Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
kecewa


__ADS_3

***


" jadi hubungan kita selama ini menurut kamu gak penting?."


" hubungan apa yang kak axel maksud?."


" kamu bisa bilang seperti itu karena kamu sudah punya pasangan lain iyakan?."


" aku benar benar gak ngerti dengan apa yang kak Axel katakan seharusnya disini aku yang harusnya marah dan kecewa tapi sekarang kak Axel merasa seolah olah aku yang salah disini."


" memang kenyataannya seperti itu."


" aku masih banyak urusan jadi maaf aku gak punya waktu banyak untuk berdebat masalah yang gak penting seperti ini."


" gak penting? kamu lupa status pernikahan kita masih suami istri."


" Axel gimana keadaan dewa?."


..." saat Axel dan Maudy tengah berdebat tiba tiba ada sesuatu perempuan cantik datang menghampiri mereka dan itu membuat mereka berdua terdiam seketika."...


..." ada raut cemburu yang terlihat jelas di wajah cantik Maudy dan itu dapat di lihat oleh axel, Maudy hendak pergi tapi dengan cepat Axel menahan tangannya dan Maudy dengan kasar menarik tangannya dari genggaman tangan Axel dan berlalu meninggalkan Axel dan perempuan itu."...


" hai kamu kenapa? kamu kenal sama dokter tadi?."


" kenapa kamu kesini?."


" aku kepikiran dengan keadaan dewa."


" dia sudah baik nanti siang dia sudah di perbolehkan pulang."


" syukurlah aku senang mendengarnya aku benar benar kawatir saat tahu dewa masuk rumah sakit."


***

__ADS_1


" Maudy kamu gak boleh nangis bukannya kamu sudah tahu kalau dia punya anak dan istri kenapa sekarang saat kamu melihat perempuan itu kamu jadi seperti ini?."


..." Maudy terus menyemangati dirinya sendiri walaupun kenyataannya dia masih saja lemah karena sejujurnya cintanya pada Axel sama sekali tidak pernah berubah."...


" hello sayang."


" ma bisa jemput Livi sekarang?."


" mama masih ada pekerjaan sayang mama telponkan om radit ya buat jemput kamu?."


" livi gak mau ma."


" yaudah mama akan jemput kamu tapi mungkin mama akan datang terlambat jadi kamu jangan kemana mana dulu sampai mama datang kesana."


" baik ma."


***


... " karena merasa bosan menunggu Maudy akhirnya Livi berjalan pergi meninggalkan sekolahnya dia berharap nanti di jalan dia bertemu dengan mamanya tapi karena kelelahan dan kelaparan Livi menangis."...


" mama mama Livi takut."


" kamu kenapa dek?."


... " saat livi mendengar suara seseorang dia melihat ke arah sumber suara dan betapa terkejutnya laki laki itu saat tiba-tiba ada anak perempuan memeluknya dan memanggilnya papa."...


" papa."


" Adek tunggu saya bukan papa kamu, kenapa kamu bisa berada disini sendiri? dimana orang tua kamu?."


" papa jangan pergi lagi Livi gak mau jauh-jauh dari papa Livi sayang sama papa."


" lihat dengan jelas saya bukan papa kamu."

__ADS_1


" kenapa papa jahat sama Livi? kenapa papa bilang seperti itu."


" kamu tinggal dimana? saya akan antarkan kamu pulang."


" livi gak tahu."


... " seharusnya dia sadar anak seusia dia belum mengerti saat ditanya alamat kemudian laki-laki itu melihat seragam yang dipakai Livi dan berencana mengantarkan Livi kembali ke sekolahnya."...


" om antar kamu kembali ke sekolah kamu lagi ya?."


" papa janji jangan tinggalin Livi dan mama lagi."


" iya."


***


" kenapa kamu bisa berpikiran kalau saya papa kamu?."


...^^^ " betapa terkejutnya laki-laki itu saat livi menunjukkan sebuah foto yang tidak asing buat dirinya."^^^...


" dia mama kamu?."


" iya."


" terus papa kamu dimana?."


" ini papa aku."


" kamu dapat foto ini dari mana?."


" dari kamar mama."


" siapa nama mama kamu?."

__ADS_1


__ADS_2