
Pagi pun berlalu. Aku bangun dan sholat subuh. Selesai sholat. Aku menyiapkan sarapan ala kadarnya. Aku membuat nasi goreng, Tempe goreng dan telur dadar. Karna aku memang belum sempat berbelanja. Selesai membersihkan bekas masak
Jam menunjukkan pukul 06.30 Aku membbangun kan Dina dan kak Andrian karna kak Andrian harus pergi kerja.
"Ay. Ayo bangun sarapan yuk..
" sebentar lagi Mil." Dina pun lanjut tidur.
Sekarang aku beralih ke kamar kak Andrian.
Tok tok tok
Tak ad Sahutan
Aku membuka pintu kamar dan agak masuk ke dalam. Namun tiba tiba kak andrian keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya.
Aku sempat melirik tubuh nya yang sangat sangat berotot. Aku langsung berbalik badan dan langsung keluar dari kamar dan membanting pintu kamar.
Lama aku mematung dan menetral kan jantung ku yang hampir copot di balik pintu.
Tak lama kemudian kak Andrian keluar dari kamar sudah dengan menggunakan kemeja dan celana slim fit.
"Ada apa sayang..?" Sambil menoel hidung ku yang setengah pesek.
"Sarapan udah siap kak. Kita sarapan sekarang ya. "
"Iya calon istri ku. " dia kembali mengacak acak pelan rambut .
Kami pun berjalan kearah meja makan.
"Dina mana..?
" belum bangun dia. Katanya nanti nyusul"
Aku pun langsung menyajikan nasi goreng dan lauknya kedalam piringnya.
"Terimakasih sarapan nya. " dia tersenyum manis membuat aku malu malu kucing.
"Sama sama kak. "
"Maaf ya sarapannya ala kadarnya aja Karna memang belum sempat belanja"
"Gak apa apa sayng. Ini aja udah enak. Dan ini memang kesukaan aku. "
*****
"Sayang. Aku berangkat kerja ya. Kamu disini sama Dina. Kalo udah selesai kerjaan nanti kakak langsung balik ya "
Kaka Andrian berpamitan kepada ku.
"Iya kak. Hati - hati di jalan. Aku baik -baik saja. Kok"
Aku melambaikan tangan mengantar kan kepergian kak Andrian.
Kini hanya dia penyemangat ku dan kini hanya Dina keluarga ku.
Jam menunjukkan pukul 2 siang. Setelah beres - beres rumah dan mandi. Aku dan Dina berencana mau makan sambil berbelanja ke swalayan untuk membeli keperluan rumah yang sudah habis.
Tok Tok Tok.. "Assalamu'alaikum.
" Ay. Tolong bukain pintu ya. ku belum siap ne. " aku dan Dina yang masih dikamar, dia langsung keluar untuk membuka pintu.
"Oky."
Driiiiit.
Suara pintu di buka. Tapi kok Dina diam aja, tanpa suara orang yang masuk.
Aku pun keluar dan berjalan menunduk sambil memasukkan handphone kedalam tas tanpa menoleh tamu yang datang
"Siapa Ayyyyyyyy"
aku langsung melongo dan mematung di tempat. Siapa yang ku lihat.?
Kenapa dia ada disini dan menggunakan kursi roda.?
__ADS_1
"Hai Mil. Apa kabar.? Dia melambaikan tangan dan tersenyum kepada ku.
Tanpa terasa air mata ku mengalir lagi. Ini bukan duka ku. Tapi ini luka lama tapi kembali berdarah.
" silahkan masuk tante.."Dina mempersilhkan Angga dan ibunya untuk masuk kerumah.
Tanpa ku sangka, tante Nita langsung berjalan ke arahku dan langsung memeluk ku.
"Turut berbela sungkawa ya nak. Maaf tante baru datang sekarang. " Aku hanya diam tanpa membalas pelukan tante Nita.
Aku menatap kak Angga dan kak Angga menatap ku tanpa menoleh sedikit pun. Dia tersenyum kepada aku. Senyuman yang dulu pernah mewarnai hari ku. Senyum yang MEmbuat ku rindu.
Aku dan Dina duduk berdampingan sedangkan kak Angga dan ibunya duduk di kursi tunggal dan kursi roda.
"Apa kabar tante. " tanya Dina.
Bagaimana dengan hatiku. Jantung ku berdebar banget. Entah kenapa.. Aku juga tidak tau
"Alhamdulillah tante sehat Ay. Bagaimana kabar ibu mu...?
" alhamdulillah sehat juga tan. "
"Kenapa Mil. Aneh ya. Kondisi aku.. ."
"Kamu ke mana aja..? Kamu pergi tanpa kabar. Sekarang kamu kembali dan.. dan tersenyum. Tanpa rasa bersalah... "!
Mata ku perih namun tak dapat mengeluarkan air mata lagi.
"Maaf Mil.... "
"Cuma maaf...?"
