Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
cemburu


__ADS_3

***


" lain kali kalau kamu mau apapun bilang saja sama kakak gak usah bilang sama orang lain apa lagi mang Udin berasa mang Udin saja papanya."


" aku cuma gak mau ngerepotin kak Axel."


" kamu gak mau ngerepotin aku yang jelas-jelas papa dari anak yang kamu kandung tapi kamu ngerepotin mang udin yang bukan siapa-siapa nya."


" maaf."


" lain kali jangan diulangi lagi."


" mas Axel ada tamu yang nyariin."


" siapa by?."


" katanya tunangan mas Axel."


" Aurel yaudah by tolong suruh masuk sekalian buatin minum."


" baik mas."


" kamu mau kemana? mangga kamu saja belum kamu sentuh sama sekali?."


" aku gak mau ganggu kalian berdua."


" berasa kamu gak kenal saja sama Aurel, kalian kan saling kenal jadi sapa dia dulu."


" sayang aku kesini karena dari tadi malam telpon kamu tapi gak kamu angkat."


" maaf aku sibuk."


" hai Dy."


" kak."


" ada mangga muda kamu lagi ngidam?."


" gak juga kak, kak Aurel mau?."


" boleh."


... " Aurel mencicipi mangga muda yang ada di depannya dan ternyata rasanya sangat asam."...

__ADS_1


" Dy ini asam sekali."


" serius kak? aku sendiri belum mencobanya."


" apa?."


" kamu bawa apa?."


" ini aku bawa kue buatan aku sendiri buat tunangan aku kamu coba ya?."


" aku sudah makan kue tadi Maudy juga buat."


" tapi ini beda sayang karena ini aku buat dengan perasaan cinta."


... " Aurel menyuapi Axel didepan Maudy dan itu berhasil membuat Maudy kesal."...


" gimana?."


" enak."


" kamu makan lagi ya?."


" aku makan sendiri saja."


" gak boleh aku mau suapin kamu."


" kenapa kamu malu sama Maudy? dia kan adek kamu kenapa harus malu? iyakan Dy?."


" iya."


" sayang makan kamu belepotan kayak anak kecil saja."


... " Aurel membersihkan kue yang belepotan di sekitar bibir Axel dan itu membuat Axel merasa tidak enak sama Maudy."...


" aku masuk kamar dulu."


" jangan pergi?."


" sayang sudah biarkan Maudy masuk pasti dia kecapean karena lagi hamil, kamu makan lagi ya?."


" aku sudah kenyang."


" dikit lagi abis."

__ADS_1


" aku bilang aku sudah kenyang."


... " betapa terkejutnya Aurel saat Axel bilang seperti itu dengan nada tinggi."...


" maaf aku gak bermaksud bentak kamu."


" aku gak apa-apa cuma sedikit terkejut."


" mas Axel ini minumannya."


" makasih by."


***


... " Maudy masuk kamar dengan perasaan hancur dia berpikir apa mungkin ini hormon karena hamil jadi dia sedikit sedikit kesal saat Axel bersama perempuan lain, mungkin anak dalam kandungannya tidak rela kalau papanya dekat dengan orang lain."...


" Maudy kamu gak boleh nangis mereka pasangan wajar saja kalau mereka mesra mesrahan."


... " tiba tiba Maudy merasakan perutnya begitu sakit."...


" kenapa perutku sakit sekali? darah."


... " betapa terkejutnya Maudy melihat darah keluar dari kakinya."...


" aku harus gimana? by darmi tolong."


... " Maudy memanggil manggil by darmi untuk meminta pertolongan karena Maudy benar benar takut bila terjadi sesuatu dengan kandungannya."...


" non Maudy."


" By tolong perutku sakit."


" non darah kita harus kerumah sakit secepatnya."


" by sakit."


" non Maudy tunggu disini by darmi minta bantuan mas Axel dulu."


***


" mas non Maudy."


" Maudy kenapa by?."

__ADS_1


" sepertinya non Maudy pendarahan mas sekarang dia kesakitan di kamar."


... " Axel Langsung lari saat tahu Maudy pendarahan dia takut terjadi apa-apa dengan calon anaknya, Aurel juga berlari mengikuti Axel dari belakang dia cuma berharap Maudy dan anaknya baik baik saja."...


__ADS_2