
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Siang itu Kinan yang berjalan menuju pantry masih kepikiran bagaimana caranya membuat mie goreng yang berbeda seperti moe goreng pada umumnya, sedangkan dirinya sendiri pun tidak tau sama sekali.
"Duh... hari pertama kerja kok gini banget cobaan nya." gumam Kinan menghembuskan nafas panjang.
sepuluh menit kemudian...
Tok... tok... tok...
"Masuk." ucap sang empuhnya dari dalam ruangan tersebut.
"Permisi Tuan, ini pesanan anda semoga anda suka dengan masakan saya."imbuh Kinan dengan senyum sapa nya yang ramah dan baik agar tak membuat kesalahan kembali dan berakibat si raja marah besar.
"Cepat cobain masakan kamu ini." perintah Abhi tiba-tiba membuat Kinan kaget,
"Loh kok saya Tuan? bukan nya anda tadi mau memakan nya?" tanya Kinan
"Saya tidak mau diracuni ya, jadi kalau ada racun kamu orang pertama yang memakan nya." ucap Abhi dengan wajah dingin nya.
"Cihh... negeri ini punya hukum Tuan sombong, mana berani orang seperti saya mau meracuni anda, mau pake apa saya melawan anda nanti nya." batin Kinan mendengus kesal karna merasa dirinya ter fitnah begitu saja.
"Baiklah tuan." Kinan pun berjalan ke arah meja dimana Abhi sedang duduk santai di sofa yang ada diruangan itu, lalu Kinan pun menyendokan satu sendok mie ke dalam mulut nya dan....
"Ehhmmm..... enak kok tuan, boleh saya tambah satu sendok lagi?" ucap Kinan meminta
"Jangan ngelunjak ya, tidak boleh." ketus Abhi
__ADS_1
"Lagian saya hanya menyuruh mu mencicipi nya agar saya tau makanan ini ada racun nya atau tidak, bawa kemari sendok nya." ucap Abhi lagi dengan wajah dingin nya sedingin es batu.
"Ya ya baiklah Tuan Muda pelit." gumam Kinan pelan dan ternyata Abhi masih bisa mendengar nya.
"Apa kau bilang?" sorot mata tajam Abhi langsung ke arah Kinan
"Tidak ada Tuan, saya hanya heran saja melihat asisten Jack berdiri terus dari tadi, apa kakinya tidak pegal begitu terus Tuan Jack?" ucap Kinan langsung mengalihkan pembicaraan nya.
Jack yang merasa di bawa-bawa namanya oleh gadis bernama Kinan itu hanya bisa menatap tajam wanita itu .
"Maaf." ujar Kinan pelan menatap Jack, namun tanpa mereka berdua sadari Abhi begitu lahap makan mie buatan gadis itu, entahlah antara enak dan lapar hanya dia yang memakan nya lah yang tau.
**********
"Dimana Tuan Muda?"tanya wanita berparas cantik, anggun dan sexy itu, Alesya Cesaro wanita berusia dua puluh enam tahun itu adalah pacar dari Abhimana Ceo muda diperusahaan Aditama Group tersebut. Alesya pemilik butik ternama di kota besar ituitu, berpacaran dengan Abhi pun sudah menjalani dua tahun lamanya namun belum ada kepastian alias di gantung oleh Abhi, jangan berharap akan pernikahan jika pacaran pun seperti itu.
"Tuan Muda ada di ruangannya, Nona." ucap Kania sang sekretaris Ceo tersebut.
"Nenek lampir pake datang juga." batin Kania tidak menyukai Alesya pacar selingan Tuan Muda Abimana itu.
Alesya pun langsung pergi berjalan menuju ruangan Abhi tanpa menghiraukan ucapan Kania, "Dasar Nenek lampir, bukan nya ucapkan terimakasih malah main nyelonong aja."umpst Kania kepada wanita bernama Alesya tersebut.
" Honey... lagi apa?"belum masuk ruangan Abhi suara alesya begitu kedengeran sampai kedalam dimana Abhi, Kinan dan Jack berada.
Ketiga orang didalam ruangan tersebut pun langsung mencari tau siapa yang datang, Kinan sempat terpesona akan penampilan wanita yang masuk kedalam ruangan CEO tersebut. wanita cantik sexy bak model terkenal, itulah yang di gambarkan Kinan saat ini akan alesya.
"Ale"ucap Abhi yang kedatangan kekasihnya tersebut, hanya Abhi lah yang memanggil wanita nya itu dengan sebutan Ale.
Alesya pun langsung berlarian memeluk dan menciumi pipi Abhi tanpa menghiraukan orang disekitarnya itu, Jack yang bertahun-tahun bersama dengan tuan nya itu sudah terbiasa akan hal seperti itu, Jack selalu memasang eajah bodoh amat dan buta akan apa yang dia lihat. Namun berbeda dngan Kinan, gadis itu baru perama kali melihat secara live dua manusia yang berbeda jenis saling berpelukan dan cium-ciuman walaupun hanya dipipi. Kaget itulah yang dirasakan gadis bernama Kinan itu saat ini.
__ADS_1
"Apa apaan ini, mengotori mata ku saja." batin Kinan mendengus kesal
Jack yang menyadari kedatangan kekasih tuan nya itu langsung membawa Kinan pergi dan meninggalkan tempat itu, Kinan yang ditarik tangan nya oleh asisten Jack langsung melepaskan tangannya dan protes.
"Lepasin asisten tembok, Kinan punya tangan, kaki dan mata sendiri kok untuk jalan. jangan dipegang emangnya kita mau nyeberang?" ucap Kinan kepada Jack dan Jack pun langsung melepaskan pegangan nyanya dan langsung pergi meninggalkan gadis itu.
"Apa-apa tuan asisten tembok itu? bukan nya minta maaf, malah main nyelonong pergi aja.Cih... nggak bos nggak asisten sama saja nyebelin dan ga punya sopan dan santun. "gerutuk Kinan dan ternyata dideengar oleh sahabat nya Rara.
"Ada apa Kin? dari tadi aku lihat sepanjang jalan kamu ngomel aja terus, ada apa? jangan bilang ke sambet."tanya Rara sambil terkekeh.
" sembarangan kamu kalau ngomng, aku tu lagi kesel, apes tau."ucap Kinan menghela nafas panjang nya.
"Sabar."
******
"Honey.. kamu udah makan?" tanya Alesya karna melihat ada piring bekas makanan diatas meja Abhi
"Udah, Ale."jawab Abhi dengan suara lembutnya.
" Padahal aku mau ajak kamu makan siang, "ucap alesya manja didalam pelukan Abhimana.
"Baiklah aku temani kamu makan aja gimana?" ajak Abhi tak ingin membuat kekasihnya itu bersedih karna dirinya pun sudah makan.
"Beneran, Honey?" tanya Alesya dengan wajah bahagia nya
"Hemmm... "Abhi berdehem lalu berdiri untuk mengajak pacar nya makan di restoran langganan mereka.
Bersambung....
__ADS_1