Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]

Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]
Prolog


__ADS_3

Suara para murid terdengar sangat ramai, bahkan beberapa diantara mereka mendorong satu sama lain untuk melihat daftar kelas yang akan mereka tempati. Tak terkecuali dengan perempuan manis, dan imut ini.


Berulang kali dia berjinjit bahkan melompat-lompat kecil untuk melihat namanya. Saat dia ingin menerobos, seseorang menahan lengannya. Dia menoleh dan menatap bingung, "nama kamu siapa? Akan kucarikan namamu."


"Benarkah? Terimakasih, namaku Park Jisung." Perempuan manis itu, Park Jisung tersenyum senang pada siswa yang menolongnya itu.


"Kau kelas X-A, dan namaku Lee Mark kelas XII-A."


Jisung membulatkan matanya lucu, dia tidak menyangka yang membantunya adalah kakak kelasnya. Sementara Mark yang melihat kelucuan Jisung itu refleks mencubit kedua pipi Jisung gemas.


"Aduh kak! Sakit tahu!" Jisung melayangkan protes, Mark terkekeh pelan lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Jisung.


"Kau manis, mulai saat ini kau milikku, oke?"


 


Jisung berjalan menuju kelasnya sambil memikirkan perkataan Kakak kelasnya, Lee Mark. "Apa maksud dari ucapan Kak Mark? Aku miliknya? Memang aku barang ya?" Gumamnya.


Jisung memberhentikan langkahnya, ia menoleh ke kanan dan ke kiri lalu menepuk dahinya keras. "Jangan menyakiti diri sendiri."


Jisung menoleh ke sumber suara, "ah maaf, ini kebiasaanku." Siswa itu mengulurkan tangannya untuk mengusap dahi Jisung, "hilangkah kebiasaan itu, kau menyakiti dirimu sendiri."


Entah kenapa, Jisung merasa sedikit gugup saat dirinya disentuh seperti itu. Jisung membulatkan matanya saat sebuah benda kenyal menyentuh dahinya.


'A-a-apa yang dia lakukan? Bi-bibirnya....'


Siswa tersebut menatap Jisung dengan senyuman yang jarang ia perlihatkan pada siapapun, "aku Huang Renjun kelas XI-B, senang bertemu denganmu."


"A-aku Park Jisung kelas X-A, salam kenal."


 


Jisung menghembuskan nafasnya kasar, dia tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada nasibnya. Dia bertemu dua siswa yang merupakan kakak kelasnya dan juga mereka melakukan sesuatu yang dia sendiri tidak tahu apa maksud dari perilaku itu. Sangat polos, bukan?


Saat Jisung melewati toilet pria, dia melihat dua siswa yang sedang membicarakan sesuatu. Jisung terlihat senang saat salah satu dari mereka memakai atribut OSIS, Jisung langsung menghampiri kedua siswa tersebut.


"Maaf kak, saya ingin bertanya."


Suara Jisung yang pelan dan lembut itu membuat kedua siswa tersebut menoleh, hampir saja salah satu dari mereka pingsan.


"Iya, ingin tanya apa, dek?"

__ADS_1


"Kelas X-A disebelah mana kak? Daritadi aku jalan keliling sekolah kok enggak ketemu ya kak?"


Kedua siswa tersebut menahan tawanya saat mendengar suara Jisung yang mungkin tanpa ia sadari membuat nada lucu. Sungguh menggemaskan, pikir kedua siswa tersebut.


"Aku antar kamu ya, soalnya kelas X-A memang ribet arahnya. Oke?"


Jisung hanya mengangguk senang, "oh iya aku Na Jaemin dan dia Lee Jeno, ketua OSIS. Pasti tahu, kan?"


Jisung menggeleng, "serius kamu enggak tahu saya?" Jisung mengangguk memberikan jawaban, dia menunduk sambil mengucapkan kata maaf.


Lee Jeno menyentuh dagu Jisung dan sedikit membuat pergerakan untuk membuat Jisung menatapnya, "kalau begitu mulai sekarang, kita saling mengenal ya?"


Na Jaemin yang melihat interaksi Jeno dan Jisung itu mendecak pelan, "oh iya nama kamu siapa?" Tanya Jaemin, Jisung langsung menepuk dahinya keras membuat Jaemin dan Jeno terkejut.


