Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
Bab 23


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Apartemen


Kinan yang tersadar bhwa dirinya ikut terlelap disofa itu langsung bangun dan melihat arloji di tangannya, "Jam 20.00 wib? what? aku ketiduran selama tiga jam'an?"gumam Kinan sambil menepuk jidat nya , Kinan pun langsung melirik ke arah pahanya dan bayi besar nya itupun masih terlelap dengan begitu nyenyak nya.


" Dia masih enak-enak tidur? cih.. pantes aja paha ku pegel sekali dari tadi."gerutuk Kinan kepsda bayi besar nya yang dan agt menyusahkan ituitu, Kinan pun tiba-tiba langsung berdiri, dan saat itu juga tubuh Abhi terjatuh dari sofa ke lantai yang beralas kan ambal tebaltebal, Kinan yang melihat bayi besar nya itu terjatuh langsung terkekeh dan menutup mulutnya.


"Aws.... " meringis kesakitan, Abhi pun langsung mengucek-ucek mata dengan tangannya dan menyadarkan dirinya yang masih mengantuk


"KAU, kenapa kau melakukan nya? kenapa berdiri tidak bilang dulu dengan ku hahk,? ketus Abhi dengan tatapan sorotan mata elang nya.


Kinan yang di tatap seperti itu merasa takut, dirinya merasa seolah ia adalah mangsa yang siap akan di terkam. Namun gadis itu tetap mencoba dan fokus menghilangkan rasa takut nyanya dan langsung mencari alasan di otak pintar nya itu.


"Ehh.. maaf tuan saya tidak sengaja." jawab Kinan tersenyum dengan rasa bersalah,dan menampilkan senyum puppy eyes nya.


Abhimana yang tadinya ingin marah karna ulang gadis itu seketika melihat wajah menggemaskan dihadapan nya itu seketika itu juga


amarah nya pun meredam berganti dengan sifat dingin dan malas berdebat nya.

__ADS_1


"Damn it, perasaan apa ini? kenapa melihat wajah nya jantung ku tidak bisa tenang? apa aku sakit jantung?" Batin Abhi bertanya-tanya.


Kinan yang melihat perubahan aneh di wajah tuannya seketika itu bertanya "apa tuan baik-baik saja?" tanya gadis itu


"pulang lah, aku bosan melihat wajah mu."titah Abhi dengan wajahnya sedingin es balok


"Hey,, tuan arogan kau pikir hanya dirimu aku tidak? aku lebih bosan seharian ini melihat wajah mu, kalau kau bosan kenapa tak kau pecat saja aku."batin Kinan memaki tuan muda nya itu


"Baiklah Tuan saya permisi." pamit Kiannti dengan senyum ia paksakan.


"hmm." abhi hanya menjawab nya dengan berdehem.


"Dasar pria gila, dia yang membawa ku kerja dan sekarang dia pula yang bosan melihat wajah ku."umpat Kinan didalam lift memaki bayi besar nya itu


"Agghhhhh." teriak pria itu kesakitan.


*******


"Kau tau Kinan sekarang kerja dimana?"tanya Jack kepada Rara


"ehm... saya tidak tau dia kerja dengan siapa tuan, tapi yang saya tau sahabat saya itu bekerja sebagai babysitter."jawab Rara berkata jujur apa yang Kinan sampai kan pada dirinya semalam.

__ADS_1


"Babysitter?" Jack mengulangi kata-kata Rara dengan sedikit ekpresi kaget.


"Apa-apan ini? babysitter? bayi nya udah sebesar gajah gitu ."Batin Jack


" Iya tuantuan babysitter, merawat anak kecil yang mana orang tua mereka tidak bisa mengurusnya terkendala pekerjaan."jelas Rara menyampaikan


"Kau tau teman mu itu bukan hanya pintar tetapi pandai bicara, dia lebih cocok menjadi advokat."ucap Jack menyunggingkan senyumnya mendengar drama seorang gadis bernama Kinan itu, Rara yang tidak paham akan maksud dari perkataan asisten Jack hanya menggaruk-garuk kepalanya.


"Jika tidak ada lagi yang harus di tanyakan saya pamit dulu, Tuan." ucap Rara


"Hmmm." jawab Jack.


*********


"Aggghhhhhh....kaki ku." teriak seorang pria merintih kesakitan karna kaki nya di tendang oleh Kinan, Kinan yang melihat itu semua langsung keluar dari dalam lift.


"Maaf Tuan, saya tidak sengaja, apakah saky?" Kinanti meminta maaf atas apa yang ia lakukan lalu dengan menyesal ia pun menanyakan keadaan kaki pria tersebuttersebut, Laki-laki yang di tanyakan Kinan pun tidak menjawab ucapan Kinan, dan pria itu memperhatikan Kinan dari ujung kaki hingga kepalanya lalu dia berkata.


"Jelas sakit Nona,kau menyakiti tubuhku." ucap pria itu kepada Kinan dengan menahan sakit di kakinya.


"Tapi Tuan."

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2