
***
" hallo."
" apa kabar?.
..." Maudy tahu siapa pemilik suara di seberang, orang yang 4 tahun ini berusaha dia lupakan."...
" baik."
" jadi selama ini kamu berada di Semarang?."
" iya."
" pantas saja aku gak bisa menemukanmu."
" bagaimana kabar papa dan mama?."
" mereka baik mereka sangat merindukanmu."
" cinta bagaimana kabarnya?."
" dia juga baik sekarang dia juga bantu bantu mengurus kafe, kamu tidak tanya bagaimana kabarku?."
" kabar kak Axel bagaimana?."
" aku sedang tidak baik-baik saja karena orang yang selama ini aku rindukan sudah mempunyai pasangan."
" bagaimana kabar kak Aurel?."
" dia baik dia juga sudah punya anak."
" aku seneng dengernya karena kak Aurel sudah memiliki anak."
..." kenapa hati Maudy masih merasa sakit saat tahu Aurel sudah memiliki anak dari Axel, andai dulu dia tidak keguguran mungkin sekarang anak dia sudah besar."...
" kak sudah dulu ya aku mau tidur sudah malam."
" iya selamat malam."
..." walaupun sekarang Maudy sudah memiliki dewa tapi entah mengapa dia belum bisa melupakan Axel di dalam hatinya mungkin karena Axel cinta pertamanya jadi Maudy sulit untuk melupakan Axel."...
***
" lagi ngapain disini?."
" menurut kamu?."
" lagi nungguin pacar/gebetan."
__ADS_1
" aku lagi nungguin teman baru aku."
" kenapa?."
" karena aku mau ajak dia jalan."
" mau jalan kemana?."
" kemana saja yang penting kamu suka."
" tapi aku harus ke kafe."
" gimana kalau libur dulu kerjanya?."
" bisa dipertimbangkan."
***
" kamu gak takut?."
" gak."
" bukanya biasanya cewek itu takut kalau di ajak nonton film horor mereka sukanya film yang romantis."
" aku malah gak suka film romantis."
" kenapa?."
..." Bryan tertawa mendengar jawaban cinta yang menurutnya sangat lucu."...
" apa yang kamu tertawakan?."
" gak ada."
" gak ada tapi kamu tertawa."
***
" ternyata kamu makanya banyak ya? gak takut gendut?."
" gak karena aku gak ada keturunan gendut jadi sebanyak apa aku makan aku gak bakal gendut."
" yakin sekali lihat ini pipi kamu seperti bakpao."
..." Bryan mencubit pipi cinta menunjukan kalau pipi cinta gembul seperti bakpao."...
" mana ada."
..." cinta mencari kaca dan memperhatikan pipinya apa benar yang dibilang Bryan kalau sekarang dia jadi gemukan."...
__ADS_1
" mana gak kok, kamu ngerjain aku?."
... " Bryan tertawa melihat tingkah cinta."...
" katanya gak takut gemuk?."
" menyebalkan."
" ntah mengapa aku suka melihat kamu marah marah menurut aku itu sangat menggemaskan."
... " Bryan berhenti bicara dia jadi teringat dengan nada kenapa mereka begitu mirip semuanya sangat mirip Bryan berpikir apa mungkin mereka itu kembar? atau cinta itu memang nada."...
" kenapa? ada masalah?."
" aku merasa kamu itu nada."
... " cinta jadi salah tingkah saat tahu Bryan mulai curiga kalau cinta dan nada itu orang yang sama."...
" kamu ngaco aku gak kenal siapa itu nada mungkin saja memang wajah kita mirip."
" mungkin juga."
" setelah ini kita mau kemana?."
" aku pengen ajak kamu ke pasar malam."
" kamu suka ke pasar malam?."
"gak juga sih tapi aku ingin saja ajak kamu kesana."
" kenapa aku merasa kita seperti orang yang sedang kencan ya?."
" kamu berpikir begitu?."
" iya."
" ya anggap saja memang kita lagi kencan."
" mana bisa seperti itu."
" memang kamu gak mau punya pacar seperti aku?."
" gak karena biasanya kalau cowok ganteng itu suka mendua dan suka nyakitin perempuan."
" jadi menurut kamu aku ini ganteng?."
" bukan gitu maksud aku."
" jujur saja gak usah bohong?."
__ADS_1
" siapa yang bohong?."
... " cinta salah tingkah saat bryan menggodanya."...