Cinta Berkabut Rindu

Cinta Berkabut Rindu
Ternyata


__ADS_3

POV DINA


"Mil bangun Mil..?


" Emmmm.


"Bangun terus. Abis tu mandi . Bentar lagi tamu akan datang"


Saking lelahnya aku pun tertidur. Aku bergegas ke kamar mandi. Seketika aku teringat. Apa kah mimpi atau bukan. Kuliat kak Angga memandangiku saat tidur.. Selesai mandi aku langsung bertanya sama Dina.


"Ay. Tadi di kamar siapa2 aja. ????


Mampus aku


" Haahh??? Gak ada siapa- siapa.. Kita cuma tidur berdua. Yang ada tadi mama bangunin aku...


"Oooooo


Huufffff syukur gak da pertanyaan lagi.


Flashback.


" Ay...


Tiba-tiba kak Angga mengetuk pintu.


"Ada apa kak...?


" Husssssst jangan ribut. Mila udah lama tidur nya...?


"Udah kak. Kenapa..?


" Bole kakak masuk ya.


"Mau ngapain. ????


" Kakak cuma mau melihat wajahnya aja. Karna sulit x kalo harus bertemu dengan nya


"Alhamdulillah kakak ku udah insaf.


" Kakak beneran suka sama Mila...


"Emmmm.....


" Kenapa kakak gak nyatain cinta ke dia.???


"Kakak takut dia tersakiti lagi...


" Sumpah ni playboy pengecut banget...


"Ini lain Ay. Rasa nya beda. Kamu gak akan mengerti. Antara takut kehilangan dan takut tersakiti..


" Ya elah playboy cap kadal ne namanya...


"Awas ya kalo sampai ketahuan.. Mampus kita kak.


Flashback.


" yuk kita turun Ay.


Sungguh aku sebagai wanita terpana melihat kecantikan Mila yang alami.. Pantesan kak Angga klepek- klepek dibuatnya.


"Loh kok malah melamun.

__ADS_1


" Gak itu. Kacamatanya..


"Sebenernya mata aku sih gak parah2 banget. Cuman aku PD aja pakai kaca mata.


" Jadi gak di pakek ne...?


" Gak... Yuk turun nanti telat. Masak tuan rumah datangnya terakhir."


Aku pun turun bersama Dina, saat sampai di bawah , ku lihat keluarga dina sudah berkumpul... Ku tebarkan pandangan ku mencari sesosok manusia yang sudah menghantui hari-hariku.


"Jam berapa acaranya di mulai Ay...


" Bentar lagi mungkin. Kita ke mama ya... Nanti Ku kenalin keluarga besar ku ya.


"Selamat ulang tahun tante. " Sambil cepika cepiki.


"Doa terbaik untuk tante ya.


"Terimakasih sayang.


Aku pun diperkenalkan dengan keluarga Dina. Kebetulan mama Dina cuma 2 bersaudara. Mama dina dan ayahnya kak Angga,dan ada beberapa orang tamu yang lain. Keluarga mereka semua ramah. Jadi kita gak terasa asing disini. Setelah aku memperkenalkan diri dan bercakap-cakap, Karna mereka asik berbicara tentang pekerjaan dan kesibukan masing-masing akhirnya aku keluar mencari angin segar.


"Ay. Aku keluar sebentar ya...


" Oky. Nanti aku nyusul.


Saat aku keluar mata ku terpaku pada kolam ikan. Aku duduk di tepi kolam dan memainkan airnya.


Kok kak Angga gak nampak ya... Batin ku.


"Hai mil.


Aku tau suara itu. Aku berdiri dan berbalik, tanpa sengaja aku tersandung Seandainya tangan Angga tidak meraih tubuh ku. Sudah pasti aku sekarang berada di dasar kolam ikan. Dan lagi- lagi aku barada di pelukannya. Dan aku mohon jangan lepas kan pelukan ini. Karna kalo lepas pasti aku basah kuyup. Hehheeheh


Jarak wajah kami hanya beberapa senti. Aku bisa merasakan deru nafas nya yang harum. Manik mata yang begitu indah. Hidung yang mancung bulu mata yang lentik. Sungguh sempurna ciptaan Tuhan.


" Aku gak pa-pa kak.


Aku mencoba untuk melepaskan pelukan ini. Tapi


"Biarkan seperti ini untuk sesaat Mil. Aku sangat merindukan mu. ". Tanpa aku sadari aku memang merindukan wanita ini.


