Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
berusaha


__ADS_3

***


" Tante aku pulang dulu."


" kamu bisa Antar Tante sampai kamar? kepala Tante masih pusing soalnya."


..." cinta sedikit ragu untuk masuk ke rumah Bryan karena dia takut bertemu Bryan nanti."...


" tapi Tan."


" yasudah kalau kamu gak mau."


" baik akan aku antar sampai kamar Tante."


..." akhirnya cinta mengantarkan mamanya Bryan sampai kamar."...


" makasih kamu sudah baik sekali mau mengantarkan Tante pulang."


" iya sama-sama Tan."


..." saat cinta tengah berbicara dengan mamanya Bryan tiba tiba handphone cinta berdering."...


" Tante aku angkat telpon bentar."


" iya."


" hello."


" sayang kamu dimana?."


" aku lagi di rumah teman."


" aku kangen aku jemput ya?."


" gak usah aku bentar lagi pulang."


" kita ketemu di kafe biasa ya?."


" iya."


" i love you."


" iya."

__ADS_1


" kok iya?."


" i love you too."


..." dari jauh Bryan melihat dan mendengar semua yang cinta lakukan ada rasa cemburu yang Bryan rasakan sekarang, saat cinta selesai bicara di telepon dan ingin kembali ke kamar mamanya Bryan untuk pamitan pulang cinta di kejutkan dengan adanya Bryan yang sudah ada di dekatnya tapi cinta se olah olah tak mengenal Bryan dan ingin berlalu pergi."...


..." tapi dengan cepat Bryan menggenggam tangannya cinta berusaha melepaskan tangannya tapi tetap tak bisa."...


" lepas sakit."


" kamu gak mau menjelaskan sesuatu sama aku?."


" menjelaskan apa?."


" yakin kamu gak tahu?."


" aku benar benar gak ngerti kamu bicara apa."


" apa waktu di diskotik kita bertemu?."


" aku gak pernah ketempat seperti itu."


" kamu yakin?."


" iya."


" tapi aku seperti melihat kamu disana."


" mungkin itu perasaan kak bryan saja."


" kalian sudah bertemu?."


" Tante sudah baikan?."


" iya tadi habis minum obat Tante sudah baikan."


" Tan aku pulang dulu."


" biar di antar Bryan ya? tadi kan kamu kesini pakai mobil Tante?."


" aku akan naik taksi saja Tan permisi."


" cinta Tante mohon biar Bryan antar kamu pulang Tante merasa tidak enak kalau kamu harus naik taksi."

__ADS_1


" kalau dia gak mau gak usah di paksa ma Bryan juga belum setuju mau atau gak ngater dia pulang."


" cinta mau kok iya kan cinta?."


..." akhirnya dengan terpaksa cinta menerima permintaan mamanya Bryan."...


" baik Tan aku mau."


..." mamanya Bryan tersenyum saat cinta setuju dengan permintaan nya."...


***


..." cinta hanya diam di dalam perjalanan dia bingung harus bicara apa dengan Bryan padahal mereka kenal sudah cukup lama tapi sekarang rasanya seperti orang asing yang pertama kali bertemu saat cinta tengah melihat lihat sekitar mobil bryan cinta begitu terkejut saat melihat kalungnya yang hilang ada di mobil Bryan."...


" kenapa? kamu kenal kalung itu?."


" gak."


" aku menemukan kalung itu di hotel di mana malam itu aku tengah mabuk dan di tolong orang yang aku sama sekali tidak ingat."


" jadi kalung itu jatuh saat di hotel? cinta kenapa kamu bisa bodoh banget."


" aku yakin ini punya orang yang sudah menolong aku."


" kenapa gak di buang saja? belum tentu juga kalian akan bertemu lagi."


" aku yakin dia pasti sedang mencari kalung ini karena kalung ini sepertinya sangat berharga buat dia."


..." kalung itu memang berharga sekali buat cinta kalung itu hadiah ulang tahun dari ke dua orang tuanya pasti kalau orang tuanya tahu kalung itu hilang pasti mereka akan kecewa."...


" NADA? aku sempat berpikir kalung ini punya kamu tapi sepertinya tidak mungkinkan?."


" aku tidak suka pakai kalung."


" Oya kenapa?."


" aku gak perlu jawab pertanyaan kak Bryan kan? apa alasan aku gak suka pakai kalung."


" benar juga sih tapi kenapa aku merasa kamu salah tingkah sekarang?."


" kenapa aku harus salah tingkah?."


" biasanya orang yang salah tingkah itu orang yang ketahuan bohong atau kalau gak orang yang sedang berada di dekat orang yang dia suka."

__ADS_1


" turunin aku di depan pacar aku akan jemput aku di sana."


..." Bryan tidak menghiraukan permintaan cinta dia masih tetap melajukan mobilnya."...


__ADS_2