
***
..." hari pernikahan Axel dan Maudy akhirnya tiba banyak tamu yang di undang karena keluarga mereka termasuk keluarga terpandang dan yang pasti sangat kaya."...
" sayang ayo kita turun semua tamu sudah pada menunggu kamu buat turun."
" Oma ini apa gak berlebihan? ini cuma acara lamaran tapi kenapa seperti acara resepsi?."
" kata siapa ini acara tunangan? sekarang kamu sudah sah jadi istri Axel."
" apa? gimana bisa?."
" karena tadi baru saja Axel selesai mengucapkan ijab kabul."
" Oma bohongin aku?."
" Oma gak bohongin kamu udah sekarang kita keluar karena suami kamu sudah menunggu."
..." jantung Maudy rasanya berdetak begitu kencang pikirannya masih kacau dia masih tidak percaya kalau sekarang dia sudah menjadi istri Axel orang yang seharusnya dia cintai sejak lama tapi kenapa dia tidak bahagia sama sekali dan perasaan Maudy berubah saat Axel sudah menikah dan memiliki anak sejak saat itu Maudy berusaha membuang perasaan nya jauh jauh agar dia tidak terluka lagi."...
" Oma Maudy gak mau turun."
" sayang jangan bikin kita semua malu di depan banyak orang."
__ADS_1
" Oma Maudy merasa dibohongi."
" dibohongi gimana?."
" Oma bilang lamaran dulu dan nikahnya bisa nanti nanti tapi ini apa?."
" nikah nanti ataupun sekarang bukanya sama saja?."
***
..." saat Maudy berjalan turun dari tangga semua mata tertuju kepadanya termasuk Axel dia begitu terpesona dengan kecantikan istrinya Axel begitu bersyukur akhirnya dia bisa menikah dengan Maudy orang yang dia cinta selama ini."...
..." sedangkan Maudy tidak berani menatap para tamu apalagi menatap Axel karena sekarang yang dia rasakan jantungnya berdetak begitu kencang."...
" Oma Maudy gerogi."
..." Oma tersenyum mendengar Maudy bilang kalau dirinya gerogi karena menurutnya ini sangat wajar karena ini adalah hari pernikahan cucunya."...
" sebentar lagi kita sampai di depan suami kamu tatap dia di depan para tamu karena dia sedang menunggu dirimu."
..." bagaimana mana bisa Maudy menatap mata Axel dia sudah yakin dia tidak akan bisa melakukan semua itu dan benar saja saat Maudy menatap Axel mata mereka beradu jantung Maudy rasanya ingin meledak saat ini juga Axel begitu tampan malam ini andai dia belum menikah dan punya anak Maudy akan menjadi perempuan paling bahagia malam ini."...
" oma serahkan Maudy sama kamu jaga, lindungi dan cintai dia seperti kamu menjaga, melindungi dan mencintai diri kamu sendiri."
__ADS_1
" itu pasti Oma, maukah kamu berdansa denganku?."
..." Axel mengulurkan tangannya dia berniat mengajak Maudy untuk berdansa di depan para tamu dan dengan reflek Maudy menerima uluran tangan Axel dan akhirnya mereka berdansa berdua."...
" kamu sangat cantik malam ini."
..." Maudy hanya tersenyum kecut mendengar bisikan yang Axel berikan kepadanya dan dari jauh cinta ikut bahagia melihat kakaknya bahagia karena sudah menikah dengan orang yang dia cinta saat cinta tengah melamun cinta dikejutkan dengan sebuah suara perempuan."...
" cinta."
..." betapa terkejutnya cinta melihat siapa yang tengah memanggilnya dan saat dia tahu cinta hendak pergi tapi perempuan itu menahannya."...
" bisa kita bicara sebentar?."
" maaf aku gak bisa."
" sebentar saja ini gak akan lama."
..." sebenarnya cinta sudah tidak mau berurusan dengan perempuan di depannya ini lagi karena rasa sakit yang dia rasakan masih begitu terasa sampai detik ini."...
" baik mau bicara apa?."
" jangan disini kita cari tempat lain."
__ADS_1