
Setelah meneduhkan perjalanan sekitar 30 menit akhirnya kami sampai di rumah sakit yang kami tujuan. Tak lupa kami membeli buah buahan sebelum datang kemari.. Saat sampai Kak Andrian langsung bertanya kepada resepsionis.
"Sus. Pasien atas nama Angga di ruang mana ya..?
" sebentar ya mas.!
"Kamar Beringin diruang observasi ya mas. "
Kami pun berjalan kearah kamar tersebut.
Dari lorong kami bisa melihat tante Nita duduk dengan cemas.
Kami pun memelankan langkah .
"Assalamu'alaikum tante. " aku mengucapkan salam. Dan tante Nita langsung menoleh kearah kami dan langsung memeluk ku.
"Wa'alaikumussalam nak. Terimakasih sudah mau datang. "
"Iya sama-sama tante. "
"Bagaimana keadaan Angga om..!? " ucap kak Andrian.
"Angga pingsan lagi. Ini lagi di periksa sama dokter spesialis kanker. "
Tidak lama kemudian Dokter nya keluar dari ruangan Angga..
"Keluarga pasien..? "
"Iya dok. Saya mama nya. "
"Jadi begini. Pasien tidak apa- apa di hanya kecapekan dan banyak pikiran. Kalo bisa. Di jangan kerja dulu. Biarkan dia istirahat dirumah."
"Jadi sekarang bagaimana dok..?
" ibu tenang ya. Sebentar lagi dia siuman kok. Dan ibu sudah bole masuk. "
Tante dan om pun masuk disusul aku dan kak Andrian. Aku melihat kak Angga terbaring lemah diatas tempat tidur. Aku tidak menyangka dia yang ceria dan kuat akan berdiri seperti ini.
"Duduk dulu nak. "
"Iya tante" aku dan andrian duduk bersebelahan.
"Beginilah nak keadaan Angga. Kami hanya bisa berdoa dan berusaha akan kesembuhanya"
"Yang sabar tante ya. Angga pasti kuat.. "
Tidak lama kemudian Angga sadar.
"Mila. Maaf kan aku.. Maaf. Mila jangan pergi.. '!
aku menatap kak Andrian. Aku mengajak kak andrian untuk bangun dan mendekat ke arah Angga.
" kak ini aku Mila."
Kak Angga membuka matanya dan melihat ke arah aku dan beralih ke arah kak Andrian.
"Maaf kan aku Mila disisa sisa hari ku aku ingin kita seperti dulu lagi..! "
"Maaf kak. Aku gak bisa. Ada kak Andrian yang harus aku jaga perasaanya..
Kak angga meneteskan air matanya. Dan kak angga menatap kearah Kak Andrian.
" kak izin kan Mila mengisi sisa sisa hari ku kak. "
Kak Andrian hanya diam tidak menjawab. Mata nya terlalu fokus melihat kearah Angga yang terbaring lemah.
__ADS_1
Sedetik kemudian.
"Kami akan sering sering menjenguk kamu Nga..!" ucap kak Andrian. Aku memandang kak Andrian dengan penuh tanda tanya.
"Terimakasih banyak nak. " tante Nita memeluk ku sambil berlinang air mata.
Lama kami bercerita. Akhirnya angga tertidur juga. Kami pun berpamitan kepada tante Nita
"Tante kami pamit pulang ya..!
" iya sayang. Terima kasih ya nak. Hati hati dijalan. "
"Iya tante. Sama-sama.
Kami pun berlalu pergi. Saat didalam perjalanan. Kak Andrian banyak diamnya.
" kak. Kakak marah...?
"Kenapa marah sayang..?
" yaaa... Karna kita jenguk kak Angga..! "Aku pun menjawab sambil senyum senyum malu dan menggaruk kepala ku yang tak gatal.
"Kan kakak yang ajak lagi pula kan Angga sepupu kakak. Walaupun dia mantan kamu. Masak kakak harus cemburu sama orang sakit" dia tersenyum kepada ku. Tapi senyum yang tidak ikhlas.
Saat sampai dirumah. Kak Angga langsung berpamit pulang. Tidak seperti biasanya dia langsung pulang tanpa kecup kening ku dahulu.