"Oh iya aku lupa, aku Park Jisung. Salam kenal, Kak Jaemin, Kak Jeno."


Jaemin menatap intens wajah Jisung hingga membuat Jisung risih, "kenapa kak? Jangan natap saya seperti itu dong, saya risih tahu!"


"Aku enggak suka kamu kayak gitu, jangan nyiksa diri sendiri. Love yourself like i love you."


"Hah?"


"Polos banget sih kamu, Jisung."


 


Di perjalanan menuju kelas X-A, Jaemin selalu mengucapkan kata-kata manis yang membuat Jisung salah tingkah meskipun tidak terlalu paham dengan maksud kata-kata itu.


Jeno pun melakukan hal yang sama, hanya saja dia mengucapkan kata-kata yang lucu. Membuat Jisung mau tidak mau tertawa meskipun menurutnya tidak lucu sama sekali, dia hanya menghormati kakak kelasnya.


"Modusnya sekarang sama satu cewek yang sama ya, Nana, Jeno."


Sontak saja Jaemin dan Jeno langsung memukul kepala sang pemilik suara tersebut, "aku enggak pernah modus ke cewek tuh, Chan."


"Heh! Dilan KW! Jenong! Enggak usah mukul kepala bisa, kan? Ngomong-ngomong perempuan manis nan imut ini siapa? Halo nama kamu siapa? Aku Lee Donghyuck, panggil Haechan FullSun. Adik manis namanya siapa?"


"Aku Park Jisung, kok kakak tahu kalau aku adik kelas?" Tanya Jisung pada Haechan, "mudah sekali! Kamu imut, manis, dan lucu!"


Jisung hanya ber-oh ria mendengar jawaban Haechan, "Kak Haechan." Haechan berdehem saat Jisung memanggilnya, "modus itu apa ya kak?"


Haechan hampir saja tertawa jika dia tidak tersedak ludahnya sendiri, "kamu enggak tahu? Serius? Demi apa?"

__ADS_1


Jisung mengangukkan kepalanya lucu, "ya ampun kamu imut banget sih, dek. Polos juga, pengen di rusak loh."


"Aku bukan barang lho, Kak Haechan. Aku manusia jadi enggak bisa dirusak. Kalau Kakak mau mukul atau mau nyiksa aku, nanti aku aduin ke Bunda."


Haechan yang sudah gemas dengan Jisung itu langsung memeluk Jisung tanpa memperdulikan Jaemin dan Jeno yang kini sedang menatap tajam dan seolah-olah ingin membunuh dirinya.


"Langsung di halalin boleh mungkin, ya?"


 


Setelah mengucapkan kata terimakasih pada Jaemin, Jeno, dan Haechan yang sudah mengantarkannya ke kelas X-A, Jisung langsung mencari tempat duduk.


Dia memilih tempat duduk di meja kedua dari depan dekat jendela, Jisung sedikit tersenyum saat hilir angin dari jendela menerpa rambutnya.


"Hai, kosong kan? Boleh duduk disini enggak?"


Jisung menoleh kemudia tersenyum sambil mengangguk memberikan jawaban. Sementara murid tersebut tersenyum senang, ia pun langsung duduk.


"Oh iya, aku Zhong Chenle. Nama kamu?"


"Park Jisung, salam kenal. Kamu keturunan China?"


"Iya, ngomong-ngomong Jisung."


"Ya?"


"Boleh enggak kalau aku nempatin hati kamu yang kosong?"


 


Di hari pertamanya, Jisung bertemu enam siswa yang membuat dirinya merasa bingung dengan perilaku bahkan ucapan yang mereka lontarkan padanya.


Jisung tidak tahu jika keenam siswa tersebut memiliki perasaan yang disebut cinta pada dirinya.


Keenam siswa tersebut selalu melakukan hal-hal yang membuat Jisung sedikit demi sedikit apa itu perasaan cinta lawan jenis.


Tanpa ia sadari, kini dirinya terlibat dalam asmara yang membuatnya harus memilih salah satu dari keenam siswa tersebut. Siapakah yang akan di pilih Jisung?


Choose!


All member NCT Dream x Park Jisung!AU

__ADS_1


Story by FukuzawaAmanda


Bersambung••••••


__ADS_2