
***
..." Maudy perlahan mencium bibir merah axel dan jantungnya berdetak begitu cepat saat Axel membalas ciumannya, tangan axel mulai aktif ke bagian sensitif Maudy dan itu berhasil membuat Maudy tidak bisa mengendalikan pikirannya dan juga tubuhnya."...
..." cukup lama Axel dan Maudy memadu cinta hingga sampai dimana mereka cukup kelelahan dan mengakhirinya dengan kepuasan."...
" makasih karena kamu sudah berhasil membuat aku begitu bahagia malam ini."
" aku harap setelah ini kak Axel akan menepati janji kakak untuk menceraikan aku."
" aku gak pernah bilang untuk menceraikan kamu."
" kak."
" aku cuma bilang aku minta hak aku sebagai seorang suami."
..." Maudy begitu kesal karena merasa Axel membohongi dirinya dan Maudy berniat untuk pergi dari kamar itu."...
" yakin kamu mau keluar dari kamar dengan keadaan seperti itu?."
" minggir."
..." Axel bukanya minggir tapi dia semakin mendekati Maudy dan itu berhasil membuat Maudy sangat marah."...
" jangan sampai aku berbuat sesuatu yang akan kak Axel sesali seumur hidup."
" aku dan Aurel tidak pernah menikah."
..." Maudy begitu terkejut dengan apa yang Axel katakan."...
__ADS_1
" aku gak perduli dengan semua itu."
" itu kan yang membuat kamu seperti ini? aku dan Aurel hanya sebatas sahabat."
" sahabat tapi bisa hamil."
" Aurel memang hamil tapi dengan suaminya dan itu bukan aku."
" terus kak Axel mau aku percaya?."
" cuma kamu istri aku satu satunya dan cuma kamu perempuan yang aku cinta."
..." Axel tahu Maudy tidak akan percaya begitu saja dengan apa yang dia katakan tapi yang jelas sekarang dia sudah begitu lega karena mengatakan semua kepada Maudy agar Maudy tidak salah faham lagi tentang hubungan dirinya dan Aurel."...
" aku tahu kamu gak akan percaya begitu saja tapi aku jujur dengan apa yang aku katakan sama kamu."
" bisa bisanya dia pergi begitu saja tanpa memakai pakaiannya? bukanya tapi dia yang Negor aku saat aku hendak pergi dengan keadaan seperti ini."
***
..." Axel tersenyum senyum di kamarnya dia yakin Maudy sekarang pasti sangat galau memikirkan apa yang Axel katakan tadi Axel sendiri sudah tidak sabar menunggu dimana Maudy benar benar menjadi istrinya yang seutuhnya apa lagi setelah kejadian semalam rasanya Axel ingin melakukannya terus menerus."...
" sepertinya aku sudah benar benar gila karena jatuh cinta dengan Maudy."
***
" Maudy fokus kamu harus kerja hilangkan semua tentang kak Axel di pikiran kamu."
" Dy kamu kenapa?."
__ADS_1
" gak mungkin aku kurang tidur jadi badanku rasanya gak enak."
" kamu sakit?."
" bukan sakit cuma kurang tidur saja."
" Maudy."
" kak Aurel."
" bisa bicara sebentar?."
"Ky aku tinggal dulu."
" ok."
***
" kak Aurel tahu dari kak Axel kalau aku bekerja di sini?."
" tidak aku tahu sendiri Dy sebelumnya aku minta maaf karena hubungan kamu sama Axel tidak baik."
" aku gak ngerti kak Aurel bicara apa."
" Axel itu laki laki yang baik kamu beruntung bisa dapat cintanya Axel aku benar-benar iri."
" aku masih gak ngerti apa yang kak Aurel bicarakan."
" aku dan Axel tidak punya hubungan apapun aku hamil dengan suami aku dan itu bukan Axel jadi aku mohon perbaiki hubungan kalian karena aku tahu kalian saling mencintai."
__ADS_1