Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]

Choose! [NCT Dream X Female! Jisung]
Part 23


__ADS_3

Tangan Renjun bergerak untuk menuliskan kata demi kata yang tercata di bukunya ketika Sang Guru menuliskan penjelasan dan memberikan beberapa tips untuk mengerjakan soal dengan mudah. Namun konsentrasinya terganggu saat merasakan getaran handphone yang berada di sakunya.


'Hm?'


Renjun menghela nafasnya pelan sambil menyimpan kembali handphonenya, 'nanti saja aku kesana, pelajaran ini lebih penting daripada menemuinya yang mungkin membuatku menjadi nyamuk disana' pikir Renjun yang kembali untuk memfokuskan dirinya dengan pelajaran saat ini.


To : Renjun


From : Kak Sowon


Ke ruang kesehatan sekarang jika kamu tidak ada Guru yang mengajar jam sekarang, jangan coba-coba membolos atau meminta izin jika ada Guru. Uang sakumu aku potong jika kamu sampai berani melakukannya.


Beberapa menit kemudian, Renjun membereskan buku-buku pelajarannya saat mendengar bel istirahat berbunyi. Kemudian segera dia melangkahkan kakinya menuju kelas Jisung sebelum pergi menemui Sowon. Namun, setibanya di kelas Jisung, Renjun heran saat tidak melihat Jisung yang biasanya akan menunggunya menjemput dirinya untuk sekedar makan bersama di kantin .


'Apa mungkin dia sudah berada di kantin? Atau bersama Kak Sowon? Tunggu, apa Kak Sowon mengirimkanku pesan seperti itu karena terjadi sesuatu pada Jisung?'


Renjun segera mempercepat langkahnya untuk menuju ruang kesehatan, sesampainya disana dia langsung mendapatkan sebuah teriakan Sowon.


"Jelaskan padaku!"


"Apa yang perlu dijelaskan? Soal aku makan bersama dengan Kak Taehyung tanpamu, Kak?"


Sowon memukul Renjun sebelum menunjuk Jisung, "Jisung? Ada apa denganmu?" Tanya Renjun sambil melangkah mendekati Jisung yang sedang minum teh hangat.


"Aku...ingin bercerita sesuatu pada kalian tapi kalian jangan marah, ya?"


Renjun tidak menjawabnya yang membuat Sowon menjawabnya untuk mewakili perasaan penasarannya, "ada apa?"


Saat Jisung ingin membuka mulutnya dan menceritakan kejadian dirinya berciuman bersama Chenle karena suatu kejadian di kelasnya, seseorang membuka pintu ruang kesehatan dan mengejutkan mereka bertiga.


"Yak! Bisakah kamu tidak mengagetkan kami?"


Seseorang itu menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal sambil menyegir saat Sowon mengomelinya, bukannya merasa bersalah, seseorang tersebut mencubit kedua pipi Sowon lalu menicum kening Sowon.

__ADS_1


Bibirnya membulat kecil saat melihat Jisung dan Renjun, "oh, bukankah kamu kekasih Renjun? Manis j---"


"Jadi, apa yang kamu lakukan disini, Kim Taehyung?"


Taehyung tersenyum, "menemui pacar kesayanganku."


Sowon menghela nafasnya, kemudian mengajak duduk di depan Jisung dan Renjun. Terlukis senyuman di raut wajah Sowon, "ceritalah, mungkin Pak Taehyung bisa membantu. Anggap saja pembicaraan antar Keluarga, oh atau memang kita akan menjadi Keluarga di masa depan?"


"Bukankah kita sudah merencanakan untuk menikah, Sowon?"


"Diamlah, Kim Taehyung."


"Oke-oke."


Setelah Sowon meyakinkan Jisung, Jisung pun mulai bercerita. Terkejut? Tentu saja, bukan? Terlebih lagi karena Chenle adalah sepupu dari Sowon dan Renjun. Taehyung hanya diam sambil sesekali melihat ekspresi wajah Sowon dan Renjun. Kemudian, Taehyung berdiri dari tempat duduknya sembari tersenyum lucu.


"Makan, yuk? Kak Taehyung laper nih."


Sowon melihat kearah Taehyung yang ternyata Taehyung juga sedang menatapnya dengan kedua mata penuh dengan sebuah pernyataan yang mungkin hanya mereka berdua serta Tuhan saja yang mengetahuinya. Helaan nafas keluar dari mulut Sowon sebelum memperlihatkan senyumannya dan mengajak Jisung untuk makan bersama di kantin.


Renjun mengerutkan dahi bingung saat Taehyung menepuk pelan pundak sebelah kanannya, "jangan terlalu dipikirkan, oke? Jangan sampai tali persepupuan kalian putus karena perempuan. Cari cara yang damai, oke?" Kata Taehyung kepada Renjun yang hanya dibalas helaan nafas dan gerakan anggukan pelan oleh Renjun.


