
Rosalie mendatangi Raja Philip yang mencarinya di halaman depan Istana Musim Semi dengan perasaan waspada sekali karena Ia khawatir jika Raja mendengar dan mengetahui percakapan rahasianya dengan Clint pemuda bayarannya.
" Yang Mulia...! " Panggil Rosalie dengan suara lembut yang mungkin meluluhkan hati Sang Raja Philip yang sedang merisaukan keselamatannya itu.
"Ros...Darimana saja kamu ? Apakah kamu tahu kalau Aku sudah sangat gelisah mencari -carimu di seluruh Istana Musim Semi begitu Aku telah terbangun tidur pada pagi hari ini tanpa melihat mu di samping ranjangku ?" Tanya Raja Philip menatapnya dengan sororan mata penuh rasa kegelisahan yang tiada tara.
"Oh..Maafkanlah hamba, Yang Mulia... Karena hamba telah membuat diri Anda merasa risau memikirkanku." Jawab Rosalie dengan nada yang amat menyenangkan sekali bagi Sang Raja Philip.
Raja menarik pinggangnya untuk mendekati Sang Raja yang membelai lembut wajahnya dan menyelusuri tubuhnya dengan belaian yang luar biasa halusnya.
Namun, Ia di kejutkan karena Raja Philip telah menjatuhkannya ke rumput halaman depan di Istana Musim Semi. Ia semakin pucat sekali begitu Ia melihat Clint di belenggu pada rantai oleh pengawal pribadi Raja Philip dari dalam ruangan lain di Istana Musim Semi.
" Yang Mulia..Hamba mendapatkan laporan dari Raja Reza Young di Kerajaan Romenia bahwa rombongan Duke White telah di serang secara diam -diam pada saat perjalanan menuju ke arah Ibukota Kerajaan Romenia. Dan, sekarang Duke White mengalami koma di rumah sakit Kerajaan Romenia." Laporan pengawal pribadi Raja Philip.
"Apa ? Bagaimana hal yang mengerikan itu dapat terjadi kepada Duke White? Lalu bagaimana Clau dan yang lainnya ?Apakah mereka juga terluka? Lalu siapakah yang sudah lancang menyerang Duke White di perjalanannya sebagai tamu negara ke Kerajaan Romenia? " Tanya Raja Philip dengan murka sekali di raut wajahnya.
"Yang Mulia, menurut laporan Raja Reza Young selain Duke White yang terluka tembak di bagian punggungnya, tak ada yang mengalami luka apa pun. Dan, orang yang melakukan penyerangan terhadap Duke White adalah pria muda ini atas perintah Putri Rosalie yang ingin membunuh Putri Claudia Istri Duke White yang menyimpan rasa iri , dengki, cemburu dan dendam terhadap Putri Claudia. Sedangkan, pria muda ini yang di ketahui bernama Clinton merupakan saudara tiri Anda yang menyimpan dendam terhadap Anda dengan maksud hatinya, yakni ingin membunuh anda dan merebut kekuasaan Anda sebagai Raja pengganti." Jawab pengawal pribadi Raja Philip yang memberikan laporan yang sangat terperinci melalui saksi dari Kerajaan Romenia dan bukti kuat lainnya kepada Raja Philip.
Raja Philip memandang Rosalie dengan tatapan mata yang sangat sakit hati sekali sehingga Raja mengambil pistol dari tangan salah satu prajurit nya yang di arahkannya kepada Rosalie dan Clint yang kemudian di tembak mati keduanya oleh nya.
__ADS_1
Dor..!!
Dorr..!!
"Yang Mulia..! " Pekik Leon yang cepat menolong Raja Philip yang tergeletak di rumput usai Sang Raja menembak mati Putri Rosalie dan Clinton secara langsung di halaman depan Istana Musim Semi.
"Leon..Ini berikan berkas ini kepada Duke White di Kerajaan Romenia dan katakalah kepadanya untuk memimpin Kerajaan Lovenia dengan baik dan sesuai dengan nalurinya.Ia benar -benar layak untuk Raja penggantiku dengan gelar Raja Samuel White Lovenia." Jawab Raja Philip yang menghembuskan napas terakhirnya di pelukan Leon.
" Yang Muliaaaa...!! " Pekik Leon.
