Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
alasan


__ADS_3

****


" makasih buat malam ini aku bahagia sekali."


..." Maudy tidak menjawab dia benar benar lelah sekali karena ulah Axel malam ini."...


" kamu capek? maaf aku kasar ya tadi?."


" aku gak mau bahas itu."


" kamu malu? lihat aku ini bukan kali pertama kita melakukannya jadi kamu gak perlu malu."


" gimana bisa seperti itu."


" yaudah kamu tidur pasti kamu capek sekali."


" aku mau ke toilet dulu."


" aku temenin ya?."


" kak."


" bercanda."


..." Maudy masih tidak percaya dengan apa yang Axel lakukan malam ini dia sama sekali tidak di berikan waktu buat istirahat tapi kemudian Maudy tersenyum sejujurnya Maudy juga menyukainya."...


***


" aku kangen sama kamu."


" aku juga."


" aku pengen ajak kamu liburan ke Bali kamu mau kan?."


" kenapa mendadak?."


" sebenarnya rencana ini sudah lama karena ini acara kantor dan aku ingin mengajak kamu."


" kapan?."


" Minggu depan."


" berapa hari?."

__ADS_1


" sekitar 2 hari."


" aku harus cari alasan apa sama Davin kalau dia tanya?."


" bilang saja kamu ada urusan pekerjaan sama teman kamu."


" dia gak mungkin begitu saja percaya."


" kamu takut?."


" aku takut kalau sampai Davin tahu tentang hubungan kita aku."


..." cinta menghentikan ucapannya cinta benar benar takut kalau Davin tahu kalau dia pacaran sama Bryan."...


" tidak akan terjadi apa apa jadi gak ada yang harus kamu takutkan karena aku akan secepatnya menyelesaikan masalah ini agar hubungan kita berjalan dengan semestinya."


" yang kita lakukan sekarang salah kak."


" salah dari mana? kita sama sekali belum putus jadi secara tidak langsung kita masih pacaran jadi dalam hal ini seharusnya dia sadar kalau dia orang ketiga dalam hubungan kita."


" tapi."


" kamu tenang saja semuanya akan baik-baik saja."


***


" ini jam berapa?."


" jam 9."


" apa?."


" kamu mau kemana?."


" livi harus sekolah."


" aku sudah mengantarkannya ke sekolah tadi."


" seharusnya kak Axel membangunkan aku."


" sepertinya kamu sangat kelelahan aku gak tega kalau harus membangunkan kamu."


" kak Axel gak kerja?."

__ADS_1


" aku ambil cuti kamu sendiri?."


" untung saja hari ini aku masuk malam."


" mumpung kita punya banyak waktu luang gimana kalau kita buat adek untuk Livi."


" kak."


" aku hanya bercanda, makasih sudah memberikan aku kesempatan."


" maaf karena selama ini aku terlalu bodoh untuk menyadari semua."


" kamu gak perlu minta maaf karena kamu gak salah, aku mau tanya kenapa tiba-tiba kamu berubah sikap sama aku? padahal sebelumnya kamu menjaga jarak sama aku."


" kemarin mama kesini saat kak Axel dan Livi sedang berdua dan mama menceritakan semuanya."


" jadi kalau mama gak cerita semuanya kamu masih tetap salah faham tentang perasaan aku? dan aku tetap gak mau jujur tentang papa kandung Livi."


" maaf aku memang bodoh."


" hai kamu gak bodoh mana orang bodoh bisa jadi dokter?."


" aku bodoh dalam hal cinta."


" kata siapa buktinya kamu bisa membuat aku tergila-gila sekarang."


" pasti Livi bahagia sekali karena dia sudah bertemu papanya."


" aku janji akan menjaga kalian walaupun nyata taruhannya."


" kak Axel bicara apasih?."


" laki-laki yang antar livi kerumah sakit itu siapa?."


" dia kak Victor orang yang selama ini ada di saat aku dalam kesusahan."


" aku cemburu sama dia karena dia telah merebut dua wanita yang paling berharga dalam hidup aku."


" aku sudah menganggapnya sebagai kakak aku."


" tapi sepertinya dia suka sama kamu."


" itu gak mungkin."

__ADS_1


__ADS_2