Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
bab 26(Apa dunia sesempit ini?


__ADS_3

Happy reading


🔴🔴🔴🔴🔴


"Dasar pria mesum?"sungut Kinan kesal sambil mencuci piring


Abhi yang dari tadi masih dimeja makan sedang memainkan ponselnya melihat gadis itu ngomel-ngomel hanya menyunggingkan senyum penuh kemenangan nya.


" Apa kau sedang mengumpat diriku?"tanya Abhi arah meja makan dengan aura dingin nya kepada Kinan, Kinan pun memutarkan tubuhnya menghadap Abhimana.


"Tentu tidak Tuan Muda, aku tadi hanya mengumpat kadal dirumah ku yang tidak punya sopan dan santun, suka nyosor aja gitu kek soang."ucap Kinan memberikan alasan ngasal nya.


"Hmm." Abhi hanya membalas deheman nya.


" dicafe bissa aku tunggu jam tujuh malam."Abhi mengirimkan pesan singkat kepada Dava sahabat nya itu.


Namun saat Kinan sedang menyusun piring-piring bersih tiba-tiba ponselnha berdering ada pesan singkat masuk ke ponselnya.


"Nona.. jangan lupa jam tujuh malam ini aku jemput didepan kost mu oke." ucap pesan singkat itu yang ternyata dari pria bernama Dava tersebut.


"Oh Tuhan kenapa aku terjebak dalam situasi seperti ini? kembali kan aku seperti anak-anak lagi saja."Kinanti bermonolog sendirian di dapur


" Tuan, boleh aku pulang sekrang? pekerjaan ku sudah selesai semua, memang sih belum jam pulang kerja nya aku, tapi apa boleh saya pulang cepat untuk hari ini? karna aku ada urusan mendadak, bisa aku minta ijin pulang sekarng?"ucap Kinan panjang lebar memohon kepada Abhi agar dapat ijin dirinya pun tak lupa memasang wajah puppy eyes di depan Tuan Muda galak itu.


"Jangan memasang wajah seperti itu, kau ingin menggoda ku lagi, hmm?"ucap Abhi dengan menatap Kinan, dengan secepat kilat Kinan pun langsung mengembalikan senyum biasanya di depan Abhi.


" Dasar sinting siapa juga yang mau menggoda mu? pengen tak cakar tu muka,"ketus Kinan yang mana berani ia ucapkan hanya dalam hatinya saja.


"Tidak tuan." jawab Kinan


"Ya sudah, pulanglah."titah nya


" Terimakasih, tuan."ucap Kinan lalu langsung pergi keluar dari apartemen itu namun


tiga menit kemudian.....

__ADS_1


"Kenapa balik lagi?tanya Abhi kepada Kinan yang balik lagi ke apartemen milik nya.


"Eh itu, tas saya ketinggalan tuantuan, takutnya uang saya hilang di ambil tuyul di apartemen ini." ucap Kinan lalu ia langsung pergi lagi dari apartemen Abhi.


"Kau." ketus Abhi sambil melihat Kinan yang semakin menjauh.


(The Blue she Cafe)


Abhimana dan Adelia sudah datang lebih dulu disana.


"Sayang, tumben kamu ngajakin aku kencan? apa ada surprise?"tanya Adelia yang baru saja pulang dari luar negri dan tiba-tiba kekasihnya itu mengajak dirinya kencan, Abhi pun terpaksa membawa Adelia biasanya dia selalu membawa alesya dan karna Alesya sedang sibuk itulah Abhi pun membawa Adelia.


Abhi pun menghela nafas panjang...


"Aku mau bertemu dengan Dava karna dia mau bawa gebetannya."ucap Abhi tidak ada romantis-romantis nya.


" Owh gitu."ucap Adel sedikit kecewa.


sedangkan di luar cafe


" Hmmm.. "jawab Kinan hanya dengan berdehem


Kinan hanya memakai dress santai sebatas lutut berwarna abu-abu begitu sangat ketat sehingga memperlihatkan lekuk tubuh nya terlihat sempurnasempurna, dan dress tersebut pun dibelikan Dava untuk Kinanti memakainya malam ini, dan Dava pun mengimbangi pakaian Kinan dengan memakai pakaian yang senada dengan warna dress Kinan, menampilkan mereka bagaimana sepasang kekasih.