Namun, Taehyung tahu bahwa Renjun tidak bisa menerima kalimat sarannya begitu saja karena terlihat jelas dari raut wajah Renjun yang kacau. Taehyung mengacak surai milik Renjun hingga membuat Sang Pemilik mendecak kesal, "hentikan, Kak Taehyung membuat rambutku berantakan. Bersikaplah seperti itu pada Kak Sowon saja, aku bukan Kekasihmu."


"Ei? Kamu ini bilang apa? Kamu kan calon Adik Iparku nanti dan maaf aku masih straight, oke? Hahaha! Lagipula jarang sekali kamu memakai cream di rambutmu, apa ada sesuatu?"


Renjun mengalihkan pandangannya dari Taehyung, sedangkan Taehyung menatap Renjun dengan raut wajah bingung saat melihat kedua pipi Renjun merona. "Aku...hanya berpikir kalau Jisung akan menyukainya" ucap Renjun dengan nada pelan namun masih bisa terdengar jelas oleh Renjun.


Kedua mata milik Renjun menatap tidak suka saat Taehyung tertawa terbahak-bahak, "baiklah-baiklah, aku tahu kamu masih berada di usia remaja yang sedang merasakan cinta jadi aku akan bersikap biasa saja---hahaha" ucap Taehyung sambil tertawa di akhir kalimat.


"Tcih, kalimat dan perbuatan tidak sama."


"Oke, maafkan aku. Sekarang kita makan. Ayo!"

__ADS_1


Renjun memutar kedua bola matanya jengah kemudian menyusul langkah Taehyung setelah menutup Ruang Kesehatan.


*****


Bukan hal baru jika satu atau beberapa Guru makan di kantin bersama murid lainnya, namun suatu hal baru jika melihat Guru Sowon dengan Guru Taehyung makan bersama di meja yang sama dengan Renjun dan Jisung. Para murid dibuat penasaran dengan hubungan mereka berempat dan dibuat iri dengan kemesraan dua pasangan tersebut.


"Kamu memesan makanan seperti biasa, kan?"


Jisung menganggukkan kepalanya lucu membuat Renjun mengusap lembut dan mencubit pipi mochi milik Jisung, "oke, tunggu sebentar ya, Princess."


Para murid yang berada di kangin dan melihat sikap renjun kepada Jisung itu berteriak sambil menggigiti kain seragamnya ataupun benda-benda di sekitarnya karena gemas dan iri pada interaksi mereka yang sudah diketahui memiliki status sebagai sepasang Kekasih.


Kedua bibir Jisung membulat kecil saat menyadari sesuatu, Sowon yang menyadarinya hampir saja akan bertanya ada apa kepada Jisung jika saja Taehyung tidak cepat menutup mulutnya dengan telapak tangan besarnya dan membisikkannya sesuatu. Sowon menggelengkan kepalanya, "dasar anak remaja" gumam Sowon yang memperlihatkan senyuman tipisnya.


Tidak membutuhkan waktu lama, Renjun pun datang membawa pesanan mereka berempat. "Ada apa?" Tanya Renjun dengan nada lembut saat merasa Jisung terus menatapnya, Jisung menggelengkan kepalanya pelan kemudian meminum jus jeruk meliknya.


"Tidak ada, hanya merasa gaya rambut Kak Renjun hari ini berbeda dari yang biasanya."


Gerakan Renjun seketika terhenti mendengar ucapan Jisung, "kau tidak menyukainya?" Tanya Renjun dengan perasaan khawatir karena takut Jisung tidak menyukai gaya rambutnya. Jisung kembali menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban.


"Hanya saja, aku merasa Kak Renjun hari ini sangat tampan dan lebih tampan dari biasanya. Jisung suka sama Kak Renjun."


Seharusnya Jisung mengatakan kalimat tersebut saat mereka tidak berada di tempat umum walaupun tidak ada yang melarang mereka karena itu hak mereka, namun hal tersebut membuat para murid yang tidak memiliki pasangan menjerit frustrasi karena iri. Bahkan murid-murid yang sudah memiliki pasangan pun ikut berteriak karena merasa iri.


Renjun mengusap lembut surai halus milik Jisung, kedua matanya menatap Jisung dengan tatapan lembut. "Aku juga suka samu, Jisung" ucap Renjun sambil tersenyum manis yang dibalas Jisung dengan senyuman manis nan lucu miliknya.


Sekali lagi, mereka membuat para murid dan Sowon serta Taehyung menjerit iri karena perilaku dan interaksi mereka saat ini. Bahkan saya sendiri sebagai penulis cerita merasa ingin membanting laptop karena merasa adegan ini sungguh membaperkan dan membunuh kebucinan saya :)


Choose!


All member NCT Dream x Park Jisung!AU


Story by FukuzawaAmanda

__ADS_1


Bersambung•••••


__ADS_2