
Pagi harinya Raja Philip sudah merasa lebih baik kondisinya itu dan meminta Claudia untuk temani dia berjemur di bawah matahari di taman Istana Lovenia.
" Yang Mulia, hari sudah sangat panas ,bagaimana kalau Anda sebaiknya kembali istirahat di kamar Anda ?" Saran Claudia begitu lembut kepada Raja Philip.
" Tidak.Aku masih mau berada di taman ini dan satu hal lagi yang ku inginkan darimu, Clau." Kata Raja Philip menolak saran Claudia.
" Emm apa yang ingin Anda minta dariku?" Tanya Claudia menatap lurus Raja Philip.
" Jangan panggil aku dengan panggilan Raja atau Baginda atau Yang Mulia lagi, Clau.Panggillah Aku dengan namaku saja yaitu Philip." Jawab Raja Philip dengan senyuman yang sangat lembut dan membelenggu Clau sesaat.
" Apa ? Masa bisa seperti itu, Yang Mulia ? Karena Saya akan merasa diri Saya tidak sopan kepada Anda." Kata Clau yang menganggap permintaan Raja Philip sungguh tak masuk akal baginya.
Namun, Raja Philip secara tiba -tiba merangkulnya dan merengkuh wajahnya dengan maksud untuk mengecup bibirnya sehingga Ia dengan marah dan terpaksa memanggil nama Raja Philip dengan nama kecil Raja itu sendiri.
" Philip..!! Tolong hentikan sikapmu ini kepadaku..! " Teriak Clau mendorong kasar Raja Philip.
Teriakannya itu terdengar oleh para bangsawan di sekitar taman itu termasuk Samuel White dan juga Dino Baskoro yang sedang berjalan melewati area taman itu.
" Clau..! " Panggil Dino Baskoro terkejut sekali lihat keponakannya itu berada di taman yang sama dengan Raja Philip.
" Claudia..Sedang apa kamu di situ ?" Tanya Samuel menatap tajam Claudia yang terkesiap kaget melihat Samuel telah melihat dirinya nyaris di cium oleh Raja Philip di taman itu.
" Sam..Paman Dino..Aku.." Jawab Clau gugup.
" Sam..? Apakah dia itu Samuel yang sering di ucapkan oleh Clau di Bukit Pelangi? Apakah dia itu kekasihnya Claudia?" Pikir Raja Philip dengan iri hati sambil menatap tajam Samuel White.
__ADS_1
" Yang Mulia, Beliau adalah Duke White yang ingin berjumpa dengan Anda beberapa waktu lalu tapi di karenakan Anda tak ada Istana ini. Maka, Duke White harus bersabar hati untuk menunggu Anda kembali ke Istana, bila Beliau ingin berjumpa Anda di Istana." Kata Duke Berlioz yang segera berikan laporan tersebut kepada Raja Philip.
" Yang Mulia.." Sapa Samuel dengan tegap sekali kepada Raja Philip yang tercengang dengan sikap arogannya Samuel terhadapnya itu.
" Ya,mari silakan kamu ikut Aku ke ruang kerjaku." Kata Raja Philip dengan senyuman khasnya yang menunjukan dirinya adalah penguasa di negeri itu kepada Samuel.
Mereka mengadakan pertemuan secara pribadi di ruang kerja Raja Philip dengan di temani oleh Dino Baskoro di pihak Samuel dan Duke Berlioz di pihak Raja Philip.
" Yang Mulia, pembahasan kerja yang ingin sekali Saya bahas dengan Anda yaitu mengenai ladang buah pepaya yang berada di perbatasan antara Kerajaan kita dengan Kerajaan lain." Kata Samuel yang meminta Dino Baskoro untuk memberikan berkas laporan kerjanya itu kepada Raja Philip.
" Taruh saja di meja kerjaku." Perintah Raja Philip kepada Dino Baskoro dengan nada sangat tegas sekali sambil memandang angkuh kepada Samuel White yang tetap bersikap tenang sekali.
