Cinta Berkabut Rindu

Cinta Berkabut Rindu
Saudara Dina


__ADS_3

Pov Andrian


Aku sudah memutuskan untuk pulang dari perantauan. Bukan tanpa alasan aku menyendiri dan jauh dari keluarga, aku terlalu jengah di rumah, setiap aku pulang. Aku selalu disuruh kan dengan pertanyaan - pertanyaan nyeleneh.


"Andrian. Kapan kamu menikah."


"Kapan kamu kenalin calon menantu mama"


"Mama pengen nimang cucu" dan sebagai nya.


Akhir nya aku memutuskan untuk membuka cabang dari anak perusahaan yang aku bangun dengan sahabat ku "David".


Sebelum sampai rumah. Tak lupa aku membeli kue kesukaan ibu dan adik ku. "Wahhh tempat nya belum. Begitu banyak perubahan" kagum ku.


Saat aku akan menyeberang aku, aku melihat seorang wanita yang duduk di kursi depan swalayan. Dia tak asing bagi ku.. Dan tiba -tiba ..


Aku di hantam suatu benda dan tak sadarkan diri.


********


Setelah aku membeli dua bungkus nasi padang, minuman dan beberapa cemilan. Aku kembali kerumah sakit. Saat di Koridor aku melihat Dina dan keluarga nya berjalan tergesa gesa aku pun memanggil nya


"Dina. Dina. " dia pun menoleh "Mau kemana...? "


" itu. Aku mau liat abg aku di UGD."


"Ooo. Aku mau kestu juga.


" ya udah yuk.


Saat sampai di depan tempat tidur aku pun terkejut. Tante langsung memeluk pria tersebut. dan menanyakan keadaan nya.. Ini abg Dina...?


"Mil. Kamu bed berapa..?


Aku yang berdiri di ujung bed hanya bisa diam.


" kamu kenal dia ay..? Tanya abg dina!


"Dia teman ku kak..!


" dia yang nolong kakak tadi. Jawab kak Andrian. Dia menatap ku dan mata kami pun bertemu. Ya ampun ganteng banget ne orang.


"Ya ampun Mil. Untung kamu yang nolong. Kalo orang laen entah gimana keadaan Andrian. "


" apa kata dokter tad Mil.?


"Gak kenapa- kenapa kok Tante. Cuma syok aja. Kata nya kalo gak pusing lagi. Udah bole pulang kok.


" Administrasi nya tadi gmn Mil. ?


"Aman tu Ay.


" kamu sih Dri pulang gak bilang- bilang.


"Hehehhe pikir mau kasih surprise


" selamat kak ya. Surprise nya berhasil. Sampe mau buat mama pingsan tau.


"Iya maaf.


" kamu masih pusing apa masih ada yang sakit..?


"GK sakit lagi mah. Aku agak betah lama- lama lama di RS.


" ya udah yuk kita plg.


Suster pun melepaskan infus dari tangan. Kak Andrian.


"Mil. Kamu pulang pakek apa...?


" motor Mila ketinggalan di swalayan sana tante. " sambil nyengir kuda.


" ya udah. Pulang bareng kita ya. Biar Om anterin sampe swalayan situ... Kalo di tinggal lama- lama takut hilang motornya


"Iya Om.

__ADS_1


Aku pun pulang bareng mereka sampai swalayan. Sampai dirumah aku menceritakan semua nya kepada orang tua ku.


" syukurlah kalo dia gak kenapa- kenapa nak.


"Iya Ma.


Ya udah kamu bersih bersihsana. Abis tu istirahat. Dah malam.


" iya Ma.


Ah lelah nya hari ini... Sambil rebahan sebentar. Aku kok gak kepikir ya kalo itu kakak nya Dina. Padahal aku pernah melihat nya di foto.. Ya ampun... Sambil tersenyum sendiri.


*****


Selang beberapa hari. Aku berangkat kerja seperti biasa nya.


0


Saat akan makan siang, Aku mendapat kan sebuah panggilan nomer tak di kenal


("Hallo Assalamu'alaikum)


("Wa'alaikumussalam. Dengan Mila. ? )


(" iya. Ini dengan siapa ya..? )


("Ini Andrian kakak nya Dina. )


(" ooo iya kak ada apa...? )


("Kamu di mana sekarang...? )


(" saya di tempat kerja kak.)


