Cinta Claudia

Cinta Claudia
Bab 26.


__ADS_3

Dengan perasaan geram Claudia berbalikan badan berjalan keluar dari ruang kerja Raja Philip untuk kembali ke kamar nya sesuai perintah Raja Philip yang mengurungnya di kamarnya itu.


" Keterlaluan benar.." Umpat Claudia di dalam hati sambil duduk di kursi samping jendela kamarnya itu.


Pandangan matanya tertuju ke pohon cemara di luar kamarnya melalui daun jendelanya yang di buka lebar agar udara malam yang segar dapat melegakan perasaan hatinya yang sedang di dera rasa rindu kepada Samuel.


"Augh..Aku merasa lapar sekali malam ini dan Aku ingin makan kue sus." Kata Clau membayangkan kue sus di piring keramik di meja kecil di dekat kursi samping jendela kamarnya.


Sesuatu yang berdenyut lembut telah membuat Claudia sadar akan dirinya yang sedang berbadan dua pada saat ini.Ia menghela napas untuk dirinya dapat berpikir tenang untuk kenyamanan dirinya dan janin di rahimnya.


"Aku harus meminta makan kue sus sekarang juga kepada pelayan Istana Raja Philip untuk bayiku." Kata Clau tersenyum kecil kepada dirinya sendiri seraya menyentuh bawah perutnya yang masih rata itu namun ada sedikit yang mengganjal yang di rasakannya itu.


Claudia menemui pelayan Istana yang menjaga dirinya di luar kamarnya melalui lubang pintu dari kamarnya itu lalu mendekatkan bibirnya di pintu sambil memegangi gagang pintu.


" Hei, kemarilah." Perintah Claudia kepada pelayan Istana.


" Ya, Putri Clau ada apa Anda memanggil hamba?" Tanya Pelayan Istana dengan membungkuk sopan kepada Claudia.


" Aku ingin makan kue Sus.Bisakah kau bawakan kue sus untukku dari dapur Istana?" Pinta Claudia nada halus yang berwibawa sekali kepada wanita pelayan istana itu.

__ADS_1


" Iya,Bisa Putri.Tunggu sebentar ya akan hamba ambilkan kue sus untuk Anda dari dapur Istana." Jawab Pelayan Istana dengan nada hormat sekali kepada Claudia.


Claudia menanti pesanannya itu selama lima atau enam belas menit sampai makanan itu di datangi untuknya melalui pelayan Istana tersebut yang membawakannya untuknya.


" Terimakasih.Ohya, aku juga ingin minum susu rasa coklat hangat.Apakah kamu bisa membantu ku sekali lagi dengan membawakanku susu rasa coklat kepadaku di kamarku ini?" Perintah Claudia lagi kepada Pelayan Istana.


" Baik, Tuan Putri." Jawab Pelayan Istana dengan hormat kepada Claudia.


Setelah itu dengan perasaan hatinya sangat dan amat tenang kembali.Claudia dapat menikmati kue sus dan secangkir susu rasa coklat dengan nyaman di dalam kamarnya sambil memainkan alat musik piano dengan mengalunkan sebuah lagu yang sering dirinya mainkan bersama dengan Samuel di Kediaman Count Fillan di desa kecil tak bernama bagi semua orang di seluruh Kerajaan Lovenia.Namun bagi dirinya dan keluarganya dan juga para sahabatnya adalah desa itu memiliki sebuah nama yang sangat indah sekali yaitu Desa Kecil Kenangan Tanpa Batas.


Di Kediaman Duke White, Ibukota Lovenia.


Sonya begitu gembira luar biasa mendapatkan undangan untuk datang ke Ibukota Lovenia dari Samuel melalui Claudia memberitahukan dirinya kalau Clau berada di Ibukota juga.


" Kakak Sam..Aku sangat senang luar biasa begitu Aku dapat surat dari Clau yang bilang kalau Ia ada di sini, Ibukota juga.Wah berarti kalian berdua bisa saling bertemu satu sama lainnya dengan leluasa sekali," Kata Sonya dengan sinar mata lincahnya kepada Samuel.


" Siapa bilang kami berdua bisa saling bertemu satu sama lainnya dengan leluasa sekali? Uh ada Raja Philip yang menjadi saingan terberatku di sini yang memegang kendali kekuasaannya untuk Aku dan Claudia tak bisa bersama." Kata Samuel nada sebal dan sedih menjadi satu kepada Sonya.


