
****
" jadi dia bilang seperti itu?."
" iya ma."
" padahal mama belum puas membuat dia menderita."
Ting tong
" biar Chelsea yang buka ma."
" gak usah kamu masuk kamar saja."
..." ve berjalan mendekati pintu dan perlahan membuka pintunya Betapa terkejutnya ve saat tahu siapa yang datang."...
" ve."
..." ve hendak menutup lagi pintu rumahnya tapi kalah tenaga dengan Ken."...
" jadi selama ini kamu tinggal disini?."
" kalau gak ada urusan yang penting sebaiknya kalian pergi."
" jadi kamu orang tua nada?."
..." betapa terkejutnya ve saat tahu kalau Ken kenal dengan nada."...
" kita perlu bicara tentang nada."
" aku gak mau bahas soal dia."
" kenapa kamu jahat sekali sama nada padahal dia anak kamu?."
" itu bukan urusan kamu."
" itu jadi urusan aku karena nada pacar anak aku."
..." ve di buat terkejut lagi saat tahu kalau nada pacaran dengan kakaknya sendiri."...
" segitu perduli kamu sama nada."
__ADS_1
" karena kamu sebagai orang tua tidak wajar."
" tidak wajar apannya?kamu tidak tahu apa-apa dalam masalah ini jadi sebaiknya kamu gak usah ikut campur."
" aku tahu semua aku tahu kamu sering menyiksa nada,aku tahu anak kamu chelsea menyekap nada aku tahu semua apa yang selama ini kamu lakukan sama dia."
" cuma itu?dari pada kamu ngurusin hidup aku lebih baik kamu urus anak kamu."
" kenapa dengan Axel?."
" kamu pikir kalau dia anak kandung aku aku akan tega nyakitin dia?."
" jangan bilang."
" seharusnya aku bunuh dia dari dulu."
" kak."
" jadi selama ini kamu yang sudah culik cinta?."
" kamu pikir setelah kamu menjebloskan aku ke penjara aku akan diam saja melihat kalian hidup bahagia? sekarang aku sudah puas karena selama 16 tahun aku udah membuat nada menderita hidup bersama aku."
..." Ken hendak memukul ve tapi di cegah oleh mika."...
" kak jangan."
" lebih baik kalian pulang urus anak kalian yang saling jatuh cinta bahkan pacaran."
" aku gak nyangka kamu tega melakukan semua ini sama aku kita bersahabat cukup lama tapi kenapa sekarang kita harus seperti ini."
" kalau saja waktu itu kamu gak memilih perempuan rendahan ini hubungan kita akan tetap baik baik saja."
" aku bersyukur karena dulu lebih memilih mika karena sekarang aku sadar orang seperti apa kamu."
" kak kita pergi saja dari sini kita cari nada."
" apa kalian pikir dia akan begitu saja percaya sama kalian?
..." Ken dan mika tidak memperdulikan ve yang masih berbicara mereka pergi begitu saja."...
***
__ADS_1
" ada apa ma?."
" sayang mama boleh minta nomor telpon nada?."
" buat apa ma?."
" mama cuma ingin bertemu dengan dia."
" kenapa mama ingin bertemu dengan nada?."
" kenapa mama gak boleh ketemu sama nada?."
" bukan gitu baik Axel kirim nomor telpon nada sekarang."
" makasih sayang."
" mama pulang kapan?."
" kenapa? kamu kangen mama?."
" Axel sudah besar ma."
" emang kalau sudah besar gak boleh kangen mama?."
" malu ma."
" kenapa harus malu sampai kapanpun kamu tetap anak mama walaupun nanti kamu sudah menikah pun jadi gak perlu malu."
" iya mama, mama sekarang lagi sama papa?."
" iya kita mau pacaran."
" kayak anak muda saja."
" papa dan mama masih muda lho jangan salah."
" iya percaya orang tua siapa dulu."
" yaudah mama tutup telponnya dulu, kamu jangan lupa makan."
" iya mama cantik."
__ADS_1