
Airmata Rosalie tak bisa terbendung lagi di kala Ia harus berpisah dari keluarganya untuk selamanya di karenakan pihak Raja Philip telah datang ke Kediaman Duke Fillan untuk memboyongnya ke Istana Kerajaan Lovenia.
" Rose,jangan menangis di hari bahagiamu agar kehidupanmu setelah hari ini selalu ceria penuh dengan tawa kebahagiaan." Pesan Claudia yang membantunya untuk memakaikan tirai pengantin di kepalanya.
"Rose,kamu jangan merasa khawatir setelah kamu mengenal dengan sangat baik diri Raja Philip.Aku yakin kamu akan merasa dirimu paling bahagia sebagai seorang wanita di seluruh kerajaan kita ini yakni Kerajaan Lovenia." Kata Nyonya Duchess Fillan yang memberikan buket bunga pengantin di genggamannya.
"Ingatlah kau adalah seorang putri yang paling cantik dan hebat di seluruh negeri Lovenia karena kamu adalah putri kesayangan Ayah dan Ibu mu." Kata Duke Fillan yang menggandeng tangannya untuk mengantarkannya ke kereta kuda milik Raja Philip yang sudah menunggunya di pintu utama Kediaman Duke Fillan.
" Aku dan Clau akan segera menyusul mu begitu urusan bulan madu kami selama selama setahun selesai." Kata Samuel dengan suaranya yang amat menyenangkan di telinga Rosalie.
" Kenapa kamu merasa bahagia kalau Aku dapat menikah dengan Raja Philip,Sam?Apakah kamu tak pernah tahu kalau Aku telah jatuh cinta pada dirimu sejak lama sekali?" Batin Rosalie sangat pedih saat mendengar suara Samuel yang amat mesra terhadap Clau.
"Rose,Aku doakan kamu segera mempunyai bayi yang lucu seperti kami..!" Seru Ray yang mencium mesra Sonya yang menggendong bayi mereka di sudut pintu utama Kediaman Duke Fillan kepada Rosalie.
Rosalie hanya mengangguk di dalam kereta kuda Kerajaan Lovenia untuk menjawab pesan -pesan dan amanat -amanat yang di suarakan oleh para anggota keluarganya itu untuknya namun tatapan matanya terfokus kepada Samuel yang memeluk Claudia sambil membelai bayi mereka berdua.
"Seharusnya Akulah istrimu bukan Clau,Sam.Aku yang sangat mencintaimu tanpa pamrih asalkan kamu dapat memilihku sebelum kamu mencintai Clau." Batin Rosalie semakin menangis.
__ADS_1
Roda kereta kuda bergerak secara perlahan -lahan meninggalkan Kediaman Duke Fillan membawa Rosalie ke Istana Kerajaan Lovenia dengan di tatap penuh harapan yang terkandung dari kedua mata Duke dan Duchess Fillan serta Claudia dan yang lainnya.
"Clau..Aku punya sesuatu yang pastinya kamu suka." Kata Samuel lembut kepada Claudia yang berjalan menuju ke ruangan dalam Kediaman Duke Fillan bersama dengannya dan yang lainnya.
" Ya,Sam ?" Tanya Clau menengok ke arah Samuel yang mengambil Reynaldi White dari gendongan Clau.
"Tiket perjalanan berlayar ke negeri Romenia di ufuk timur dari negeri Lovenia kita." Jawab Samuel dengan senyuman yang penuh arti kepada Clau.
" Aha ,apakah kamu bermaksud untuk mengajak Claudia untuk melihat -lihat negeri seberang untuk membuka pengalaman baru bagi Clau." Kata Duke Fillan yang menyukai sifaf Samuel yang sangatlah ingin mengenal dunia luar selain negeri mereka.
"Kau sungguh seorang Duke dan Wakil Raja Philip yang sangat bernilai tinggi,Sam.Karena kamu ini sudah memikirkan segala yang harus di perlukan dan di miliki oleh Kerajaan kita untuk maju dan sukses di seluruh dunia sebagai Kerajaan nomor satu di daratan Eropa Timur dan sekitarnya." Kata Duke Fillan yang mengagumi pola pikir Samuel yang hebat.
