
***
" terus gimana jawabannya?."
" jawaban apa?."
" soal keinginan aku."
" keinginan apa?."
" sepertinya kamu butuh ciuman lagi agar kamu ingat apa yang aku inginkan."
" jangan macam macam aku bisa saja berbuat nekad."
" aku juga bisa berbuat nekad."
" stop aku serius."
" aku juga serius."
" kenapa sih kamu dari dulu menyebalkan?."
..." bryan tersenyum mendengar perkataan cinta karena secara tidak langsung cinta mengakui kalau dirinya adalah nada."...
" aku dari dulu menyebalkan? berarti kamu mengakui kalau sebenarnya kamu adalah nada?."
" maksud aku bukan begitu, Maksud aku semenjak kita kenal kamu menyebalkan."
" terus kamu masih belum mau kasih aku jawabannya?."
" aku butuh waktu."
" baik aku akan menunggu asal kamu jangan menjauh lagi dari aku."
" aku gak mau dibilang perebut pacar orang jadi kalau kamu punya pacar sebaiknya kita gak usah bertemu lagi."
" sudah berapa kali aku bilang aku dan Chelsea tidak ada hubungan apapun."
" semoga apa yang kamu bilang benar, sebaiknya kamu pulang karena aku mau kerja lagi."
" kita pulang bareng."
__ADS_1
" aku gak bisa."
" kalau kamu gak mau pulang aku juga gak akan pulang."
" terserah kamu."
..." cinta meninggalkan bryan begitu saja karena dia sudah benar benar kehabisan kata-kata kepada laki-laki itu."...
***
" sepertinya aku pernah melihat kamu tapi dimana?."
" aku sahabat Maudy waktu SMA."
" aku ingat kamu laki laki yang ada di pesta terus memberikan nafas buatan untuk cinta kan?."
" jadi benar kalau cinta adalah nada?."
" memang cinta gak bilang sama kamu?."
" dia masih belum mau jujur sama aku."
" kamu suka sama cinta?."
" jangan bilang saat waktu itu kamu nolong cinta dan ngasih nafas buatan kamu sudah suka?."
" iya saat dia masih jadi pacar kak Axel."
" untung saja dia adek kandung aku kalau tidak sekarang kamu akan aku beri pelajaran."
" bukanya cinta harus diperjuangkan kak?."
" tapi bukan pacar orang yang kamu perjuangkan."
" kamar Maudy gimana sekarang kak?."
" aku gak tahu yang aku tahu sekarang dia sudah punya pacar."
" serius? bukanya dia cinta sekali sama kak Axel?."
" kamu tahu itu?."
__ADS_1
" semua sahabatnya tahu kalau dia suka sama kak Axel."
" bodoh sekali aku semua orang tahu sedang aku sama sekali gak tahu."
" kak Axel cinta sama Maudy?."
" saat aku menyadari perasaanku di saat bersamaan Maudy meninggalkan aku, kita sempat punya anak tapi Maudy keguguran dan setelah itu maudy menghilang dari hidup aku bahkan mungkin benci sama aku."
" kak ngapain kakak ngobrol terus sama dia? udah suruh pulang saja bentar lagi kita mau tutup."
" Bryan akan tinggal di rumah kita."
" tapi kak?."
" udah kamu lanjutkan pekerjaan kamu setelah itu kita pulang."
" makasih kak sudah memberikan jalan buat hubungan aku dan cinta."
" aku cuma mau cinta bahagia karena aku merasa dia juga memiliki rasa buat kamu."
" aku juga berpikir begitu kak cuma sampai sekarang cinta belum mau jujur."
"semoga kamu berhasil."
" makasih kak aku doakan semoga hubungan kak Axel dan Maudy juga bisa membaik bahkan kalian bisa bersama."
" mudah mudahan, udah malam kita pulang sekarang."
" iya kak."
***
" aku gak pernah ketempat seperti ini sebaiknya kita pulang."
" ayolah Dy sekali kali kita bersenang-senang."
" iya Dy jangan kerja saja yang kamu pikirkan."
" bukan gitu."
" Dy bukanya itu dewa?."
__ADS_1
... " Betapa terkejutnya Maudy saat melihat dewa sedang bermesraan dengan wanita lain."...