
Happy reading
(Pembangkang)
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Kau?"Kinan terbelalak kaget mendapati bayi besarnya itu ada di hadapan nya saat ini,tetapi yang membuat Kinan aneh " Kenapa wajah sangat menyeramkan? apa aku berbuat salah? batin Kinan bertanya-tanya
Sedangkan Abhi masih menatap Kinan dengan tatapan dinginnya.
"Eh Tuan, Hehe... apa anda tidak berangkat ke kantor?" tanya Kinan mencairkan suasana yang menegangkan baginya itu sambil cengengesan.
"Kenapa kau masih di antar sama Dava?apa ucapan ku waktu itu tidak kau dengar? JANGAN MENEMUINYA LAGI, PAHAM KAU."suara Abhi dengan nada marah dan penuh penekananpenekanan, Membuat Kinan seketika tersentak mendengar amarah dari mulut Tuan nya itu yang tak pernah ia lihat sama sekali.
"Kenapa sih dia, kadang bersikap lembut, kadang pelit dan sekarang apa ini marah-marah tak jelas. hey bayi ku apa kau punya keperibadian ganda? "Kinan mengumpat Abhi panjang lebar yang hanya berani ia ucapkan didalam hatinya saja.
"Jawab?"ketus Abhi masih dengan wajah marah penuh dengan amarah, Abhi pun tak tau entah kenapa dirinya tidak suka jika Kinan dekat dengan laki-laki lain sekalipun itu adalah temannya.
Kinan pun gelagapan, dia diam seperkian detik kemudian dia mencoba mengumpulkan nyali nya yang dari tadi sempat menciut mendengarkan bentakan Tuan nya itu.
"Kau kenapa Tuan?kita hanya sebatas bos dan babu kenapa kau selalu melarang-larang aku segala? kau bukan suami ataupun kelaurgaku jadi kenapa kau selalu berteriak kepadaku?"Suara Kinan pun ikut meninggi, ya babu adalah kata yang pantas buat dirinya saat ini. " Huhhfffs."
__ADS_1
Mendengar jawaban gadis bernama Kinan itu barusan membuat Abhi semakin marah dan Amarah nya pun kian memuncak. ia langsung mencengkram dagu Kinan dan mengarahkan tatapan nya ke arah dirinyadirinya, Kinan yang mendapatkan serangan mendadak pun mebulatkan bola matanya .
"Sakit.. tu. Tuan." ucap Kinan lirih karna dagunya di cengkraman begitu kuat nya.
Mata Abhi sudah mulai memerah mendengar ucapan Kinan tadi.
"Kenapa?"ucap Abhi
" Kenapa apa nya?"Kinan balik bertanya masih dengan posisi dimana dagunya di cengkraman tangan Abhi.
"Pembangkang" ketus Abhi lalu menghempaskan dagu Kinan.
"Besok kita menikah jadi siapkan dirimu dan jangan coba-coba menolak ataupun kaburitu hanya membuang-buang tenaga mu saja, walau kau bersembunyi di lobang semut pun akan aku dapatkan jadi berfikirlah."ucap Abhi dengan suara dan nada yang begitu menakutkan bagi Kinan seakan-akan ucapannya itu adalah sebuah ancaman dari nya.
Abhi pun langsung pergi dari hadapan Kinan yang mematung.
Gadis itu masih mencoba mencernah kata-kata Tuan nya itu lama ia berfikir, lalu dengan sigap dirinya berteriak mengumpat bayi besarnya itu.
"Sialan, dasar pria arogan, sok berkuasa, marah-marah gak jelas dan sekarang kau membuat keputusan sepihak?apa dia gila, sinting atau sakit? aghhhh.... menyebalkan."kinan mengacak-acak rambutnya.
"Sungguh sial nasib ku Tuhan, apa tak ada pilihan selain menikah dengan pria aneh itu? bahkan pria itu sudah memiliki kekasih dan bukan hanya satu tapi dua sekaligus , lalu aku?" Kinan berbicara sendirian di apartemen bos nya itu.
__ADS_1
•••••••••
Di kantor ADITAMA GROUP
Abhimana sempat berfikirberfikir, tak lama asisten Jack masuk kedalam ruangannya.
Jack tampak senang akhirnya Tuan nya itu tidak menimpali pekerjaannya semua kepada Jack, karna Abhi pun kembali ke kantor.
"Jack." imbuhnya
Asisten Jack pun mendekat "Ada apa, Tuan?" tanya Jack
"Siapkan pernikahan ku dengan gadis bodoh itu besok pagi di apartemen ku, bawa penghuou dan beberapa saksi saja."perintah Abhi tanpa menatap wajah asisten nya itu sama sekali.
" Baik Tuan, saya permisi."ucap Jack
"Hmmmm." Abhi hanya menjawab dengan dehemannya saja.
"Kau bilang aku bukan suami ataupun bagian dari dirimu? akan aku buat kau benar-benar terikat dengan ku dan akan ku buat kau menderita gadis bodoh." ucap Abhi didalam ruangannya itu sendirian.
Bersambung.....
__ADS_1