nya sendiri sewaktu sekolah dulu.


"Kamu bilang mau ke kost aku? Tapi sampai sekarang kok belum sampai-sampai juga, Kin?" Tanya Rara dari ujung telpon


"Iya, Ra. Sebentar lagi aku kesana ya, ini lagi makan soalnya tadi ga makan jadi kelaperan." Ucap Kinan sedikit cengengesan.


"Tapi kenapa kau tumben dan tiba-tiba kamu mau nginep di kost aku? Biasanya kan ga di izinin keluar rumah apalagi sampai nginep? Apa jangan-jangan kamu lagi ada masalah ? Apa jangan-jangan kamu lagi ribut dengan orang tua kamu yang tak berperasaan itu ya, kin?" Tebak Rara seakan memang benar dan itulah yang terjadi .

__ADS_1


"Tepat sekali, sekarang bukan hanya konflik dan ribut saja, malahan aku di depan alias di usir dari rumah orang tua ku itu. Aku harus bisa buktikan kepada kedua orang tua ku bahwa aku boleh pulang ke rumah kalau aku udah sukses atau aku ga boleh balik kerumah itu lagi, tega banget kan mereka."ucap Kinan curhat, begitu miris nya nasib dirinya.


"Emangnya kamu buat salah Kinan? Sampai orang tua kamu tega ngusir kamu seperti itu?" Tanya Rara begitu penasaran akan sahabat nya itu, karna ia tau betul siapa dan bagaimana Kinan sering diperlakukan keluarga nya itu


"Aku mau dijodohkan atau lebih tepat nya nikahkan paksa oleh pria yang tidak aku kenal, Ra. Dikira ini jamannya Siti Nurbaya apa? Ya aku nggak mau lah, makanya aku diusir oleh orang tua ku dari rumah, ya walaupun alasan aku sok-sokan mau kerja untuk membela diri, tapi kedua orang tua aku termasuk kakak ku menganggap ucapan ku itu sebuah tantangan, ra. Dan kamu tau kan itu semua tidak mungkin bisa aku lalui, secara aku tidak pernah bekerja diluaran sana."ucap Kinan panjang lebar tanpa peduli orang lain mendengarkan percakapan nya di telpon itu.


Abhi dan Jack pun tak sengaja mendengar percakapan gadis dibelakang meja mereka tersebut dan dua laki-laki itu pun langsung saling pandang.


"Jadi diusir orang tua nya??miris sekali."batin Abhi sambil menaiki satu alisnya


"Ternyata nasib anda menyedihkan, Nona." Ucap Jack dalam hatinya mendengar atau lebih tepatnya menguping.


"Maaf, Ra. nanti kita sambung lagi ini aku mau menuju rumah kamu , oke beb daaahh."setelah mematikan telpon dari sahabatnya itu Kinan pun kembali melanjutkan makannya dengan begitu lahap, karna gadis itu dari pagi belum makan jadi menurut dirinya ini posting dobel, makan pagi dan makan siang nya (hehe).


"Hey.. Nona." Belum sempat Jack meneruskan ucapannya laki-laki itu langsung tertawa terbahak-bahak "Puppssstttt... Hahahahha."


Abhi yang selalu bersama dengan Jack menjadi heran karna asisten nya itu sebelas dua belas dengan dirinya , jarang ketawa namun kali ini abhi mengangkat satu alisnya melihat tingkah aneh asisten tembok nya itu.


"Kau kenapa, Jack?" Tanya Abhi dengan wajah tegas

__ADS_1


"Coba kau lihat wanita dibelakang mu ini tuan, hahah,,, mulutnya penuh dngan makananmakanan dan dia memaksa makanan masuk kedalam mulut mungilnya itu, sampai memerah seperti udang rebus gitu mukanya... Hahahha... "Ucap Jack sampai terbahak-bahak.


"Hey.. Kau, kenapa makan seperti itu? Kau mau buat malu saya, hahk?"ketus Abhi dengan tatapan sinis nya


Kinanti pun langsung menoleh ke arah Abhi dan Jack lalu gadis itu terkekeh kecil "Maaf tuan, dari pagi saya belum makan, jadi ini makan pagi dan siang saya, jadi saya paksaan agar masuk kedalam perut saya. Oh iya itu juga untuk makan sore saya, kan mubazir di buang, tuan." Ucap Kinan tak tau malu bahkan terkesan blo'on


Mendengarkan ucapan Kinan sontak Abhi dan Jack saling pandang dan kaget.


"Apa aku nggak salah dengar, Jack? Makan pagi, siang, sore di jadiin satu?Apa dia ga bakalan muntah memaksa kan smua itu?"ucap Abhi dengan wajah bengong dan ga habis fikir nya dia.


"Saya juga tidak mengerti dengan pola pikir gadis ini tuan,tapi ya puppsssttt.. Hahah, dia lucu tuantuan. " Ucap Jack kembali terkekeh melihat Kinan


"Diam kau, Jack." Ketus Abhi


"Maaf, tuan." Seru Jack


"Dasar gadis aneh," Ketus Abhi menatap Kinan sekilas


Dan tak lama mobil pun berjalan kembali setelah perut gadis tak dikenal itu sudah di isi di restoran tadi oleh kedua laki-laki di dalam mobil tersebut.

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2