"Mila. Mau Dengerin tante kan..?
Aku mengangguk
"Ceritanya begini. "
*****
"Bagaimana keadaan anak saya dok..,? " Angga yang tiba tiba pingsan langsung dilarikan ke RS terdekat.
Setelah pemeriksaan lengkap dokternya pun menjelaskan keadaannya.
"Anak ibu mengalami kanker otak stadium 3. Tadi saya telah melakukan pemeriksaan lengkap. Apa kah Selama ini anak anda sering mengalami sakit kepala??
"Saya tidak tau dok. Saya jarang dirumah. Begtu pun suami saya. "
" mmmm begitu ya. Jadi anak anda perlu perawatan segera. Dia harus segera melakukan operasi untuk mengangkat tumor diotak nya.
" "Baik dok. Kita tunggu dia sadar dulu ya. "
Aku menunggu Angga sadar dengan sangat sangat semas.
"Pi gmna ne pi. Angga ank kita satu satunya pi.. Kita terlalu sibuk sama kerjaan sih pi ini salah kita pi...
"Iya Mi. Tapi Jangan mondar - mandir terus juga mi papi pusing liatnya Duduk aja dulu.. Angga pasti cepat sadar"
"Pi gimna mami gak panik. Angga dari tadi belum bangun...
Gak lama itu angga sadar.
" sayang. Gimana perasaannya nak..?
"Angga di mana Mi..?
" kamu di RS syang.. Tadi kamu pingsan kami langsung bawa kamu kesini. "
" apa kah kamu sering sakit kepala..?
"Iya mi. Emang kenapa Mi..?
"Nak. Kamu selama ini kenapa tidak bilang kalau kamu sering sakit kepala...?
" baGai mana aku mau bilang mi. . Mami sama papi jarang dirumah...
__ADS_1
Aku dan papi pun memeluk Angga
"Maafin kami nak..!"
Kami pun selesai berpelukan.
" iya mi. Pi.! Mi. Sebenar nya aku sakit apa..? "Ka-mu. Kamu sakit kanker otak stadium 3 nak..
Mami pun menangis sesegukan. aku pun ikut meneteskan air mata dalam diam.
" jadi kamu harus operasi sayang. Tapi tenang. Kita akan berobat ke RS yang yang paling habat dalam menangani penyakit ini. "
"Tapi aku gak mau sekarang mi.. Aku mau ketemu Mila dulu.,
" tapi sayng...!
"Gak mi. Setidak- tidak nya aku bisa menemui Mila tuk yang terakhir kali nya mi..
" kamu jangan ngomong kek gitu nak. Kami akan pastikan Kamu akan baik baik saja. "
******
"Dan kami memutuskan untuk berobat ke luar negri nak"
"Kenapa juga kamu mengakhiri hubungan kita. Kita bisa menjalani nya sama- sama. " "Gak Mil. Itu akan ganggu kamu kuliah.. Tapi selamat ya. kamu sudah menemukan tambatan hati kamu. "
"Ya terimKasih.
" oya tante. Sekarang tante tinggal dimana...? "Sekarang tante udah balik ke rumah lama kok.. Kemarin tante pulang. Rencana bsok mau kerumah kamu juga. Tante kangen sama ibu kamu. "
"Oo iya tante. Jadi gmn kabar kak Angga sekarNg tan.? " tanya Dina
"SekarNg sudah baikan. Kankernya tinggal stadium 2."
"Tante pamit pulang ya Mil.!! "
"iya Tante. Hati hati di jalan.
"Yang sabar Nak ya. "
Tante Nita memeluk ku.
" assalamu'alaikum
"Waalaikum salam.
Mereka berpamitan pulang .
" assalamu'alaikum. "Kak Andrian pulang
" Walaikum salam. "Jawab kami serempak.
" apa kabar kak Andrian. ? Sapa Angga Yang semula nya kak Andrian terkejut. Tapi di mampu menyembunyikan keterkejutan nya. "Alhamdulilah sehat. Kamu apa kabar nya..?" Kak Andrian berjalan ke arah Angga dan memeluk nya. "Seperti yang kakak lihat. "
"Kak aku pamit ya.. " kak Angga berpiMitan dengan kak Andrian. Kak Andrian termenung sebentar.
"Kok melamun kak..? Aku bertanya ke kak Andrian.
" gak ada kok sayang. Kalian udah makan..? "Belum kak. Tadi rencana mau makan. Eh dah nyampek tamu..!
" ya udah. Kita makan yuk..!!
"Iya kak.
Yang awalnya cuma mau ke swalayan sekitar. Ini malah pergi ke mall yang agak jauh.
" mereka bilang apa tadi sayang..?
"Gak ada apa apa kak..! Kenapa ...?
" oooo. "
Apa yang dibisik kan Angga kepada Andrian..? Akan kah cinta Mila kepada Andrian akan berpaling ke Angga..?
Bab selanjutnya ya.
__ADS_1