" Benar,Ayah.Aku ingin Raja Philip di kenal luas di seantero benua Eropa sebagai seorang Raja yang di kagumi dan di segani oleh para sahabat di seluruh Raja di dunia melalui Aku mengunjungi negara tetangga kita."Kata Samuel dengan nada sopan dan hormat kepada mertuanya yang sangat menyayanginya itu.
"Bagus sekali niat tulus mu terhadap Kerajaan kita agar semua orang bisa mengenal Raja Philip yang mempimpin negeri kita menjadi sebuah negeri yang makmur dan penuh kebahagiaan," Kata Duke Fillan yang menyetujui rencana Samuel yang ingin mengunjungi Kerajaan Romenia bersama dengan Claudia.
Di Istana Kerajaan Lovenia yang sangat megah terlihat suasana penuh kebahagiaan mengalir di seluruh para bangsawan yang hadir di hari yang paling bersejarah bagi seluruh rakyat yang ikut menyaksikan hari pernikahan Raja Philip dengan Putri Rosalie Count Fillan.
__ADS_1
"Para hadirin sekalian di hari yang berbahagia bagi seluruh rakyat Kerajaan Lovenia yang kita cintai ini marilah kita sambut kedua mempelai pengantin yang sangat kita kagumi dan cintai ini untuk hadir di antara kita sebagai saksi yang menyaksikan upacara pernikahan yang berlangsung di Istana utama Kerajaan Lovenia....!!" Suara berwibawa dari Duke Senior Berlioz membahana di seantero Istana Kerajaan Lovenia.
Setelah para bangsawan yang hadir berdiri rapi di kedua sisi jalan masuklah Raja Philip dan Putri Rosalie yang berjalan anggun memasuki ruang utama Istana Kerajaan Lovenia.
" Selamat berbahagia untuk Baginda Raja Philip dan Putri Rosalie semoga Kerajaan Lovenia yang kita cintai ini semakin makmur dan bahagia di sepanjang sejarah Kerajaan Lovenia..!!" Sorak sorai para bangsawan yang hadir di ruang utama Kerajaan Lovenia untuk menyaksikan upacara pernikahan agung yang di pimpin oleh pemuka agama terbaik di seluruh Kerajaan Lovenia.
" Terima kasih..! Terima Kasih..!" Ucap Raja Philip mengangkat tangannya dengan senyuman yang sangat bahagia sekali terpancar di wajahnya yang tampan kepada para bangsawan yang hadir di hari pernikahannya dengan Rosalie.
Rosalie merasa dirinya sangat kedinginan sekali karena dirinya sama sekali tak ada perasaan yang sama terhadap Raja Philip yang mengucapkan janji dan sumpah pernikahan agung dengan suara lantang di depan altar Salib Tuhan Yesus dan juga patung Bunda Maria di sisi kanannya.
"Aku Philip Lovenia baik suka maupun duka dan baik senang maupun susah akan selalu setia dan mencintai Rosalie sebagai istri Ku yang sangat ku hargai dan hormati seumur hidupku." Kata Raja Philip yang menyematkan cincin pernikahan di jari manis Rosalie.
"Yang Mulia,silakan Anda membuka kerudung pengantin Tuan Putri Rosalie untuk memberikan sentuhan kasih pertama Anda untuk Tuan Putri Rosalie sebagai istri Anda." Kata pemuka agama kepada Raja Philip yang melaksanakan intruksi dari pemuka agama dengan baik sekali.
" Tuan Putri Rosalie silakan Anda mengucapkan janji dan sumpah suci pernikahan mu di hadapan Tuhan Yesus dan Bunda Maria di hadapan kami para saksi yang menghadiri upacara pernikahan agung di hari ini di Istana Utama Kerajaan Lovenia dengan suara lantang Anda." Kata pemuka agama memberikan intruksi kepada Rosalie yang terlihat sangat gugup itu.
Bersambung..!!
__ADS_1