Ceo Arogan BUCIN

Ceo Arogan BUCIN
Bab 14


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


"Cepat suapin saya." ucap Abhi lagi kepada Kinan dengan tersenyum penuh kemenangan.


"Baik Tuan." jawab Kinan dengan wajah masam nya.


"Jangan-jangan aku bakal di kerjain lagi nih."mentang-mentang bos,huhff"batin Kinan pasrah jika benar dirinya kembali di kerjai oleh bos sialan yang ada di hadapan nya itu.


Jack melihat dua orang di hadapan nya itu yang sedang sama-sama bingung juga grogi hanya bisa menahan tawa nya saja, pasalnya Jack baru kali ini melihat tuan nya menyuruh seorang wanita untuk menyuapi dirinya makan apalagi wanita yang bukal level dan kelas nya itu, sedangkan pacar dari tuan Abhi pun tidak pernah sama sekali menyuapi tuan muda makan .


"Cepetan dong, saya sudah laper.. lama banget sih." ketus Abhi karna Kinan lama alias lemot banget.


"Sabar Tuan, lagian anda kan punya tangan kenapa gak makan sendiri aja." ucap Kinan ceplos begitu saja membuat Jack lagi-lagi menahan perutnya agar tidak tertawa


"Atau suruh saja asisten Jack suapin anda makan daripada dia berdiri gak jelas disana."tambah Kinan lagi tanpa sadar membuat Abhi dan Jack langsung menatap Kinan dengan tatapan membunuh mereka.


"APA?"ketus Abhi dan Jack bersamaan kepada Kinan.

__ADS_1


"Kau tau sedang bicara dengan siapa hahk?" tanya Abhi dan menatap Kinan dengan amarahnya, Abhimana yang selama ini omongan nya selalu benar dan tidak pernah salah apalagi di bantah, kini bisa-bisa nya seorang gadis OG dengan beraninya membantah ucapannya dan lagi mengatur dirinya.


Jack yang tadi nya hendak marah pula dengan gadis bernama Kinan itu langsung ia urungkan karna Jack tau Tuan nya saat ini jauh lebih marah ke timbang dirinya.


"Saya bicara sama Tuan lah masak sama tembok."ucap Kinan di hadapan Abhi dan seketika menutup mulutnya " ups. "


"Astaga mulut kenapa ga direm dulu kalau mau ngomong, habis deh aku." batin Kinan merutuki ke bodohan mulutnya itu.


Abhi yang mendengarkan jawaban dari Kinan mengepalkan tangannya"Kau mau berhenti bekerja saat ini juga?"tanya Abhi dengan tatapan serius dan aura dingin nya.


"Tidak Tuan jangan, maafkan saya Tuan saya yang salah. Baiklah saya akan menyuapkan Tuan makan." ucap Kinan meminta maaf lalu mengambil makanan yang ada di hadapannya iru untuk memberikan kepada bayi besar nya itu.


"Duh gimana ini, aku gak mau berhenti bekerja. masa baru pertama bekerja udah berhenti apa kata orang-orang nanti, apalagi kalau di pecat." batin Kinan membayangkan itu semua dirinya sudah tidak sanggup.


"ehmm... tuan mau saya pesankan makanan lain atau?" Kinan pun sempat berfikir sejenak.


"Atau mau saya masakan mie atau nasi goreng, saya bisa masak kok Tuan." ucap Kinan menawarkan jasa nya


"Baiklah, sebenrnya saya ragu dan tidak yakin dengan masakan yang aku buat, tapi oke lah buat kan saya mie goreng yang beda dari biasanya yang saya makan, sepuluh menit." perintah Abhi kepada Kinan tanpa menatap wajah Kinan yang sudah pucat pasi.

__ADS_1


"What? sepuluh menit? oke... tenang... tenang." batin Kinan tapi tetap ia mengontrol emosi nya.


"Baikan Tuan saya permisi." Kinan pun akhirnya menyanggupi dan pamit dari ruangan Ceo tersebut dengan wajah nya yang begitu lesu.


Kania yang melihat sang adik keluar dari ruangan Tuan Muda Abhimana dengan wajah murung menjadi penasaran dan begitu kepo nya dengan apa yang terjadi di dalam .


"Kamu ngapain kin diruangan Tuan Muda tadi ?"tanya Kania ketus tak ada sopan-sopan nya dengan sang adik nya itu


"Tuan Muda minta Kinan untuk menyuapkan dia makan kak." jawab Kinan jujur


"What? makan? suap?heh kamu gak usah bercanda ya, kakak udah lama kerja disini gak pernah tu tuan muda Abhi minta di suapkan makanmakan, ngimpi kamu ya."ucap Kania mengejek Kinan.


"Kalau ga percaya ya sudah, Kinan mau ke pantry dulu kak, permisi." Kinan pun langsung meninggalkan kakaknya disana tak ingin membuang-buang waktunya yang hanya diberikan sepuluh menit itu.


"Paling tu anak disuruh bersih-bersih, ngayal aja kamu, tapi kalau beneran gimana ya? awas aja ya kamu Kinan."gumam Kania dengan wajah licik nya


Abhi yang mengingat Kinan yang berani jawab omongan nya itu merasa tertantang oleh OG tersebut, "tikus nakal. "ucap Abhi tanpa sadar menyunggingkan senyumnya.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2