Semua orang yang berada di Istana Musim Semi mengheningkan cipta untuk menyatakan rasa berkabungnya mereka atas wafatnya Sang Raja Philip mereka di usia tiga puluh tahun.
Istana Kerajaan Romenia.
Dimana Claudia sedang menunggu Samuel yang terbaring koma di tempat tidur rumah sakit di Kerajaan Romenia. Saat itulah , Sonya dengan sikap manisnya membawakan Claudia secangkir coklat hangat.
" Clau..Minumlah coklat hangat yang ku buatkan untukmu agar kau selalu terjaga kesehatanmu di dalam tugas mu menjaga dan merawat Kakak ku yang malang ini." Kata Sonya tersenyum manis kepada Clau seraya menyodorkan cangkir yang berisi minuman coklat hangat kepada Clau yang menerimanya tanpa ada rasa curiga sedikitpun.
Saat Clau ingin meminum coklat hangat itu tiba -tiba lengan Samuel terangkat dan menepis tangan Clau yang menggenggam cangkir coklat hangat sehingga cangkir itu pecah dan minuman coklat hangat pun berantakan di lantai.
__ADS_1
Prang..!!
"Ei...! " Jerit Clau.
" Clau..Kau tak apa- apa? Apakah ada tanganmu yang terluka terkena air coklat panas?" Tanya Samuel yang seketika itu juga bangun dari koma nya dengan duduk di tepi ranjang pasien seraya menggenggam tangan Clau dan meniup -niup jemari tangan Clau dengan raut wajahnya amat cemas sekali.
"Sam..! " Pekik Clau terpana melihatnya duduk di tepi ranjang pasien sedang meniupi jemari Clau.
"Aku terbangun dari koma karena diriku selalu mendengar suara hatimu yang selalu memanggil namaku dengan sepenuh cintamu, Clau." Kata Samuel mengangkat tatapan matanya yang kini melekat erat di tatapan mata Claudia yang telah berlinang air mata.
"Huaaahuhuhu...!! " Pekik Claudia yang kini telah menghambur masuk ke dalam pelukan Samuel yang memeluknya erat dan membelai lembut rambut panjangnya yang indah.
"Gawat , Kakak sadar..Aku harus segera pergi dari sini sebelum Kakak melihat ku ada di sini dan mengetahui kalau Aku menaruh racun pada minuman coklat hangat Clau." Batin Sonya.
Sonya yang bermaksud untuk keluar dari ruang pasien secara diam -diam telah tertusuk pisau buah di perutnya oleh Ray yang membuka pintu ruang pasien dan Ray pun memotong lehernya sendiri lalu tergeletak di lantai dengan darahnya dan darah Sonya membanjiri lantai ruang pasien yang di tempati oleh Duke Samuel White.
"Astaga..! Sonya..! Ray..! Ada apa ini? Kenapa ? Kenapa mereka bisa menjadi seperti ini dan Kenapa Ray menusuk Sonya dan kenapa pula Ia membunuh dirinya sendiri ?" Tanya Clau dengan kaget sekali dan wajahnya begitu pucat sekali.
"Takdir antara cinta dan benci di antara kedua nya di karenakan rasa egois mereka satu sama lainnya yang memendam sebuah rasa saling menyimpan rasa dendam dan cinta yang tak sejalan." Jawab Samuel yang membingungkan Clau.
__ADS_1
"Ray masih mencintaimu , Ia tak suka kau di sakiti oleh siapapun termasuk istrinya sendiri itu yakni Sonya. Sonya mempunyai rasa cinta pada Ray ,tapi Ia salah langkah dengan menukar bayi nya sendiri dengan bayi orang lain dan bayinya itu telah meninggal dunia di karenakan terjangkit wabah penyakit campak di desa kecil tempat bayi itu di asuh oleh orang lain yang dibayar oleh Sonya.Intinya mereka memiliiki cinta yang salah dan tak sejalan dengan arti cinta yang sebenar nya dari rasa cinta itu sendiri yang di miliki oleh setiap insan manusia di dunia ini." Kata Samuel yang memberikan penjelasan kepada Claudia mengenai penyebab Ray dan Sonya meninggal dunia dengan cara yang seperti mereka lakukan di batas pintu ruang pasien rumah sakit Kerajaan Romenia.
Bersambung...!!