
***
" mama kangen sama kamu."
" Maudy juga kangen sama mama."
" kalau sama Axel?."
..." Maudy diam tidak menjawab pertanyaan mama angkatnya itu karena dia sendiri bingung harus menjawab apa."...
" Axel sangat merindukan kamu selama ini."
" ma Maudy berencana akan menggugat cerai kak Axel."
" apa? kenapa?."
" hubungan yang kita jalani selama ini sudah tidak sehat ma lagi pula sekarang kak Axel juga sudah memiliki istri dan anak jadi biarkan dia bahagia dengan keluarga baru mereka."
" tunggu dulu maksud kamu Axel sudah memilki istri dan anak?."
..." seketika mika tertawa dia sekarang tahu apa yang ada di pikiran menantunya ini."...
" kenapa mama tertawa?."
" dewa itu anak aurel."
" jadi mereka sudah menikah dan memiliki anak?."
" sayang dengarkan mama dulu, dewa itu memang anak Aurel tapi dengan suaminya."
__ADS_1
" terus kenapa dia bisa bersama kak Axel?."
" 3 tahun yang lalu Aurel dan suaminya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mereka berdua meninggal dan untungnya dewa selamat dari musibah itu kamu ingat kejadian ini sama persis dengan yang orang tua kamu dan kamu alami dulu karena itu Axel mengadopsi dewa sebagai anaknya."
..." betapa terkejutnya Maudy mendengar kebenaran yang di ceritakan mika dia sekarang merasa bersalah kenapa dia bisa jahat sekali."...
" mama sampai detik ini masih berharap kamu dan Axel bisa bersama lagi."
" tapi."
" apa lagi yang membuat kamu ragu? katakan sama mama?."
" perempuan yang ada di rumah sakit waktu itu aku bertemu perempuan disana sepertinya dia mencintai kak Axel."
" dia tari anak rekan kerja Axel di kantor dia memang menyukai Axel tapi mama berani jamin Axel sama sekali tidak pernah mencintainya, mama boleh tanya sesuatu?."
" kamu sudah menikah dan memiliki anak? jujur saja mama tidak percaya kalau kamu semudah itu menikah lagi karena mama tahu cinta kamu begitu dalam buat Axel."
" aku tidak pernah punya pikiran untuk menikah ma banyak yang mendekati tapi semua aku anggap teman."
" kembalilah sama Axel mama mohon?."
" aku butuh waktu ma."
" yaudah gak apa apa."
***
... " sekarang Maudy sudah tahu kebenarannya tapi Maudy juga masih bingung apa yang harus dia lakukan dengan hubungan dia dan Axel saat Maudy sibuk dengan lamunannya Maudy di kejutkan dengan suara Axel yang tiba-tiba ada."...
__ADS_1
" sedang melamunin aku ya?."
" apa?."
" kenapa kamu jadi gugup gitu? aku tadi cuma tanya saja."
" sejak kapan kak Axel di sini?."
" tadi aku sudah ketuk ketuk pintu dan memanggil kamu tapi kamu masih asyik melamun jadi aku masuk."
" ada apa?."
" kenapa kamu jadi salting gitu?."
" apaan sih? kalau gak ada yang penting untuk di bicarakan sebaiknya kak Axel keluar dari kamar aku."
... " Maudy hendak mendorong tubuh Axel tapi malah Maudy yang terdorong oleh Axel dan membuat mereka terjatuh di kasur, mereka saling bertatapan cukup lama sampai Axel membuka suara."...
" sepertinya kamu menyukai posisi seperti ini?."
" minggir."
" aku kangen mencium bibir kamu."
" kak Axel bicara apasih sana pergi."
" aku serius? aku boleh merasakannya?."
... " Maudy tak menjawab tapi saat Axel mendekatkan wajahnya pada bibir Maudy dia hanya diam dan menutup mata dan axel tahu Maudy berarti memperbolehkan Axel melakukannya dan cup satu kecupan mendarat di bibir Maudy, Axel tersenyum karena menurutnya ekspresi Maudy begitu menggemaskan dan Axel memberikan kecupan lagi pada bibir Maudy kali ini bahkan dengan ******* dan itu berhasil membuat Maudy ikut terlena dan membalas ciuman yang axel berikan."...
__ADS_1