Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
Menyusahkan saja


__ADS_3

Happy Reading


♥♥♥♥♥


Siang itu mobil yang berjalan mendadak sunyi bahkan Abhi bisa duduk begitu tenang di dalam mobilnya itu.


"Maaf Tuan, sepertinya Nona ini ketiduran. " ucap Jack menyampaikan kepada tuannya yang duduk di belakang sambil fokus menyetir.


"Menyusahkan orang saja, bawa ke apartemen." kata Abhi kesal lalu Jack pun menganggukan kepalanya apa yang diperintahkan oleh bos nya itu.


"Wanita ini selain nyusahkan mulutnya juga cerewet sekali, tapi kenapa jadi nggak tega untuk membangunkan dia ya?" batin Abhi menatap kinan sekilas.


********


"Ibu, Kania pulang." ucap seorang wanita cantik yang menyebut namanya Kania itu masuk kedalam rumah.


"Cepet sekali pulangnya, sayang? apa kamu capek? pergilah mandi dan istirahat." ucap Bu Marisa


"Baiklah Kania ke kamar dulu, ehh ayah, ibu anak kurang ajar itu beneran pergi?"tanya Kania penasaran karna setelah di usir dirinya tak melihat bahwa Kinan balik lagi ke rumah mereka.


"Udah gak usah di fikirin, paling dia atau tiga hari lagi pulang, lagian dia tidak punya tempat tinggal.Gak mungkin kan anak itu lebih milih jadi gelandangan? lagian anak itu gak punya apa-apa sayang, dia lebih suka jadi babu dirumah kita." ucap bu Marisa dengan senyum licik nya.


******


Abhimana yang baru saja sampai di dalam apartemen nya itu langsung meletakan Kinan di atas kasur setelah dimana ia menggendong gadis itu dari mobil sampai ke lantai sebelas dimana itu adalah apartemen miliknya.

__ADS_1


"Astaga badan gadis ini berat juga,tangan ku rasanya pegal semua." Abhi mengomel-ngomel setelah menggendong wanita itu.


"Hey kau... ya kau yang tidur pulas di kamar ku ini, kenapa kalau kau itu bangun cerewet minta ampun, norak, kampungan, lengkap sudah ada diri kau itu. tapi kenapa jika kau tidur seperti ini, wajah mu itu berubah jadi imut sekali, kenapa?" ucap Abhi dalam hati nya sambil tersenyum tanpa sadar.


Abhimana pun keluar dari dalam kamar nya lalu menemui asistennya yang masih nunggu di ruang tamu apartemen itu.


"Jack, kau pulang lah biar wanita itu aku yang urus." perintah Abhi kepada asisten pribadinya itu.


"Baik Tuan, Jika Nona itu menyusahkan anda Tuan. bisa panggil saja saya Tuan, karna saya ada di kamar saya sendiri." ujar Jack begitu peduli akan tuannya itu.


"eheemm."Abhi pun membalas dengan deheman nya saja lalu Jack pun pergi dari tempat itu.


Setelah Jack meninggalkan apartemen Abhi, pria itu pun langsung masuk kedalam kamar mandi miliknya yang ada di kamar yang mana Kinan pun tidur disana saat ini, tak lama Abhi pun keluar dari dalam kamar mandi menuju lemari pakaian nya , setelah selesai memakai pakaiannya Abhi oun berjalan menuju sofa yang ada di kamar nya itu , ia pun duduk di sofa sambil membuka laptop nya melihat berkas-berkas yang belum ia selesaikan beberapa hari ini.Saat Abhi sedang fokus menatap laptop di hadapan nya itu tak sengaja laki-laki itu melirik wanita yang masih terbaring di atas kasur nya itu "Kenapa dia belum bangun juga? tidur udah kayak orang pingsan." batin Abhimana sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Tak lama Kinanti pun bangun dari tidurnya dan duduk di pinggir ranjang tersebut, gadis itu tidak sadar dirinya dimana jadi dia mengucek-ucek mata nya dan berdiri lalu berjalan menuju kamar mandi di kamar itu.