" Lho kenapa bisa ada hal seperti itu pada kalian berdua ?" Tanya Sonya merasa iba kepada Samuel kakak tercintanya itu.

__ADS_1


"Ahhhh semua itu di karenakan Raja Philip jatuh cinta kepada Claudia dan menginginkan Claudia sebagai pasangan hidup Raja itu, Sonya.Ah ,aku harus bagaimana lagi coba untuk mendapatkan kembali Clau untuk ku seorang."Jawab Samuel di kursi meja kerja dengan wajah sendu sekali yang tak bisa di sembunyikan dengan sikap dingin nya itu dari Sonya.


" Ya,kamu harus berjuang untuk mendapatkan Clau kembali, Kak Samuel.Yang penting kamu tak pernah mendustai dirimu sendiri yang tak pernah ada rasa rindu di kalbumu itu terhadap Claudia mu itu." Kata Sonya tersenyum menyemangati Samuel yang mengangkat wajah dan memberikan sebuah senyuman tampan yang mengagumkan sekali.


Istana Raja Philip, Ibukota Lovenia.


Hari perburuan pun tiba untuk Raja Philip bisa mengajak Clau dan rombongannya berwisata di hutan liar pribadi Kerajaaan Lovenia dengan hadir pula sejumlah bangsawan ternama di acara yang amat di tunggu -tunggu untuk kaum bangsawan lain bisa melihat kemampuan berburu dari Raja Philip sebagai penguasa negeri Lovenia.


" Yang Mulia, apakah Anda yakin untuk mencoba berburu rusa ,kijang dan serigala dengan berkuda di hutan liar pribadi Kerajaan Lovenia ini?" Tanya Perdana Menteri Theo Berlioz menemui Raja Philip di halaman depan Istana Raja itu sendiri.


" Iya, Theo."Jawab Raja Philip dengan nada tegas kepada Perdana Menteri Theo Berlioz.


"Yang Mulia, Anda harus ingat kesehatan Anda yang berbeda dengan mereka yang berada di bawah Anda." Kata Perdana Menteri Theo Berlioz yang memberikan nasehat kepada Raja Philip.


" Kau tak perlu mengkhawatirkan kesehatan ku terus -menerus, Theo.Aku ini Raja negeri Lovenia dan Aku yakin bahwa Aku mampu berburu dengan mahir seperti mereka melalui kemampuanku yang sudah aku latih selama aku liburan di desa kecil tak bernama yakni di Kediaman Count Fillan." Kata Raja Philip dengan nada keras sekali kepada Duke Berlioz Senior supaya terdengar oleh Samuel yang baru saja datang ke halaman depan Istana Raja Philip untuk persiapan berburu di hutan liar pribadi Kerajaan Lovenia bersama -sama dengan Raja itu dan rombongannya yang terdiri dari para kaum bangsawan di seluruh Ibukota Lovenia.


Samuel bersikap tenang sekali seakan dirinya tak mendengar percakapan Raja Philip dengan Duke Berlioz Senior yang menyebut nama Kediaman Duke Count Fillan dengan keras untuk bermaksud membuatnya resah dan cemburu terhadap Raja Philip yang begitu dekat juga dengan keluarganya Claudia.


" Clau, bagaimana kabarmu akhir -akhir ini sejak kamu berada di kurungan di dalam kamar mu di dalam Istana Raja Philip?" Pikir Samuel di atas kuda putihnya seraya melalui ekor matanya yang tajam itu memandangi Claudia yang terlihat baru saja keluar dari ruangan dalam Istana Raja Philip menuju ke kereta kuda yang di kusiri oleh Ray.

__ADS_1


" Sam..Kau sudah berubah ternyata dan dirimu itu sudah bukan lagi dirimu yang dulu.Karena kamu sekarang adalah seorang bangsawan yang amat ternama di seantero Lovenia dengan gelar Duke Samuel White."Kata Ray dalam hatinya pada saat Ray menatap Samuel yang duduk tegap dan juga gagah perkasa di atas punggung seekor kuda putih yang gagah perkasa juga di samping kuda -kuda hebat yang di tunggangi oleh para kaum bangsawan terkemuka lainnya di sekitar kudanya Raja Philip.


Bersambung..!!


__ADS_2