
***
" handphone."
..." nada baru sadar kalau handphone nya gak ada, nada inget tadi dia pingsan direstoran pasti handphone nya jatuh."...
" makasih kak."
" sudah malam aku harus pulang aku kesini cuma mau nganterin handphone kamu yang ketinggalan aku takut itu penting, Oya Tante mungkin mulai besok dan seterusnya nada akan pulang malam karena dia harus bekerja dulu."
..." setelah memberikan handphone nada...
...Axel kemudian pergi Axel sedikit lega karena bisa melihat keadaan nada."...
" malam ini kamu beruntung tapi lain kali kamu melakukan kesalahan mama gak akan ampuni kamu."
" ternyata diam diam kamu licik juga bisa merayu semua laki-laki."
" Chelsea dia bos aku jadi buang fikiran jelek kamu tentang aku."
" kamu fikir aku bodoh."
***
" sayang kamu kenapa?."
" gak apa-apa ma."
" cerita sama mama karena mama tahu ada yang kamu fikirkan."
__ADS_1
" di restoran ada karyawan baru ma namanya nada entah mengapa sejak awal aku ketemu dia ada perasaan aneh yang Axel rasakan, rasanya axel ingin selalu bersamanya dan selalu ingin melindunginya."
" anak mama lagi jatuh cinta?."
" entah ma perasaan apa yang Axel rasakan memang ada ma cinta pada pandangan pertama?."
" ada sayang mama percaya karena dulu papa kamu juga seperti itu."
" tadi Axel melihat dia di sakiti mamanya rasanya hati Axel ikut sakit ma saat melihat dia menangis."
" terus kamu diam saja?."
" untungnya handphone nada ketinggalan ma jadi Axel punya alasan ke sana."
" kalau kamu merasa ingin selalu melindungi dia lakukan apa kata hatimu."
" makasih ma."
***
" kak Axel?."
... " pagi pagi nada di kejutkan dengan kehadiran Axel didepan rumahnya untungnya mama dan Chelsea sudah pergi."...
" hai mau berangkat sekolah?."
" iya kak Axel ngapain kesini?."
" wajah kamu pucat kamu masih sakit?kita periksa ke dokter ya? biar aku anter."
__ADS_1
" aku gak apa-apa kak, sebaiknya kak Axel pulang karena aku mau naik bus saja."
" tolong jangan tolak perhatian aku karena aku gak bisa menutup mata dan tidak perduli melihat kamu terluka dan menderita."
***
" kemarin aku melihat semua saat mama kamu nyakitin kamu."
" mama seperti itu karena aku yang salah."
" kamu masih membela mama kamu padahal jelas-jelas dia udah nyakitin kamu."
" aku sudah terbiasa."
" kenapa kamu bisa bertahan dalam keadaaan seperti itu."
" karena mereka keluarga aku."
" aku ingin lebih dalam mengenal kamu agar aku tahu seperti apa kehidupan kamu."
" hidupku gak ada yang spesial."
" izinkan aku mengisi kehidupanmu agar hidupmu dan keseharian mu menjadi lebih spesial."
" makasih kak Axel udah perduli sama aku tapi lebih baik kak Axel gak usah terlalu dekat sama aku karena aku gak mau gara-gara aku hidup kak Axel ikut menderita."
" jadi kamu mengakui kalau selama ini hidupmu menderita?."
" aku sudah terbiasa menderita kak jadi aku gak takut lagi buat menderita."
__ADS_1
" kamu perempuan tapi kamu kuat, mandiri, tidak manja aku salut sama kamu."
" kak Axel terlalu memuji karena diluar sana banyak perempuan kuat yang lebih dari aku."