
***
" Axel akhirnya kamu datang."
..." ada sorot tidak suka dari Raka saat melihat Axel datang menemui Aurel."...
" gimana keadaan kamu? bayi kamu gimana?."
" aku gak apa-apa pasti calon anak kita bahagia sekali punya papa yang begitu perhatian seperti kamu."
..." Axel begitu terkejut saat Aurel bicara seperti itu tapi kemudian dia paham pasti Aurel sengaja bicara seperti itu karena ada Raka disini."...
" kalau kak Raka masih tidak percaya kalau bayi yang aku kandung adalah anak kak Axel sekarang kak Raka bisa tanya sendiri sama dia agar kak Raka percaya."
" aku gak perlu tanyakan semua itu sama dia karena aku lebih percaya instingku dan aku yakin kalau itu adalah anaku."
" mau kamu sebenarnya apa sih? dulu kamu menceraikan dia karena kamu mencintai perempuan lain dan sekarang setelah dia bisa bahagia dengan laki laki lain kamu sepertinya tidak suka."
" karena secara hukum dia masih istri aku."
__ADS_1
" sejak kapan kamu menganggap Aurel istri kamu? bukanya selama ini hati dan pikiran kamu cuma untuk perempuan itu? apa kamu sadar kamu sudah begitu dalam melukai hati Aurel."
" aku tahu aku salah karena itu aku ingin memperbaiki semua."
" setelah kamu tahu Aurel hamil sekarang kamu baru sadar dan ingin memperbaiki hubungan kalian?."
..." Axel tersenyum kecut dia tidak habis pikir dengan laki laki di depannya ini bisa bisanya dia bertingkah seperti ini setelah apa yang dia lakukan sama Aurel selama ini."...
" kamu orang luar jadi gak usah ikut campur apa lagi mendekati Aurel ngerti?."
" kamu bisa dekat dengan perempuan lain padahal kamu berstatus suami orang sedangkan aurel tidak kamu izinkan dekat dengan laki laki lain egois sekali kamu?."
" sudah cukup aku mau pulang."
... " Axel menggandeng Aurel dengan mesra dia sengaja melakukan semua itu agar Raka cemburu melihatnya tapi ternyata buka hanya Raka yang cemburu tapi Maudy juga cemburu karena dari jauh Maudy melihat semuanya."...
... " hati Maudy hancur melihat Axel begitu mesra dengan Aurel dia sudah benar benar tidak tahan dengan pernikahan ini pernikahan yang seharusnya tidak pernah ada."...
***
__ADS_1
" makasih ya kamu sudah mau pura pura jadi ayah dari bayi yang aku kandung?."
" seperti dia cemburu melihat kita dekat."
" itu tidak mungkin perempuan yang dia cintai bukan aku, aku kira dia mencintaiku karena selama pernikahan kita dia begitu baik dia suami yang begitu sempurna buat aku tapi ternyata aku salah semua yang dia tunjukkan selama ini hanyalah kebohongan dia tidak pernah mencintaiku dia mencintai perempuan lain jujur saja karena kejadian ini aku sulit buat percaya sama dia."
" udah gak usah nangis kasian bayi yang ada di dalam kandungan kamu."
" makasih ya xel kamu selalu ada saat aku butuh padahal kamu sendiri juga punya masalah."
" kata siapa aku punya masalah? pernikahan aku baik baik saja jadi kamu gak usah kuatir."
" apa Maudy masih salah faham tentang hubungan kita?."
" iya."
" sebaiknya kamu jujur sama dia agar dia tidak salah faham terus."
" biar dia tahu dengan sendirinya aku mau dia sadar kalau aku begitu mencintai dia."
__ADS_1
" tapi."
" kalau aku kasih tahu dia pasti dia akan malu dan mungkin dia akan merasa begitu bodoh jadi biarkan semua seperti ini yang penting dia masih di sisiku itu sudah lebih dari cukup."