Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]

Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]
Part 10


__ADS_3

Mark terkejut saat melihat Renjun sedang duduk sambil menonton TV bersama Jisung, "Kak Mark udah dateng? Ikut nonton TV yuk, Kak? Bentar lagi Ayah pulang, kok."


Mark mengangguk dan tersenyum saat mendengar ajakan dari Jisung, Mark kemudian berjalan dan duduk di sebelah Renjun karena Jisung duduk di sofa tunggal.


"Tante Kyungsoo dimana?" Tanya Mark pada Jisung, "mandi" tetapi yang membalas pertanyaannya adalah Renjun.


Aura persaingan dari dalam tubuh Mark dan Renjun terlihat dari cara mereka memandang satu sama lain.


"Ayah pulang"


Jisung langsung berlari dan memeluk Chanyeol dengan riang, sementara Mark dan Renjun menyapa Chanyeol dengan sopan.


"Ayah, kenalin. Dia Kak Renjun, senior aku. Lebih muda dari Kak Mark."


Chanyeol berjabat tangan dengan Renjun, "Mark punya saingan nih, hahaha. Ayok ma--


"Ayah mandi dulu sana. Bau!" Jisung memotong ucapan Chanyeol saat dirinya mengajak untuk makan malam.


"Bunda juga lagi mandi, biasanya Bunda mandi Ayah ikutan. Udah sana" lanjut Jisung sambil mendorong tubuh Chanyeol menuju kamarnya bersama Kyungsoo.


"Polos banget sumpah!" Seru Mark dengan nada tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Renjun menghela nafasnya, "kenapa Kak Mark doang yang diajak dinner sama Om Chanyeol? Bukannya Jeno ju---


"Percuma, Jeno udah enggak suka sama Jisung."


"Kok?"


"Ketemu cewek baru."


"Baguslah, rival berkurang satu."


Renjun dan Mark terdiam hanya beberapa saat sebelum mereka berdua memutuskan untuk melakukan kontrak bekerjasama. Yaitu bekerjasama membuat rival mereka menyerah satu per satu.


"Deal?"


"Deal!"


Renjun dan Mark berjabat tangan untuk mengesahkan kontrak mereka, "ciee yang lagi akrab, heheu."


Mark mengusap lembut puncak kepala Jisung, dan Renjun mencubit gemas pipi Jisung. "Besok aku jemput, ya?"


"Enggak, aku yang jemput Jisung."


"Aku!"


"Aku!"


"Yang tua ngalah dong Kak sama yang muda."


"Justru yang muda ngasih keringanan buat yang tua."


Chanyeol dan Kyungsoo terus menggelengkan kepalanya melihat Renjun dan Mark berdebat tentang siapa yang akan menjemput Jisung besok.


"Kita berangkat bertiga aja, Kak" usul Jisung, membuat Renjun dan Mark menolak secara tegas.


"Gak!"


"Big no, baby!"

__ADS_1


Tolakan dengan suara keras membuat nyali Jisung menciut, kedua bola matanya sudah berkaca-kaca membuat Renjun dan Mark salah tingkah karena bersalah.


Kyungsoo langsung menghampiri mereka bertiga, "maaf ya mandinya lama, yuk makan malam" ucap Kyungsoo mencairkan suasana.


Mereka pun makan malam dengan suasana hening dan sunyi, sesekali Chanyeol mengobrol sesuatu pada Mark dan Renjun. Jisung dan Kyungsoo hanya diam mendengarkan pembicaraan antar lelaki itu.



Keesokan harinya, Jisung terkejut saat melihat Renjun dan Mark sudah di depan pintu rumahnya. Padahal saat itu waktu menunjukkan 06:00 KST, masih pagi bukan?


"Berangkat bertiga, yuk?"


"Bukannya kemarin Kak Renjun sama Kak Mark nolak, ya?"


Mark dan Renjun langsung menggenggam tangan Jisung, "udah yuk, nanti telat loh." Jisung hanya diam menerima perlakuan mereka, dirinya masih bingung dengan perubahan sikap Mark dan Renjun.


Di perjalanan menuju sekolah, Mark dan Renjun tidak berhenti untuk saling melemparkan tatapan sinis dan sesekali memukul satu sama lain tanpa sepengetahuan Jisung tentunya.


"Dih, masih pagi udah jadi love assistant!"


Mark menatap Jungwoo heran, pasalnya penampilan Jungwoo saat ini sungguh berantakan. Matanya bengkak, hidungnya merah, dan rambutnya seperti tidak disisir rapi.


