
Happy reading.
❤️❤️❤️❤
"Oh god."
"Tu... tuan." panggil Kinan kaget karna Abhi melingkarkan tangannya di pinggang Kinan, mendengarkan panggilan gadis bernama Kinan itu bukannya melepaskan pelukannya itu Abhi malah semakin kencang memeluk nya.
"Oh astaga, apa-apaan ini? bahkan untuk bernafas pun aku kesulitan."batin Kinan ngedumel
"Tuan kau." Ucap Kinan hendak melanjutkan bicara nya namun Abhi pun langsung melepaskan pelukannya lalu kembali duduk berhadapan dengan wajah Kinan, dapat dibayangkan jarak mereka pun hanya beberapa senti saja.
Kinan semakin kelabakan "Rasa apa ini?" batin nya
Abhi pun tak tau bahkan bingung akan sikapnya kepada wanita bernama Kinan itu.
Cup
Abhi mengecup bibir Kinan beberapa detik lalu ia melepaskan kecupan nya secara perlahan, Kinan hanya mematung tanpa marah atau membalas kecupan tersebut.
__ADS_1
Melihat reaksi Kinan , Abhi pun kembali mengecup bibir yang bikin candu baginya ituitu, Abhi mendekatkan lagi bibirnya kepada bibir Kinan dan mengecup nya secara perlahan , ia melihat Kinan juga ikut menikmati kecupan itu.
Abhi mencoba memperdalam kecupan nya itu, ia pun mengigit pelan bibir bawah Kinan agar mulut nya terbuka.
Setelah bibir itu benar-benar terbuka dengan cepat abhi memasukan lidahnya dan bermain-main didalam rongga terdalam mulut Kinan, tampak Kinan kaku dan ia merasa ada aliran listrik didalam dirinya. Abhi terus meng hisap bibir itu dengan lembut membuat Sang empunya terhanyut dalam permainan yang di ciptakan Abhimana. Abhi menekan tengkuk leher Kinan semakin dalam, membuat ruangan itu serasa semakin panas bagi dia insan tersebut.
Kinan benar-benar tak habis fikir hatinya ingin menolak ciuman panas itu tapi tubuhnya seakan-akan menginginkannya.
Abhimana pun melepaskan pagutan mereka berdua dan menjatuhkan kening nya dan kening Kinan, tatapan mata mereka pun bertemu. Abgi tersenyum kepada Kinan dimana membuat gadis itu menjadi salah tingkah dan wajahnya merah merona.
Lantas dengan cepat Kinan memalingkan wajah nya namun dengan cepat Abhi membalikan wajah Kinan agar menatap dirinya kembali, secepat kilat Abhi kembali mencumbu bibir yang bikin ia benar-benar candu itu.
Kali ini sedikit lebih ganas, ciuman Abhi begitu menuntut, membelit belitkan lidahnya dengan lidah Kinan, mereka berdua pun saling bertukar saliva nya. Tanga Abhi pun tak tinggal diam, dia mengusap-usap leher Kinan.
"Aghhhh..... "
Dengan cepat Kinan langsung menutup mulutnya "Oh s h i **, suara apa yang barusan aku keluarkan? ayolah Kinan sadar jangan sampai terbuai?"batin nya.
"Tu.. tuan... ahhhh... tuan hentikan tuan.. "lirih Kinan merasa geli karna Abhi bermain di leher jenjang nya.
__ADS_1
Abhi bahkan tidak memperdulikan rengekan Kinan, ia langsung beralih ke telinga gadis itu , membasahi telinga Kinan dengan salivanya dimana itulah area sensitif bagi Kinan.
" Oh.. tuan."lirih nya lagi
Abhi mengentikannya lalu menatap wajah Kinan seperkian detik kemudian ia kembali menyambar bibir sanum itu dengan sangat bergairah.
Kali ini entah disadari atau tidak oleh Kinan dirinya pun membalas pagutan Abhi, tangannya pun melingkar indah di leher Abhi, dengan bibir masih menyatuh Abhi mencoba turun dari ranjang lalu mengangkat tubuh Kinan dengan bibur yang masih bermain disana.
Mereka benar-benar sangat mersa masih dalam gendongan Abhi, abhi pun membawa Kinan ke balkon dan ciuman panas itu mereka lanjutkan lagi di balkon kamar itu.
Disaat mereka sedang menikmati tanpa sadar bahwa mereka hanya tuan dan pengasuh,
bunyi ball di apartemen abhi menyadarkan mereka berdua.
Kinan dengan cepat turun dari tubuh abhi.
"Siapa sih?" ucap abhi kesal
"Ale?"
__ADS_1
Bersambung....
Jika perempuan dan laki-laki berdua-duaan tanpa suatu ikatan hubungan makan yang ketiga adalah SETAN 🤣🤣🤣🤭