"Kok sikap kak Angga lain ya.. " batin ku.
Aku pun menyingkirkan perasaan ku. Kulihat dina sudah rebahan di kasur kamar ku. Selama ibu dan bapak pergi. Dina selalu tidur dirumah ku. Katanya dia gak enak hati kalo harus tinggalin aku dirumah sendiri.
"Udah pulang Mil...?
" menurut Loe..??
" maaf. " Aku pun gak enak hati. Akhirnya aku ceritain sama Dina tentang sikap Kak Andrian setelah menjenguk Kak Angga.
"Ooooo kak Andrian cemburu tu. Tapi dia gengsi.. Nanti juga baikan sendiri. "
"Iya juga sih. "
"Oya Mil. lusa kak Andrian ulang tahun kamu.. Mau Kasih surprise gak..?
" bole. Besok temenin buat beli kado ya..!?
"Oky. "
Sebelum tidur mila berfikir dia harus mencari kerja. Namun di era sekarang pasti susah mendapatkan pekerjaan. Mungkin Mila harus mulai dari awal lagi.
Keesokan hari nya. Tentu setelah menyelesaikan pekerjaan rumah Mila mulai mencari lowongan pekerjaan di internet dan juga koran.
Tingggggg.
("Sayang nanti sore mau temenin kakak nonton pertandingan Baseball gak.. . ? )
(" maaf kak. Gak bisa aku ada janji sama Dina. ")
("Oooooh baik lah. Hati hati ya. ")
("Oky. Kakak juga ya")
Aku membalas chat nya kak Andrian. Dan aku melanjutkan chat dengan Dina.
" Ay. Kuenya udah pesan apa belum...?
"Beres tu. Besok ambil sekalian kita jalan.
__ADS_1
" oky. Thanks ya..!
"Jam berapa kita jalan.!?
" ne mau OTW. "
"Oky. Hati hati.! "
Aku pun bersiap siap. Aku menggunakan kaos dan celana jeans yang membalut tubuh ku.
"Assalamu'alaikum. "
"Wa'alaikumussalam. Ooo udah sampai Ay. "
"Iya ne. Aku laper mil. Kamu masak apa..?
Dina membuka tudung saji yang ada di meja makan.
" waaah kosong. Tumben banget. Mejanya kosong. "
"Hehehhe lagi males masak Ay. Kita makan diluar aja ya. Aku pun belum makan siang. "
"Oky deh yuk capcus... '
Dua puluh menit kami menempuh perjalanan karna tujuan kami ingin makan nasi padang favorit kami.
" ehhhh neng mila sama neng dina. Apa kabar..?
"Masih ingat kami buk...?
"Masih dong.. Kayak biasa ya...?
" iya buk. Kayak biasa tambah teh dingin buk ya 2 buk. "
"Siap neng. "
Saat kuliah Kami memang selalu makan nasi padang disini. Bahkan setelah lulus pun. Kami sering kesini.
Tidak lama kami menunggu sampaikan pesanan kami.
"Ini neng pesanan nya. Nasi padang pakai ikan lele+ gulai rebus dan sambel hijau nya yang banyak..! " ucap Ibu nasi padangnya
"Mantap buk
" Makasih ya. " ucap kami serempak
Selesai makan kami menuju mall tempat kami sering berbelanja.
"Ay. Aku beli apa ya buat kak andrian..?
" kita liat liat dulu yuk...!
Kami pun berkeliling dari mulai. Toko pakaian. Sepatu namun aku lebih tertarik dengan toko jam tangan.
Aku memilih jam tangan yang tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Karna keuangan ku lagi menipis..
"Kek mana Ay. Bagus. ?? Aku mencoba memakaikan ke tangan ku. Dan terlihat sangat cocok dengan kulit kak andrian yang kuning langsat.
" bagus Mil. Kak Andrian pasti suka.!
"Mil. Malam ini kita tidur dirumah ku ya. Mama katanya kangen. . ??
" emmm bole Ay. !
Pukul 16.30 kami selesai berbelanja dan Dina langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah nya..
__ADS_1