Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
ini kah cinta?


__ADS_3

***


" kak Axel cemburu?."


" maksud kamu apa?."


" karena kak Maudy Deket sama cowok."


" Maudy itu adek aku sama seperti kamu jadi mana mungkin aku cemburu."


" beda kak aku adek kandung kakak tapi kak Maudy adek angkat kakak kalian tidak ada hubungan darah sama sekali."


" tapi aku sudah anggap dia seperti adek kandung aku sendiri, karena itu aku gak mau dia salah pilih teman."


" tapi kenapa aku merasa kak Axel memiliki rasa buat kak Maudy."


" udah deh gak usah ngaco."


" kak kenapa kita belok?."


" aku mau ajak kamu jalan jalan ke mall."


" mau ngapain? aku lagi gak mau ke mall."


" ini perintah mama."


" emang mama bilang apa?."


" udah gak usah bawel."


***


" kak kenapa kita beli pakaian sebanyak ini?."

__ADS_1


" karena pakaian yang kamu pakai udah gak pantas untuk dipakai lagi jadi mama minta aku buat anterin kamu belanja pakaian."


" gak pantas gimana?."


" udah sekarang kamu pilih baju yang kamu suka kalau kamu gak mau kakak yang akan pilihkan bajunya."


" aku gak yakin dengan pilihan kakak."


" jadi kamu meremehkan kakak?."


" iya."


" yaudah kalau begitu kamu pilih sendiri pakai yang kamu suka."


" karena kak Axel maksa jangan salahkan aku kalau aku ambil semua pakaian yang ada ditoko ini."


" ambil saja kalau kamu bisa membawa pulangnya."


" dasar."


***


..." Axel mondar mandir melihat depan rumah dia kepikiran Maudy karena sudah malam tapi belum pulang dan ditelpon gak diangkat ini kali pertama Axel begitu mencemaskan Maudy, Axel berniat menunggu dikamar Maudy entah mengapa dia ingin masuk dikamar adeknya."...


..." axel memperhatikan kamar Maudy dia melihat sekeliling sampai mata Axel tertuju pada sebuah buku diary."...


" jaman sekarang masih ada buku diary? dasar."


..." Axel tiba-tiba begitu penasaran dengan isih di dalam buku itu perlahan dia membuka diary itu dan betapa terkejutnya Axel saat dia tahu kalau selama ini Maudy mencintainya, Axel membaca semua isi dari buku diary itu, ada penyesalan yang Axel rasakan karena selama Maudy menjadi adeknya dia sama sekali tidak perduli dengan keberadaan Maudy selama ini. saat Axel sibuk dengan lamunannya pintu terbuka dan orang yang dari tadi dia tunggu akhirnya pulang."...


" kamu sudah pulang?."


..." Maudy tidak menjawab pertanyaan Axel karena dia masih terkejut saat tahu Axel ada di kamarnya."...

__ADS_1


" ngapain kak Axel disini?."


..." Maudy dapat melihat dengan jelas kalau Axel tengah memegang buku diary nya sekarang Maudy benar benar bingung."...


" sejak kapan?."


" maksud kak Axel apa?."


" sejak pertama kita bertemu? sejak pertama kali kamu datang kerumah ini?."


" sebaiknya kak Axel keluar aku capek mau istirahat."


" maaf karena selama ini tidak menganggap dirimu ada."


" aku gak mau bahas masalah ini sebaiknya kak Axel pergi."


" Dy."


..." Axel hendak memegang tangan Maudy dan reflek Maudy menarik tangannya."...


" makasih karena sudah mencintaiku selama ini."


" kalau gak Axel gak mau keluar biar aku yang keluar."


..." saat Maudy ingin keluar kamar Axel mengunci kamar nya."...


" mau kak Axel apa? kembalikan kuncinya."


" gak."


" sini balikin."


..." dan terjadilah perebutan kunci kamar dan itu berhasil membuat mereka semakin dekat posisinya dan tanpa sadar mereka saling bertatapan itu berhasil membuat jantung Maudy tidak karuan begitu halnya juga Axel dia sendiri bingung kenapa jantungnya berdetak begitu kencang sekarang."...

__ADS_1


__ADS_2