
***
" sayang maaf telat."
" gak apa-apa."
" udah lama?."
" lumayan kamu mau pesan apa?."
" terserah kamu."
" bentar aku pesenin."
" sayang aku ke toilet bentar."
" Jangan lama lama."
" ok."
***
..." saat Maudy sedang di toilet dia tidak sengaja bertemu dengan Axel."...
" Maudy."
..." Axel langsung memeluk Maudy tidak perduli Maudy memberontak."...
" aku kangen sama kamu."
" kak lepas."
..." saat maudy dan Axel berpelukan dewa pacar Maudy datang."...
" sayang."
..." reflek Axel melepaskan pelukannya."...
" dia siapa?."
" ini kak Axel kakak aku."
" jadi kamu punya saudara? kenalin dewa pacar Maudy."
" Axel."
..." Axel benar benar kecewa saat mengetahui maudy sudah punya pacar padahal sampai detik ini dia belum bisa melupakan maudy tapi Maudy dengan mudahnya melupakan dia."...
" kak aku duluan."
" apa boleh aku minta nomor kamu? mama kangen sama kamu dan ingin bertemu."
..." sebenarnya maudy tidak mau memberikan nomornya pada Axel tapi kalau Maudy melakukan itu dewa akan curiga."...
__ADS_1
" sebentar."
***
" hello ini siapa?."
" hai kenalin aku Bryan."
..." cinta begitu terkejut saat suara di seberang telepon menyebutkan namanya."...
" maaf aku tidak punya teman bernama Bryan sepertinya kamu salah nomor."
..." cinta hendak menutup teleponnya tapi suara diseberang memanggilnya lagi."...
" tunggu jangan matikan teleponnya."
" kenapa?."
" aku dapat nomor kamu dari temen kamu Nadia aku sahabat suami Nadia."
" terus?."
" aku cuma mau kenal sama kamu."
" tapi maaf aku gak bisa."
..." cinta menutup begitu saja telponnya dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi Bryan haruskah dia benci atau baik sama Bryan."...
***
" kenapa kamu kasih nomor aku sama cowok asing?."
" maaf aku tahu kamu gak bakal suka."
" terus kenapa kamu lakukan?."
" karena dia maksa."
" gimana kalau dia orang jahat?."
" itu gak mungkin ta orang ganteng kayak gitu gak ada tampang jahat jahatnya."
" emang bisa seperti itu?."
" gak juga sih, ya aku minta maaf sekali lagi."
" buat apa?."
" dia juga minta alamat kampus kamu dan sekarang dia ada disini."
" apa?."
..." cinta menoleh tepat dimana arah pandang sahabatnya nadia dan betapa terkejutnya cinta saat melihat Bryan ada di depannya sekarang."...
__ADS_1
" kamu."
" maaf."
..." cinta pergi begitu saja dia tidak memperdulikan Nadia dan Bryan yang masih disana."...
***
" ternyata benar kamu begitu dingin sama orang apa lagi orang yang baru kamu kenal."
" kenapa kamu ngikutin aku?."
" aku cuma mau berteman sama kamu."
" tapi aku gak mau berteman sama kamu."
" kenapa?."
" karena aku gak kenal sama kamu jadi buat apa aku berteman sama kamu."
" makanya kita kenalan biar kamu kenal siapa aku."
" kamu keras kepala."
..." saat cinta hendak pergi lagi bryan memegang tangannya dan itu berhasil membuat cinta terkejut."...
" lepaskan tangan kamu?."
" kamu juga keras kepala."
" aku bilang lepaskan tangan kamu."
" aku cuma mau berteman sama kamu."
" tapi aku gak mau."
" kenapa? kasih aku alasan."
" aku tak perlu memberikan alasan untuk tidak mau berteman sama kamu."
" kalau kamu tidak mau memberikan alasan aku akan selalu mengganggu kamu."
" terserah."
" aku paling tidak suka di tolak dan kamu orang pertama yang nolak aku."
" terus kenapa? kalau aku orang pertama yang nolak kamu?."
" jangan salahkan aku kalau aku melakukan sesuatu yang tidak kamu suka."
" seperti apa? kamu mau nge bully aku? aku sama sekali tidak takut."
..." cinta masih sangat ingat saat dulu bryan membully nya bahkan dia selalu mencium paksa dia sampai sekarang cinta masih tidak tahu Kenapa bryan melakukan semua itu."...
__ADS_1