Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
Bab 25


__ADS_3

Happy reading


🔴🔴🔴🔴🔴🔴


Setelah selesai telpon Kinan kembali terbaring di ranjang nya bersama Rara namun gadis itu berteriak sejadi-jadinya "Gila... gila... gila.. bisa gila aku kalo begini." teriak Kinan


"kamu kenapa sih Kin? setelah ngangkat telpon ga di kenal makin ga waras. " tanya Rara heran melihat sikap dan cara bicara teman nya itu


"Ra, aku tadi ga sengaja nendang kaki seorang pria, ganteng sih tapi kayaknya dia mau meras aku deh. masa ga sengaja nendang kaki biaya pertobatannya lima juta? uang darimana coba?" keluh Kinan menghala nafas panjang


"Ganteng? apa dia tidak kaya?" tanya Rara begitu penasaran.


"Kalo aku lihat tadi sih seperti nya dia dari orang kaya, soalnya cara berpakaian beda banget, gapo kenapa dia minta ganti rugi ya?"ucap Kinan sambil berfikir.


" Dan aneh nya tadi dia nelpon aku dan kasih pilihan."ucap Kinan


"Apa?" tanya Rara lagi


"Katanya kalau ga bisa bayar uang itu sekarng makan besok aku harus temenin dia kencan jam tujuh malam."ucap Kinan lagi betul lelah akan masalah yang ia hadapi beberapa hari ini.


"Kau terima tawaran itu atau kau tolak?" tanya kania dengan tatapan mengintimidasi kearah mata Kinan.


"Kalau aku tolak aku harus membayar uang enilai lima juta, yaudah baiklah aku terima saja hitung-hitung makan gratis,"imbuh Kinan dan langsung terkekeh mendengar kata gratis dan Rara disana ikutan tertawa melihat temannya itu


"Yuk tidur, siapa tau malam ini mimpi indah bersama sang pangeran impian."ajak Kinan


" Pangeran kodak yang ada."ucap Rara dan mereka pun kembali terbahak-bahak.


*******


Pagi pun tiba Abhi pun pagi ini ke kantor lebih awal bahkan sebelum Kinan datang dirinya sudah pergi, namun Abhi sudah memberikan kertas voice note untuk Kinan baca apa saja yang harus dilakukan , setiba di kantor Abhi langsung memanggil karyawan nya itu.


"Jack, panggil kania agar keriangan ku sekarang." perintah Abhi kepada asistennya untuk memaggil sang sekertaris nya itu

__ADS_1


"Permisi." Ucap kania setelah Jack memanggilnya tadi.


"Masuk."ucap Abhi dan Kania pun masuk kedalam ruangan tersebut.


"Tuan memanggil ku?" tanya kania kepada Abhi.


"Ya duduk lah."titah Abhi lagi, Dan kania pun langsung duduk berhadapan dengan Abhi dan seketika itu juga jantung nya bergerak dengan cepat.


"Apa kau mempunyai saudara atau saudari?" tanya Abhi sambil menatap bola mata Kania mencari kebenaran disanadisana, sejenak Kania pun terdiam dan berfikir.


"Punya, satu tuan. adik perempuan, ada apa Tuan?"jawab dan tanya nya.


" Dimana saudari mu itu?"tanya Abhi lagi dengan wajah menyelidik nya.


"Dia kabur dari rumah Tuan, dan tidak tau dia dimana sekarang?anaknya bandel ga suka dibilangi, jadi makan tidak mau mencarinya lagi, karna dia tidak mau di urus."ucap Kania panjang lebar.


Abhi pun mengerutkan kening nya...


" Baik Tuan MudaMuda, permisi."Kania pun langsung keluar dari ruangan itu.


"Jack, siapkan aku mobil aku mau pulang ke apartemen, dan urus semua pekerjaan di kantor." titah Abhi kepada asisten Jack dan ia pun langsung keluar dari ruangannya menuju lantai bawah.


"Kau yang sedang jatuh cinta, orang lain yg kau buat susah Tuan."sungut Jack


********


Apartemen


" Selesai."Kinan yang di dapur sedari tadi berkutat dengan pekerjaan nya tak menyadari kedatangan Tuan Muda nya yang sudah duduk dari tadi di meja makan memperhatikan Kinan yang sedang bekerja.


"Bawa kesini, aku sudah dana gt lapar." suara yang tak asing bagi Kinan membuat gadis itu benar-benar kaget.


Kinan pun menoleh ke arah suara, "Tuan, anda sudah pulang?"ucap nya kaget dan langsung membawakan makanan yang ia masak tadi ek pada Abhi.

__ADS_1


"ehmm... masak apa?" tanya Abhi


"Chicken rice and baby potato, dan kalau tidak enak dimakan saja Tuan jangan komplen oke." ucap Kinan begitu bangga mengenalkan nama masakan yang ia masak sambil mengedipkan satu matanya ke arah Abhi.


Abhi kaget melihat perlakuan gadis di hadapannya itu entah mengada dirinya jadi salah tingkah dan langsung terdiam melihat mata Kinan.


"Kau ingin menggoda ku?tanya Abhi sambil menatap mata bulat Kinan.


" Tidak Tuan, tentu tidak dong Tuan."ucap Kinan cepat dan senyum ia paksakan


"Kemari." titah Abhi kepada Kinan


Kinan pun mendekatkan dirinya kepada Abhi yang sedang duduk.


"Ada apa Tuan?" tanya Kinan


"Kemari lebih dekat." ucap Abhi lagi


"Ehm.. ada apa?"


belum sempat Kinan maju tengkuk nya di dorong Abhi hingga menyentuh bibir laki-laki itu, dans ketika itu juga Abhi langsungengecuo bibir ranum itu.


Cup


Kinan yang tidak di beritahu atau aba-aba terlebih dahulu seketika dirinya mematung dan kaget bahkan wajah nya begitu memerah ulah bayi besar tersebut.


Abhi yang melihat ekpresi gadis di hadapan nya itu termenung membuat dirinya menahan senyumnya.


"Itu hukuman jika kau menggoda Tuan mu." ucap Abhi tanpa merasa bersalah


"What?"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2