Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]

Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]
Part 17


__ADS_3

Jaemin memandang langit-langit kamarnya dengan pandangan sendu dan masam. Moodnya benar-benar hancur karena postingan akun instragram milik Renjun, hatinya sangat hancur berkeping-keping. Seperti kaca yang terjatuh dan pecah, tidak bisa diperbaiki kembali.


Matanya memanas saat mengingat bagaimana ekspresi Jisung yang mengatakan bahwa dirinya juga menyukai Renjun. Jaemin juga mengerti kenapa Jisung memilihnya, dia terlalu lemah melancarkan aksi pendekatannya pada Jisung. Hanya sebuah kata-kata manis.


Tangan Jaemin terulur keatas, menutupi pandangan cahaya lampu kamarnya. Jaemin menghela nafasnya, "apa yang harus aku lakuin biar Jisung mau sama aku?"


Jaemin menggulingkan badannya hingga terjatuh dilantai, menurutnya jatuh dilantai tidak sesakit jatuh hati atau lebih tepatnya patah hati. Jaemin berdehem keras saat mendengar ketukan pintu kamarnya, "kamu enggak makan, Jaemin? Dari sepulang sekolah kamu belum makan, loh. Makan dulu, ya?"


Jaemin memilih diam tidak menanggapi pertanyaan dari Bundanya, Jaemin kembali membaringkan tubuhnya diatas kasurnya. Menyelimuti dirinya hingga tertutup sempurna, membuat Bunda Jaemin semakin khawatir padanya.


"Maaf Bunda, Jaemin lagi enggak mood. Takut Bunda sakit hati."


Selain Na Jaemin, Lee bersaudara juga sedang dilanda kegalauan dengan masalah yang sama. Yaitu Jisung sudah memiliki kekasih, Huang Renjun. Taeyong dan Winwin memandang kedua anak mereka dengan pandangan bingung.


Bahkan mereka sengaja menimbulkan suara keras akibat dentingan garpu dengan sendok tidak membuat Jeno dan Mark terkejut dan kembali ke alam sadarnya. Mereka berdua hanya memisahkan antara nasi dengan lauk, tanpa ada niat untuk memakannya.


Tentu saja perilaku Mark dan Jeno membuat Winwin sebagai Mommy mereka khawatir, "hei, kalian kenapa?" Taeyong menghela nafasnya pelan saat melihat tanda bahwa Mark dan Jeno tidak akan menjawabnya.


"Ada masalah?"


Mark dan Jeno mengangguk pelan seperti robot yang sudah rusak, Winwin semakin cemas dibuatnya. "Hei, makan dulu ya? Memang apa masalah kalian? Ayo dong, Mommy udah masakin kalian, loh."


"Enggak selera, Mom."


"Kalian ini kenapa sih? Jangan bikin Mommy khawatir dong!"


"Jisung udah punya kekasih."


Tangan Taeyong terhenti saat mendengar jawaban dari Mark dan Jeno, sementara Winwin hanya mengedipkan matanya berkali-kali. "Kalian suka sama perempuan yang sama?"


"Harusnya sih cuman aku doang, enggak tahu nih Si Jenong kenapa tiba-tiba suka sama Jisung. Padahal katanya udah move on!"

__ADS_1


"Ya terserah aku dong, Kak. Perasaan milik aku, bukan milik Kakak!"


"Pembohong!"


"Bodoamat!"


"Brengsek!"


"Kakak lebih brengsek!"


"Cukup!" Bentakan Taeyong membuat Mark, Winwin, dan Jeno terkejut. Winwin menarik lembut tangan Taeyong untuk menyuruhnya duduk kembali, sementara Mark dan Jeno menundukkan kepalanya.


"Makan! kalau sampai makanan kalian enggak habis, kalian enggak bakal dapat uang jajan dua bulan!"


Karena terlalu takut dengan ancaman Taeyong, Jeno dan Mark langsung memakan makanan mereka dengan sedikit cepat namun tidak berselera. "Kalian move on aja, ya? Jangan karena satu perempuan hubungan persaudaraan kalian renggang, oke?"