("Bole ketemu gak. Kk di depan kantor kamu ne. )


Oh my good ada apa ni... ? Karna lama aku menjawabnya akhir nya dia bilang


(" kalo gak bole kakak balik lagi aja Mungkin ganggu kerjaan kamu. ")


(" baiklah kk tunggu di depan ya.)


("Oky kak. Tunggu 5 menit lagi ya.)


Aku langsung bergegas turun kebawah.


Saat sampai di lantai 1 aku langsung menyebarkan pandangan ku untuk mencari sesosok Andrian.


Ternyata dia duduk diruang tunggu. Para wanita senyum senyum sendiri saat melihat kak Andrian. Memang kak Andrian berparas tampan tak ayal jiwa kaum hawa melihat nya akan terpesona.


"Hai kak.


" Hai Mil". Dia berdiri pas didepan ku. Waw badannya atletis banget. Dengan sejumlah roti sobek yang dilapisi kemeja.


"Ada apa ya kak...?


" makan siang bareng yuk.. Sebagai tanda terimakasih karna udah tolongin kk.


"Emmm gmn ya. Udah janji sama teman setim gimana kak.? Bohong ku. Kan gak mungkin aku langsung mengiyakan.


" ya udah berarti kk makan siang nya gabung sama orang ini aja. "


What gila ne orang. Nekat banget


"Ya udah kak. Kita makan berdua aja.nanti Mila kabarin mereka.


" baik lah.


"Kita makan kemana. ?


" terserah kakak aja deh.


"Oky deh


Kami pun sepakat untuk mampir di rumah makan cepat saji.

__ADS_1


Dia mengambil daftar menu dan menyerah kannya kepada ku.


" kamu pilih dulu.


"Mba. Kami pesan ini 2 ya... Minum nya jus wortel dan lemontea.


" ditunggu ya mas mbak.


Pelayan itu negelirik sambil senyam senyum sendiri.


"Gak usah lirik- lirik mba. Liat aja. Belum ada yang punya kok. " kata kak Andrian.


Pelayan itu pun langsung kembali ke dalam. Sambil berjalan menggoda.


"Susah ya. Jadi orang tampan.. Banyak yang perhatiin." sindir ku


"Gak juga. Kita nikmati aja setiap pemberian Tuhan."


Sombong nya batin ku.


"Oya Mil. Terima kasih ya. Udah nolongin aku kemaren.?


" iya sama- sama kak..


"Jadi kek mana keadaan kakak...


" udah gak pa apa kok.


"Dina kemana kak...?


" Dina di rumah tadi katanya mau ke kampus.


"Permisi mas mbak. Ini makanan nya.


" makasih. "Kami jawab nya serentak. Tak lupa pelayan itu memberikan potongan kertas. Yang mungkin isi nya nomor handphone.


" Mil. Kamu kerja di bagian apa..?


"Bagian editing kak. "


"waw keren ya. " aku pun hanya tersenyum sambil menyantap pesanan aku.


"Kak Andrian kerja di mana...?


" kakak kerja nya cuma jalan -jalan sama gambar -gambar aja"


"Maksud nya..?


" kakak kelola CV.Arsitektur Jaya....


"Waw. Hebat ya...!! Kakak bagian apa..?


" bagian drafter sama handel bagian development..


" emmm selama ini kakak di mana.? Kok gak pernah jumpa ya..?


"Kemaren kakak urus cabang yang di bali..ne baru pindah"


"Pantesan gak pernah ketemu ya... Pasti enak sekali disana kak ya... !


" lumayan. Udah pernah kesana..?


"Belum sih..! Sambil senyum malu


" kapan- kapan kita kesana ya..


Aku membalas dengan senyum aja.


******


Saat aku sadar dari pingsan. Aku melihat seorang wanita yang tadi menolong ku saat aku kecelakaan. Dia yang membawa dan mendampingi ku kerumah sakit. Lama ku pandang dia yang sedang asik memegang ponselnya. Entah sejak kapan aku mulai mengagumi nya padahal kami baru saja bertemu.


Saat aku berdehem. Dia langsung menanyakan keadaan ku dan Menawarkan aku makan. Aku yang memang belum makan sedari tadi. Namun aku berbohong tetapi cacing diperut ku gak bisa diajak kompromi. Sehingga mereka mengeluarkan aungan nya.


Krcruk krcruk. Krcruk. .

__ADS_1


Dia tersenyum dan aku pun malu setengah mati.


__ADS_2