Sedangkan didalam kamar mandi....


" Aku dimana? mengingat... ayolah otak bekerja.. bekerja, aku sekarang dimana? ini bukan rumah Rara, baiklah Kinan fokus. ya ya tadi di mobil mewah itu aku kekenyangan terus ketiduran, apa penyakit tidur kayak kebo ku kambuh? memalukan."ucap Kinan didalam kamar mandi sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal


"No... ini sangat memalukan sekali, kenapa kau bisa ceroboh begini, Kin?"gadis itu merutuki kebodohan nya sendiri di dalam kamar mandi.


Setelah selesai mencuci muka nya di dalam kamar mandi pintu kamar mandi pun Kinan buka secara perlahan...


"Oke tetap tenang, jangan takut karna kamu sekarang udah seperti gelandangan jadi tidak ada yang harus ditakuti, lawan semua orang yang ingin menindas mu."gumam Kinan pelan menyemangati dirinya sendiri.

__ADS_1


"Sudah puas tidurnya?" tanya Abhi tanpa melihat kearah lawan bicaranya.


"Ah ya terimakasih Tuan, saya pamit pergi. terimakasih tumpangan dan makan gratis nya tadi." ucap Kinanti dengan wajah nya yang begitu gugup dan hendak melangkah ke arah luar pintu kamar.


Abhimana pun langsung berdiri dan menggenggam tangan Kinan"Di luar hujan deras, dan ini sudah sore lebih baik kau mandi dulu , setelah hujan redah kau bisa pergipergi, lagian saya tidak memberimu tumpangan secara GRATIS, kau harus membayarnya tikus jelek."Ketus Abhi tepat di wajah Kinan


"Bayar? sial, jadi itu semua tidak gratis? menjengkelkan, rumah kost aja lagi aku belum punya, pekerjaan belum punya, apes duluan yang punya,, haddeh." batin Kinan mengeluh.


"Baiklah Tuan, saya akan membayarnya. " ucap Kinan sebelum masuk kedalam kamar mandi namun saat berjalan ia sengaja menginjak kaki Abhi atas kekesalan nya.


"Aghhhh... " teriak Abhi kecil


"Sorry."ucap Kinan berlarian ke arah kamar mandi


" Sialan kau,,, awas kau ya."tunjuk Abhi ke arah Kinan, namun gadis itu tak peduli , setengah jam kemudian Kinan pun keluar dari dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit di dadanya.


"Eghmmm... Tuan, Mana koper ku? aku mau ambil baju ku." ucap Kinan menanyakan barang miliknya yang ia bungkus rapi dari rumah nya pagi tadi.


"Ck... menyusahkan, pakai saja dulu baju ku yang pas dengan mu, tapi aku tidak sempat membawakan koper mu yang masih ada didalam mobil ku."ucao Abhi tanpa melihat kearah Kinan sama sekali.


Kinan pun menuju kearah lemari pakaian besar milik Tuan arogan itu dan sampai di depan lemari besar itu Kinan mengacak-acak lemari tersebut dan tak lama gadis itu baru menemukan baju kemeja yang pas untuk ia kenakan "Ini seprti nya panjang, ini sajalah yang aku pake." gumam gadis itu lalu memakai pakaia nya.


Setelah selesai ritual mencari pakaian yang pas untuk dirinya, Kinan pun berjalan kearah Abhi yang sedang disibukan dengan pekerjaan nya yang ada di laptop tersebut. "Tuan, apa kau punya makanan? saya lapar sekali."ucap gadis bernama Kinan itu tanpa dosa dan tak tau malu nya.


Abhi pun melirik ke arah Kinan dan.....

__ADS_1


Bersambung......


Bantu support nya ya,🙏🙏🙏☺


__ADS_2