Cerita Cinta Nada

Cerita Cinta Nada
berlibur


__ADS_3

***


" apa kamu mau seharian meluk aku seperti ini?."


" aku gak mau kak Bryan pergi."


" aku gak akan pergi aku cuma mau mandi gimana kalau kita mandi bareng?."


" hah ...?."


" tadi kamu bilang aku gak boleh pergi jadi aku kasih saran gimana kalau kita mandi bareng?."


" kak."


" makanya lepas pelukannya memang kamu gak mencium bau badan aku?."


" memang kenapa? aku suka bau badan kak Bryan."


" idih... sejak kapan pinter bohong, udah kakak mandi dulu."


" jangan lama-lama."


" gak akan lama."


..." entah mengapa cinta tak mau lepas dari Bryan rasanya dia ingin selalu bersama Bryan cinta takut Bryan meninggalkan nya."...


***


" kenapa?."


" apanya?."


" dari tadi kak Axel ngeliatin aku terus aku jadi gak nyaman."


" aku hanya ingin menatap wajah kamu sampai puas saja tapi sepertinya aku gak akan pernah puas karena wajah cantik kamu semakin di lihat semakin membuat aku ingin menatapnya terus."

__ADS_1


" gombal."


" makasih selama ini sudah merawat dan menjaga Livi aku merasa bersalah sekali karena tidak ada di samping kamu saat kamu melahirkan dan membesarkan Livi."


" semua sudah terjadi tidak ada yang harus di sesali."


" terimakasih karena selama ini sudah begitu tulus mencintaiku."


" aku juga makasih karena kak Axel membalas cinta aku."


..." saat Axel dan Maudy tengah berbincang handphone Axel berdering dan Maudy dapat melihat jelas nama yang tertera di handphone Axel."...


" kenapa tidak di angkat?."


" gak apa apa."


" siapa tahu penting angkat saja."


" hallo."


" aku lagi ada urusan."


" aku ingin ketemu sama kamu kita bisakan bertemu?."


" tar aku sibuk."


" sibuk apa? dewa ada dirumah kamu mau cari alasan apa lagi?."


" ada sesuatu yang gak bisa kau katakan di telpon dan sepertinya nanti kita harus bertemu dan kamu harus tahu semuanya."


" apa yang aku gak tahu tentang kamu? Axel aku akan terima apapun masa lalu kamu asal kita bisa bersama."


" sudah dulu aku sibuk."


..." Maudy pura pura tidak perduli dengan apa yang Axel bicarakan tapi sejujurnya Maudy ingin begitu tahu kenapa perempuan itu nelpon Axel."...

__ADS_1


" kamu mau kemana?."


" aku akan siap siap jemput Livi."


" kita pergi bersama ya?."


" sebaiknya kak Axel pulang dari kemarin kak Axel disini takutnya ada yang nyariin kakak."


" aku akan pulang bersama kamu dan Livi."


" aku gak bisa."


" kenapa?."


" pokoknya aku gak bisa."


" kamu masih ragu sama aku? kamu cemburu saat tadi tari telpon aku?."


... " Axel memegang tangan Maudy kemudian menatap lekat wajah cantik Maudy."...


" aku cuma cinta sama kamu wanita yang paling aku cinta di dunia ini cuma kamu jadi aku mohon jangan ragukan perasaan aku lagi."


" tapi."


" tari memang suka sama aku aku sadar itu tapi yang terpenting aku sama sekali tidak memiliki perasaan sama dia."


" bagaimana kalau suatu saat hati kamu goyah?."


" jadi benar kamu masih meragukan perasaan aku, apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya ketulusan cinta aku."


" aku cuma takut terluka lagi aku gak bisa membagi kamu dengan yang lain walaupun itu cuma perhatian sebagai teman."


" maaf karena dulu aku pernah membuat kamu kecewa karena aku lebih mementingkan Aurel dari pada kamu tapi jujur aku gak bermaksud seperti itu aku melakukannya karena aku merasa kasian sama Aurel."


" itu yang aku takutkan karena rasa kasian tanpa kak Axel sadari kak Axel malah melukai orang yang mencintai kak Axel."

__ADS_1


__ADS_2