"Ayo masuk, senyumlah Baby."Ajak dan goda Dava kepada Kinanti, Kinan hanya memaksakan senyum terpaksa nya.


Akhirnyaa mereka pun masuk kedalam cafe dan Dava yang melihat temannya langsung membawa Kinan untuk menemui nya. " Sudah lama menunggu bro?"tanya Dava yang tiba-tiba datang menyadarkan Abhi dan Adelia yang sedari tadi fokus dengan ponsel mereka masing-masing.


Dan seketika itu juga saat yang di tanya menengadahkan pandangan nya tiba-tiba Abhi dan Kinan saling pandang dan mata Abhi seketika itu juga terbelalak.


"Ya ampun apa dunia sesempit ini?bahkan dia membuat ku susah bernafas, pagi siang sore malam kenapa wajah nya selalu ada dihadapan ku? Tuhan, bisa kah kali ini aku pingsan saja?" ucap Kinan di dalam hati sambil menahan nafas nya mengeluh.


"Kinan? kenapa dia yang di bawa oleh Dava?apa dia yang menendang kaki Dava?" batin Abhi bertanya tak percaya apa yang dia lihat saat ini.


"Kau...?" ucap Abhi menatap Kinan seakan sedang butuh penjelasan atas kepergok nya keduanya.

__ADS_1


"Hehe... tu."saat Kinan ingin menyebut nama Tuan nya sambil tertawa kaku seketika itu juga dirinya langsung ditarik Abhi, Abhi membawa Kinan tanpa ijin dava dan membawanya ke toilet.


"Ikut aku sekarang?kita perlu bicara sekarang juga." ucap Abhi dengan suara dan wajah dingin nya membaws Kinan pergi dari sana.


"Tapi Tuan." belum sempat Kinan menjelaskan apa yang ingin ia ucapkan seketika itu juga Abhi menatapnya dengan tatapan membunuh.


"Pulang sekarang." perintah Abhi tanpa ingin di bantah sama sekali.


"What?" Kinan kaget


Dava dan Adelia yang melihat Kinan dan Abhi dari kejauhan hanya bisa mematung karena abhi menarik tangan gadis.


" apa mereka saling kenal?"tanya Dava kepada Adelia


"Apa dia saudara dekat atau jauh Abhi? tapi gak mungkin sih?"Ucap Adelia merasa sangat tidak mungkin karna melihat tingkah aneh Abhimana seakan sedang memergoki istrinya yang sedang selingkuh.


"Tuan sakit, kau menyakiti pergelangan tangan ku."lirih kinan meringis sakit karna pergelangan tangannya di pegam Abhi begitu kuat nya, mendengar rintihan gadis itu seketika Abhi langsung melepaskan tangan KinanKinan, mereka berdua berhenti di ujung sudut arah toilet.


"Ayo pulang." ucap Abhi lagi


"Apa?" tanya Kinan


"Kau tuli? ayo pulang,"ucap Abhi lagi menekankan kata-katanya, nada hya tinggi sedikit membentak.gadis bernama Kinan itu sedikit merasakan heran akan sikap tuannya yang begitu posesif berlebihan kepadanya itu.


" Tapi tuan, saya baru datang dengan tuan Dava. dan saya belum pesan makanan apapun, saya sedari tadi sudah kelaparan karna belum makan."ucap Kinan sambil mengelus perut nya tanpa sadar memalukan diri sendiri.


"Dan tuan Dava sudah menjanjikan untuk mentraktir saya juga boleh bungkus untuk teman saya Rara yang ada dirumah Tuan." sambung Kinan lagi dengan senyum bahagia.


Abhimana pun langsung menatap mata Kinan "Kenapa kau bisa mengenal Dava?" tanya nya dengan tatapan menyelidiki.


"Itu karna saya tidak sengaja tuan, saya kesal sama anda tapi saat mau nendang pintu lift eh malah salah tendang kaki orang." ucap Kinan lagi.


"Upssss"saat itu juga Kinan langsung menutup mulut nya yang asal ceplos.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2