
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
" apa..? " Kinan benar-benar histeris Bagaimana bisa pria dihadapannya sangat begitu santai menunjukkan kamar Sedangkan mereka berdua belum menikah.
Kenapa berteriak, besok juga itu akan menjadi kamarmu, pergilah mandi. " Titah Abi kepada Kinan yang masih sibuk dengan ponsel yang ia pegang
Kinan langsung memutar bola matanya Jengah.
" pria itu memang sudah benar-benar membuatku stres. .. agghhhh." Pekik Kinan memaki Abi di dalam kamar mandi
Canon yang selesai mandi hanya melilitkan handuk putih yang tergantung di kamar mandi di tubuhnya dengan rambut yang sedikit basah dia keluar kamar, tapi Kinan teringat dirinya pun tak membawa baju ganti" sial aku harus turun dan." gumam Kinan merutuki kebodohan itu
saat turun ke lantai utama untuk mencari tuannya itu dan menanyakan Adakah baju yang bisa ia pakai, tapi Kinan tak menemukan di mana Tuhan penguasanya itu atau biasa ia sebut dengan bayi besarnya.
"Tuan... Tuan Abhi." pekikinan mencari di ruang tv di dapur namun tak menemukan si tuan songongnya itu.
Gadis itu pun terdiam sejenak berdiri di halaman Tengah ruang utama itu namun saat dirinya terdiam berdiri betapa kagetnya Kinan saat tangan kokoh memeluknya dari belakang.
__ADS_1
"Apa ini? " kaget Kinan
" kau mencariku?'' tanya Abi masih di posisi yang sama dengan memeluk Kinan dari belakang.
"Tuan,, tuan mau apa kau?lepasin." ujar Kinan merasa risih dengan apa yang dilakukan tuannya
" kau mau menggodaku,,hmm?" ujar Abi dengan suara Sensual dibalik keyakinan membuat Gadis itu seketika merinding dibuatnya.
jantung Kinan seakan ingin meledak saat itu juga, tapi merasakan hal yang sama"kenapa jantung ku berdebar-debar?"batin Abhi.
dengan cepat Abi pun melepaskan pelukannya dari Kinan.
" tidak mungkin, aku tidak mungkin menyukainya Bahkan dia wanita yang sangat menyebalkan. " batin Abi lagi .
" cih tidak tertarik? nyatanya tadi kau memelukku dasar, apa namanya coba? " batin Kinan yang berani ia ucapkan hanya dalam hatinya saja.
" aku tidak bawa baju tuan, Apa aku boleh pulang untuk mengambil bajuku di kos?"pinta Kinan bernada pelan dan lembut kepada bayi besar nya itu.
" tidak perlu, kau buka saja lemari di kamarku sudah lengkap kok pakaian untukmu."ucap Abhi begitu santai nya.
__ADS_1
"Hahk?" Kinan langsung mengingat kaget
**********
Jam sudah menunjukkan 9 malam tapi 2 orang yang satu kamar beda tempat tidur itu pun belum ada yang memejamkan matanya, kinan yang lebih memilih tidur sofa ari pada harus seranjang dengan pria yang menurut nya gila itu, Abi dari tadi fokus melihat Kinan yang sibuk membaca buku seperti novel.'' menarik, bahkan dirinya masih bisa tersenyum dan membaca saat besok pagi akan menikah, sesantai itukah?'' Umam Abi sambil menggelengkan kepalanya melihat gadis bernama Kinan itu.
" Ada apa Tuan?'' tanya Kinan yang baru sadar bahwa bayi besar itu menatap dirinya sedari tadi.
Abi pun langsung beralasan ngasal'' aku heran kenapa ada wanita jelek seperti dirimu?''ejek Abhi dan langsung mainkan ponsel lagi.
menatap tajam ke arah ambil haleluya kembali mengunci buku yang ada ditangannya "tahan Kin.?" gumam Kinan menyemangati dirinya sendiri.
pagi pun tiba....
asisten Jack yang dari kemarin yang benar-benar sibuk dibuat Bos sialannya itu hanya bisa mendengar kesal Bagaimana tidak dari pekerjaan kantor Ia yang menghandle dan untuk pernikahan yang mendadak pagi ini pun Jack juga yang harus sendirian mengurusnya. dan yang lebih membuat Jack emosi, iyalah yang membeli pakaian sesuai dengan tubuh calon istri tuannya itu.
"Memalukan sekali." dengus Jack kesal
"Apa semuanya sudah beres?" pesan singkat dari tuan Abhimana di ponsel Jack.
__ADS_1
"Bahkan dirinya tidak menanyakan bagaimana keadaan ku setelah melakukan smuanya ini, bahkan wajah tampan ku saja sedikit memudar karna lelah, dan sekarang kau meragukan pekerjaan ku?" gumam Jack emosi.
Bersambung....