"ENGGAK MAU! PARK JISUNG TERLALU BERHARGA BUAT DI LEPAS!"


"LEE MARK! LEE JENO! MAKAN!"


Meskipun suara Haechan sangat manis dan merdu, tetap saja dia akan melenceng dari nada saat sedang menangis. Rengekan dan tangisam kembali terdengar saat Haechan berhenti menangis, "Kakak kamu kenapa, sih?"


"Sakit jiwa mungkin."


Lami dan Mamanya menggelengkan kepalanya pelan ketika Haechan kembali bernyanyi dengan nada flatnya. "Jisung, jangan tinggalkan aku!"


"Pesona Kak Jisung bikin Kak Echan gila, sumpah!"


Haechan melompat-lompat diatas kasurnya, menari tanpa makna, berguling-guling dengan selimut dan guling, dan sesekali berteriak keras membuat tetangganya berteriak kesal akibat ulah Haechan.


"Masa muda tidak akan terulang kembali! Nikmati masa mudamu yang sedang galau! Jangan ganggu tetanggamu yang sedang bersedih hati, waha tetanggaku yang paling cantik dan tampan!"

__ADS_1


Mama Haechan langsung menelpon dokter psikotes untuk membuatnya percaya bahwa anaknya sedang tidak mengalami gangguan kejiwaaan, sungguh dia sangat takut sekarang.


Sementara Chenle? Chenle hanya memakan makan malamnya dengan tenang, karena dia tahu bahwa Ayahnya merencanakan sesuatu untuknya. Dan tentu saja itu tentang Jisung, pemikirannya sangat berbeda. Chenle pikir bahwa kebahagiaan bisa dibeli dengan uang, sekalipun itu cinta.


Hari ini adalah hari kegalauan mereka, namun untuk Renjun dan Jisung merupakan hari kebahagiaan mereka. Buktinya, Renjun selalu tersenyum saat makan malam dengan Kakak Perempuannya dan Kakak Iparnya, Kim Taehyung yang sebentar lagi akan menikah dengan Sojung.


Hal ini tentu saja membuat Sojung ikut tersenyum karena Renjun jarang memperlihatkan senyumannya saat bersamanya, "yadeh yang baru jadian sama Jisung."


Renjun terkekeh pelan mendengarnya, Taehyung juga ikut menggodanya. Bahkan mereka berdua selalu memberikan Renjun sebuah quotes atau cara-cara membahagiakan sang pujaan hati.


*************


Keesokan harinya, Daehwi dan Jinyoung langsung menghujani Jisung pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan bagimana bisa dia berpacaran dengan Huang Renjun. Dibangkunya, bisa Jisung dengar Chenle berdecih pelan.


"Chenle kenapa?" Tanya Jisung saat melihat raut wajah Chenle yang kesal, membuat Daehwi dan Jinyoung langsung peka dengan situasi.


"Kesel aja, kenapa kamu lebih milih Kak Renjun daripada aku." Jisung terdiam mendengar jawaban Chenle, "udah enggak usah didengerin. Ini udah keputusan kamu, kok!"


Daehwi dan Jinyoung mencoba untuk mengalihkan pembicaraan antara Jisung dengan Chenle. Namun Chenle masih tetap kokoh dengan pembicaraan awalnya, bahkan dirinya menggebrak meja. Sepertinya Chenle belum bisa mengatur emosinya. Beruntung dikelas hanya ada mereka berempat, karena mereka datang terlalu pagi --ralat-- sangat pagi.


"Chenle! Udah!"


"Weh! Aduh kalau Kak Renjun tahu gimana? Chenle! Woi!"


Daehwi dan Jinyoung berusaha memisahkan Chenle yang membentak Jisung, membuat Jisung akan mengeluarkan matanya jika tidak ditahan olehnya. Tangan Chenle berniat untuk membuka paksa kancing seragam Jisung,


"Lumba-lumba yang mirip sama kembang kol mau ngapain Jisung?"


***Choose!


All member NCT Dream x Park Jisung!AU

__ADS_1


Story by FukuzawaAmanda


Bersambung***••••••


__ADS_2