Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]

Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]
Part 29


__ADS_3

Kalimat yang diucapkan oleh Jisung membuat Renjun tidak bisa untuk tidak terkejut. Hanya pertanyaan berupa kalimat mengapa Jisung secara tiba-tiba mengatakan hal yang memiliki arti buruk bagi dirinya yang berada dalam pikirannya. Sepasang netra milik Renjun membulat kecil ketika melihat tubuh Jisung bergetar seolah menahan tangis, bahkan kini satu tangan Jisung mencengkram erat lengan bagian atas tangannya yang lain.


Jujur, Renjun sangat merasakan sakit ketika melihat Jisung dalam keadaan seperti ini. Tuhan memang telah menuliskan takdir masing-masing ketika makhluknya lahir dan mereka tidak akan bisa memilih maupun menentanhnya. Jisung menatap Renjung dengan netra memburam karena airmata yang menumpuk, wajahnya menghadap Renjun saat kedua tangan Renjun menangkup kedua sisi pipinya.


Tubuh Renjun terhuyung ketika Jisung memeluknya sangat erat, menyembunyikan wajahnya yang penuh airmata di dada bidang Renjun, bahunya bergetar tanda bahwa Jisung kini menahan tangisnya. Mengerti akan situasi yang dialami oleh Jisung membuat Renjun mengambil langkah untuk mengajak Jisung memasuki kamarnya sebelum membicarakan perkataan dan alasan Jisung.


Jisung menceritakan alasannya sembari terisak membuat Renjun mengepalkan kedua tangannya erat menahan amarah yang berada di puncak batasnya. Jisung hanya ingin menjaga hubungan mereka semua tetap baik, tidak akan ada yang bertengkar karena merebutkan dirinya, dan dia terlalu lelah juga pusing untuk menanggapi perilaku mereka. Sangat masuk akal alasan tersebut untuk diterima oleh Renjun namun tetap saja hal tersebut akan semakin membuat mereka bersaing lebih dari sebelumnya.


Renjun mengulas senyuman lembutnya menatap Jisung yang mengalihkan perhatiannya menuju dirinya sebelum tangannya terulur mengenggam lembut tangan mungil Jisung, "Kamu tidak perlu berbuat sejauh itu, kamu bisa membagikannya denganku beban yang kamu terima. Aku Kekasihmu, Jisung."

__ADS_1


Kedua kening mereka bersatu membuat keduanya saling merasakan hembusan nafas satu sama lain. Mereka hanya berdiam diri dengan posisi tersebut dalam waktu cukup lama, sekedar menenangkan diri mereka. Tangan Renjun bergerak mengusap lembut surai milik Jisung yang sesekali ia kecup singkat, bentuk kasih sayang.


"Aku juga tidak menginginkannya, tapi apa aku dan kakak bisa melewatinya?"


Perasaan ragu menyelimuti Jisung, dirinya tidak menginginkan hubungannya bersama Renjun berakhir namun dirinya juga khawatir akan masa yang akan datang tentang hubungannya yang kemungkinan mendapat masalah dari mereka yang masih memiliki harapan untuk merebut Jisung dari Renjun.


Jisung mengenggam tangan Renjun sembari mengulas senyuman tipisnya seraya mengatakan bahwa dirinya akan selalu mempercayai Renjun meskipun dirinya memiliki rasa ragu maka akan ada perasaan percaya yang bertahan di relung hatinya suatu saat nanti. Mendengar kalimat tersebut membuat Renjun terkekeh pelan menanyakan darimana Jisung mempelajari kalimat romantis dan dirinya mendenguskan nafasnya kasar ketika buku fiksi yang menjadi medianya.


Renjun tersentak merasa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Jisung, perilaku yang hampir tidak pernah Jisung lakukan untuk pertama kali. Jisung mencium bibirnya lembut, garis lengkung membentuk sebuah senyuman terlukis di bibir Jisung setelah memberikan ciuman lembut untuk Renjun. Keduanya kembali menyatukan bibir mereka, kali ini Renjun yang berinisiatif.

__ADS_1


"Aku akan selalu mempercayaimu."


Pada akhirnya Jisung memilih tetap bersama dengan Renjun untuk menghadapi kelima pemuda lain yang berusaha merebut dirinya dari Renjun. Perjalanan hubungan mereka mungkin bisa dikatakan sebagai langkah awal juga bisa dikatakan sebagai salah satu jalan menuju akhir yang bahagia. Tidak akan ada yang tahu akhir cerita mereka sebelum mereka melakukannya karena hanya Tuhan yang mengetahuinya.


•••••


Choose!


Fem!Park Jisung x All Member NCT Dream

__ADS_1


__ADS_2