Aku suka wangi Mila. Wangi vanila yang begitu lembut. Sehingga kita betah berlama-lama dengan nya. Jarak kami hanya beberapa senti bahkan hidung kami hampir bersentuhan. Ingin ku kecup bibirnya yang ranum. Mata yang begitu teduh dihiasi manik mata yang hitam pekat.


Aku mencerna kata-kata rindu yang dia ucapkan. Apa kah mimpi apa nyata.


Bangun mil. Bangun. Kucubit paha ku dan ini nyata. Tarasa sakit.


"Udah kak. Nnt di liat yang lain gak enak. "


"Mil. Aku mohon jangan menjauh.. !!


" Jika aku mendekat. Apa keadaan akan baik- baik saja..?


"Apa yang kamu khawatirkan..?


Keluarga kita berbeda rangga. Batin ku


Aku berlalu pergi meninggalkan dia sendiri. Akhirnya pun dia melangkah masuk ke dalam..


Suasana yang ramai. Berasa sepi bagi ku.


Akhirnya acara makan-makan pun dimulai. Kami semua duduk di meja yang besar. Aku mengambil duduk di samping Dina. Tapi tiba - tiba.

__ADS_1


"Kak. Sini.!


Yang semula Dina yang duduk di samping ku kini tergantikan dengan posisi kak Angga. saat aku ingin berdiri untuk mencari posisi yang lain. Angga malah menggenggam tangan ku. Akhirnya aku duduk kembali.


" Silahkan di cicipi makanan nya...


"Emmm rendang nya enak ne. Beli di mana mba...??? Kata tante Nita


" Ini mila yang masak. Sop nya juga.


"Wah pandai x kamu masak rendang nya. Beruntung ya.. Kalo punya mantu pandai masak.


"Makasih tante.


Dina tersedak. Sambil senyam senyum sendiri.


" Kamu gak papa nak.?


"Gak pa-pa tante.


" Mami kan pandai masak juga. "Puji papinya Angga


" Papi ne ada-ada aja.


"Kapan-kapan ajak mila kerumah tante ya Ay.. Biar bisa masak bareng2 gtu. Kan seru ya...


" Emmm tenang tante. Aya akan bawa Mila kerumah tante secepatnya. Ya Mil... ???


"Hah iya tante.


Ya Tuhan apakah ini tanda lampu hijau Atau hanya semu...


Setelah acara nya selesai mereka berpamitan pulang. Termasuk Angga. Setelah aku tau dia merindukan ku aku mulai beraNi menatap matanya. Tatapan dan senyuman yang aku rindu kan.


Aku dan Dina langsung istirahat ke kamar nya.


"Aku mau jujur sama kamu..! Tapi kamu janji jangan marah.


" Ih apaan sih. Serius amat.


"Sebenernya yang kasih makanan itu bukan aku. Itu kak Angga. Kamu taukan rumah yang dekat dengan kos kamu. Itu kak Angga yang tempatin. Dia khawatir sama kamu saat malam tiba. Saat dikampus dia selalu perhatiin kamu. Dan tadi. Saat kamu tidur. Dia yang jagain kamu. Katanya dia rindu ingin melihat wajah mu. Maaf Mil. Aku sembunyikan semuanya.. "


Tanpa terasa air mata ku jatuh dengan perlahan. Rindu yang ku pendam, rasa yang ku tahan. Membuat aku jauh dari orang yang begitu peduli terhadap ku. Betapa egonya aku..


Ku peluk Dina sekuat2nya . Akhirnya sesak yang kurasa melebur menjadi penyemangat ku untuk mendapatkan DIA. Ya dia cinta pertama ku.


"Ay. Apa gak apa-apa kalau aku dan kak Angga jadian. Jujur ini pertama bagi ku. "


"Emang kenapa.?


" aku takut keluarga nya gak restui kami..!!


"Gak mungkin tante Nita baik kok orang nya.. Liat aja tadi. Dia begitu care kan sama kamu.


" iya sih....


"Udah gak usah mikir terlalu jauh. Jalanin aja dulu.. Semua akan baik- baik aja kok.


" iya Ay. Makasih ya.. Kamu udah nyemangatin aku.


"Sama-sama.. Kita istirahat yuk...


" iya. Aku pun dah ngantuk x.. Good night

__ADS_1


"Good night too


__ADS_2