
Happy reading
pagi pun tiba dengan malasnya Kinan pun mencoba bangun cahaya yang benar-benar masuk ke kamar tuan Arogan tersebut, kisah dirinya sudah menikmati cahaya pagi" kau sudah bangun? manila dan bersiaplah Pagi ini kita akan menikah! " suara tegas dibalik telinga kanan membuat dirinya tak percaya dengan apa yang ia dengar." Bisakah aku pingsan saja tanda tanya Bahkan aku tak siap dengan semua ini. "keluh Kinan di dalam hatinya.
" Ehmmm.. Tuan." Kinan pun mencoba mendekat dan bicara ke arah Abi yang sudah rapi dengan pakaiannya"benar-benar tampan" Suara Hati Kinan memuji ketampanan Tuhan Arogan tersebut"Cih.... bisa-bisanya pikiran ku ini memuji dirinya."gerutuk kinan di dalam hatinya
"Apa?" Ketus Abi merasa bahwa akan ada nego kembali.
" Apa kau sungguh-sungguh? "tanya Kinan ragu tepat dihadapan Tuan Arogan tersebut.
Abi menatap lekat wajah gadis di hadapannya itu, wajah cantik alami bangun tidur itu membuat Abi merasakan gejolak di tubuhnya." Jangan membuang waktuku, aku tunggu kau di bawah.'' Tita Abi tanpa menjawab pertanyaan Kinan dan langsung pergi meninggalkan kamarnya itu.
" apa aku harus bahagia karena akan mendapatkan suami kaya atau aku harus menangis karena harus menelan pahit akan terikat dengan pria sinting Arogan itu?"cicit Kinan meratapi nasibnya
"Aghhh..... Nikmati saja lah, toh duitnya kan banyak daripada aku Jadi pengacara alias pengangguran banyak acara hehehe.''Kinan bermonolog dan jiwa materainya bersemangat 45 berkobar-kobar.
__ADS_1
kita langsung memasuki kamar mandi tuannya itu untuk bersiap-siap dengan kekonyolan ini.
*******
" Bagaimana Jack apa sudah siap semuanya? "tanya Tuan Abi yang sedang berdiri di balkon sambil menghisap rokoknya.
" sudah Tuan penghulu wali hakim dan beberapa saksi sudah ada di ruang tamu, tinggal menunggu Nona Kinan turun saja tuan.'' ucap jek menjelaskan kepada Abi akan pekerjaannya yang telah selesai.
" setelah aku selesai menikah nanti, kau perbaiki lagi perusahaan Ayah wanita bodoh itu tanpa ia ketahui.'' imbuhnya tegas dan berwajah datar juga sangar
di lain tempat Rara yang baru tahu membaca pesan dari Kinan semalam benar-benar tak menyangka bahkan dirinya jadi saksi di pernikahan temannya itu, orang-orang yang sudah dijemput langsung oleh orang surahan Abi sudah berada di ruang tamu dirinya hanya bisa menunduk menunggu Kinan turun.
bahkan Rara tidak berani menatap orang-orang di sana yang tak ia kenal namun tak lama Kinan pun turun, sontak saja mata semua orang yang di sana menatap keyakinan yang menuju ke arah mereka, Kinan kikuk menurut Kinan diri hanya bermake up sederhana mungkin tak berlebihan sedikitpun, karena dirinya sadar pernikahan ini pun disembunyikan calon suaminya itu entah apa alasannya Kinan Sudah malas bertanya.
" cantik. "tanpa sadar Abi memuji wanita yang sering ia bilang bodoh itu.
__ADS_1
" mana pelaminannya? mana tamu-tamunya? mana meja prancisannya tanda tanya kenapa hanya ada beberapa orang? pernikahan macam apa ini?" Kinan tentunya hanya di dalam hatinya
" dosa apa yang telah aku buat Kenapa males sekali Tuhan tanda tanya "cicikinan dengan wajah Sendu dan sedih seolah pernikahan yang ia lakukan itu seakan tidak ada artinya sama sekali.
Abi pun menatap Kinan dengan senyum menyeringai " Ternyata kau punya sedikit kelebihan juga ya tanda tanya "ucap Abi pulang di telinga Kinan.
Kinan langsung menatap Abi dengan senyum sinisnya, pernikahan pun berjalan dengan lancar Abi mengucapkan dengan lantang tanpa ada salah sedikitpun berbeda dengan keinginan yang gugup dari tadi dan semua orang sudah mulai meninggalkan tempat kecuali Kinan, Abi, Jack dan Rara.
" kau bisa mengobrol dengan temanmu sebelum Jack mengantarnya pulang."ucap Abi kepada Kinan lalu menyuruh Jack mengikutinya ke ruang kerjanya di apartemen tersebut, kinanpun dengan senang hati menarik Rara menuju sofa depan TV yang ada di ruang tamu tersebut.
"Ra, aku cemas. " ucap Kinan yang masih merem as-rem as tangannya.
Rara bukannya menjawab ucapan Kinan malah melayangkan perkataannya" kau beruntung sekali Kin, mendapatkan laki-laki tampan kaya dan berotot ucap Rara tersenyum-senyum.
"what? "
__ADS_1
bersambung....