"Jika tak ada hal lain yang harus Saya bahas untuk Anda ? Izinkanlah Saya kembali ke rumah Saya dan Saya tak kan pernah mengganggu Anda lagi untuk Anda bisa beristirahat untuk pemulihan diri Anda." Kata Samuel sopan dan hormat kepada Raja Philip yang mengacuhkannya dengan angkuh sekali.
Di luar ruang kerja Raja Philip, ada Claudia yang menunggu dengan perasaan hatinya kacau balau sekali dan Samuel yang merasa kacau juga telah menarik tangan Clau untuk mengikutinya pergi dari Istana ke Kediaman White di Ibukota.
" Samuel..!!"
" Ikut aku..! "
Di Kediaman White di Ibukota, Samuel menatap lurus Claudia yang merasa gugup sekali di tatap tajam oleh kekasihnya itu. Samuel menghela napas panjang sebelum berbicara dengan tajam pula kepada Claudia.
" Clau, apa maksudmu datang ke Ibukota ?Dan untuk apa kamu tinggal di Istana ?" Tanya Samuel dengan tajam sekali kepada Claudia.
" Untuk menyampaikan perasaanku kepadamu yang begitu tulus terhadapmu. Aku di berikan perintah oleh Raja Philip untuk menemaninya ke Ibukota," Jawab Clau menatap rindu Samuel.
__ADS_1
" Cih, benarkah ucapanmu itu ataukah kamu ini hanya ingin mengganggu ku saja?" Tanya Samuel begitu dingin sekali kepada Claudia.
"Seterah kau sajalah..Aku tak bisa menjelaskan apa pun lagi kepadamu, Sam." Jawab Claudia nada terluka sekali dengan sikap dingin Samuel terhadapnya.Ia pun berniat segera pergi dari Kediaman White untuk kembali ke Istana namun Samuel menahannya dengan cepat lalu pemuda ini memeluknya dengan penuh perasaan yang tak dapat terlukiskan bagi pemuda itu terhadapnya.
" Clau.." Panggil Samuel lembut di telinga Claudia.
" Kau sungguh jahat sekali, Samuel.Apakah kamu tak pernah merasa rindu kepadaku ?Apakah kamu tak ada rasa lain yang menderamu setelah hari itu di Bukit Pelangi?" Tanya Claudia memukul dada bidang Samuel dengan sedih.
"Tentu saja, Aku merindukanmu Clau. Hanya saja Aku tak mau impianku terhalang karena dirimu hadir di Ibukota." Jawab Samuel membelai halus rambut Claudia yang panjang.
" Duke, Ada pengawal Raja yang datang ke rumah Anda untuk menjemput Putri Claudia kembali ke Istana." Lapor Dino Baskoro mendatangi mereka di balkon ruang pribadi Samuel.
" Ahh, Clau.." Kata Samuel dengan berat hati untuk membiarkan Claudia kembali ke Istana.
" Aku akan menemuimu kembali nanti usai Aku dapat izin dari Yang Mulia." Kata Claudia lembut kepada Samuel yang memahami perintah Raja tak bisa di bantah oleh mereka berdua.
Claudia pun kembali ke Istana dan Raja Philip tak pernah di duganya memberikannya perintah untuk melarangnya keluar dari Istana tanpa perintah dari Raja Philip untuknya.
" Sekarang ,kamu bersiap -siaplah untuk hadir di pesta perjamuan malam hari ini di Istanaku." Kata Raja Philip menatap tegas kepada Claudia.
" Ya, baiklah Baginda." Jawab Claudia patuh pada Raja Philip yang terpaksa memberikan perintah itu untuk Claudia tetap bersama dengannya dan tak pergi kepada Samuel White yang sangat di benci oleh Raja Philip.
Samuel sendiri menerima undangan pesta yang di adakan di Istana dari pihak Raja philip bersikap sangat luar biasa tenang sekali dengan datang ke pesta itu dengan penampilan yang sangat tampan dan berkarismatik tinggi sehingga aura yang ada pada dirinya jauh lebih bersinar daripada aura di miliki oleh Raja Philip sendiri di pandangan mata seluruh bangsawan di Ibukota.
Bersambung..!!
__ADS_1