"Sakit, Woo?"


Jungwoo menggelengkan kepalanya, kemudian Jungwoo memeluk Mark sambil menangis. "Mark, Uwu putus sama Lucas. Jadian, yuk?"


"What?"


Renjun menutup kedua mata Jisung menggunakan telapak tangannya saat Jungwoo tanpa peringatan mencium Mark.


"Kak Renjun, kok mata aku ditutup?" Tanya Jisung, "kamu masih kecil, polos, suci, bentar lagi aku buka."


"Ren, hari ini aku ngalah. Sahabat lebih penting, udah sana antar Jisung ke sekolah."


Renjun hanya mengangguk, "ayok, Jisung." Mark menatap punggung Jisung dan Renjun yang perlahan-lahan menjauh, "sekarang ceritain, kenapa bisa putus sama Lucas?"


Mark mendengarkan cerita Jungwoo sambil mnyisir rambut Jungwoo dengan jarinya, "jadi dia ngira kamu selingkuh sama Kun? Gila, ada bukti apa dia?"


"Padahal mah dia cuman mau putus sama aku, terus ingin balikan lagi sama mantannya."


"Brengsek!"


"Mark, please by my side. As my Friend."



Renjun menatap Jisung yang menampilkan wajah murungnya sejak mereka meninggalkan Mark bersama Jungwoo.


"Kenapa? Enggak suka ngelihat Kak Mark sama temannya tadi?"


Jisung menggeleng, "enggak kok, lagi mikir sesuatu aja."


"Apa?"


"Sakit banget ya putus sama pacar?"


"Kalau udah terlanjur sayang banget ya sakit, Sung."

__ADS_1


Jisung terdiam sebentar, "kasihan teman Kak Mark. Kalau kayak gitu, yang bodoh siapa? Teman Kak Mark atau Cowoknya?"


"Dua-duanya."


Jisung menghentikan langkahnya, dia mengatur detak jantungnya sebelum mengucapkan sesuatu yang membuat Renjun tercengang.


"Kalau aku bilang suka sama Kak Renjun, gimana? kata Kak Mark, kalau dadaku nyeri ngelihat Kak Renjun sama cewek lain artinya aku suka sama Kak Renjun."


Renjun memeluk Jisung sambil tersenyum, "aku jug--


"ENGGAK! AKU ENGGAK TERIMA! KAMU SAMA AKU!"


Jisung terkejut saat Chenle langsung menariknya menjauh dari Renjun, Renjun yang melihat perilaku Chenle mendengus pelan.


"Tck! Penggangu."



''Chenle! Kenapa? Kok Kak Renjun ditinggal sih?"


Chenle menulikan telinganya, dia terus berlari tanpa henti. Jisung yang mulai kelelahan menyuruh Chenle berhenti, namun Chenle egois. Dia membiarkan Jisung kelelahan hingga pingsan.


"Aduh! Kenapa pingsan, sih?! Tck! Tau ah, kesel!"


Chenle melangkahkan kakinya menjauh dari tempat Jisung yang tergeletak pingsan, Renjun menggeram kesal melihat perilaku kedua Chenle yang seperti kurang pendidikan.


"Sialan! Brengsek! Bego!"



Wajah Renjun sedih saat melihat Jisung yang terbaring lemah di ranjang UKS, Renjun mengusap kasar wajahnya.


"Chenle brengsek!"


Renjun terus memaki-maki Chenle tanpa henti, dia terus mengabsen satu per satu binatang dan kata-kata kasar.


"Punya sepupu bego banget! Sial!"


Renjun menatap tanpa ekspresi saat melihat Mark membuka pintu UKS, "kenapa Jisung bisa pingsan? Kenapa enggak lo jagain dia? Percuma hari ini ngalah kalau kamu enggak bisa ngejagain Jisung."


Renjun memutar bola matanya malas mendengar ocehan Mark, "Kak, kerjasama kita udah bisa dimulai enggak?"


"Jawab pertanyaan Kakak dulu, Renjun!"


"Ya ini tuh ada hubungannya ya, Kak. Bukan aku yang bikin Jisung kayak gini!"


Renjun menggertakkan giginya kesal, saat ini dirinya tidak bisa menahan emosi yang meluap dari dalam dirinya.


"Siapa?"


Renjun menatap Mark, "Zhong Chenle."


Choose!


All member NCT Dream x Park Jisung!AU


Story by FukuzawaAmanda

__ADS_1


Bersambung••••••


__ADS_2