
***
..." cinta masih tidak percaya dengan apa yang terjadi dia fikir bryan laki laki yang baik yang beneran tulus cinta dengan dirinya tapi ternyata dia salah bryan ternyata sama saja dengan laki laki lain brengsek yang hanya mempermainkan hati perempuan."...
" sayang kamu kenapa?."
" cinta gak apa apa ma."
" kita turun yuk buat makan?."
" tapi cinta ganti baju dulu."
" yaudah mama tunggu di bawah."
..." saat cinta hendak mandi tiba tiba handphone-nya berdering dan terlihat nama Bryan di handphone cinta jujur cinta malas untuk menjawab telpon itu."...
***
" kenapa telpon aku gak kamu angkat?."
..." Bryan benar benar frustasi karena dari tadi dia telpon cinta tapi tak ada jawaban dari cinta."...
" mas ini kopinya."
" makasih bi ."
..." bi ani dapat melihat majikannya begitu frustasi karena terlihat jelas majikannya sedang sibuk menelpon seseorang tapi tak di angkat."...
" mas ada yang mau bibi sampaikan."
" nanti saja bi, Bryan masih pusing lebih baik bibi keluar."
" tadi ada perempuan datang kesini mencari mas Bryan."
..." Bryan yang dari tadi sibuk menelpon seketika menoleh ke arah bi Ani."...
" dia kasih tahu siapa namanya?."
" namanya cinta."
" terus bibi bilang apa?."
" bibi bilang mas Bryan gak bisa ditemuin karena mas Bryan sedang lamaran."
__ADS_1
" kenapa bibi bilang seperti itu?."
..." Bryan bingung sekarang apa yang akan dia katakan pada cinta, Bryan yakin cinta pasti kecewa dan marah sekali pada dirinya makanya dari tadi dia telpon tapi gak di angkat."...
***
" non diluar ada yang nyariin."
" siapa?."
" katanya temennya non cinta."
" dia gak kasih tahu siapa namanya?."
" gak non."
..." cinta berjalan keluar dimana ada seseorang yang sedang menunggunya disana dan saat cinta sampai di pintu rumah dia terkejut karena ada bryan disana."...
" bi sini bilang sama tamu di depan kalau aku gak dirumah."
" tapi tadi bibi sudah bilang kalau non cinta ada dirumah."
" bilang saja bibi lupa kalau aku tadi keluar rumah."
" bibi bohongkan? aku tahu dia ada didalam, bibi boleh pergi aku akan tetap disini sampai dia mau keluar."
" Non dia gak percaya kalau non keluar rumah dan katanya dia akan diluar sampai non cinta mau temuin dia."
" udah bi biarkan saja nanti juga dia pergi sendiri."
..." sudah hampir 5 jam Bryan berdiri di depan rumah cinta dan tak terasa sore berganti dengan malam."...
" kamu siapa?."
" saya Bryan Tante temenya cinta."
" kenapa di luar ayo masuk."
" gak usah Tante aku nunggu disini saja."
" memang cinta gak ada di dalam?."
" ada tapi dia gak mau keluar Tan."
__ADS_1
" kamu masuk saja ke dalam Tante akan panggilkan cinta."
" makasih Tan aku nunggu disini saja."
***
" sayang bangun."
" mama sudah pulang."
" ada temen kamu diluar kenapa kamu biarkan?."
" dia masih diluar? biarkan saja ma."
" sayang kasian dia."
" kenapa harus kasian sama dia sedang dia gak pernah kasian sama cinta."
" kalian lagi berantem?."
" gak kok."
" kalau ada masalah di selesaikan baik baik jangan seperti ini karena ini gak akan menyelesaikan masalah."
" udah ma aku gak mau bahas dia."
" kamu suka sama dia?."
" gak."
" mama tahu kamu bohong."
" ma."
" kasian dia."
" tadi aku sudah minta bibi buat minta dia pulang tapi dia gak mau."
" cerita sama mama apa yang membuat kamu gak mau temui dia?."
" Buat apa aku temui tunangan orang ma? dia itu jahat sama cinta ma dia cuma mempermainkan perasaan cinta ma."
..." cinta menangis mengingat semua, mengingat bagaimana dia bisa begitu bodohnya percaya sama Bryan."...
__ADS_1